Istri Kecil Sang Duda

Istri Kecil Sang Duda
Bab 41


__ADS_3

Sedangkan Beary dan Diego yang telah menyeret Rania kedalam gudang, mereka kemudian menuju markas utama bertemu dengan Delon. Tok tok tok cklek. "selamat siang ayah" ujar Beary dan Diego bersamaan. "ada masalah apa sepertinya wajah kalian berdua nampak serius?" tanya Delon pada keduanya.


"begini ayah, tadi Daddy Revan kemari membawa nenek lampir sialan yang telah melukai Mommy dan calon adik Riry. Hingga Mommy keguguran bahkan kini Mommy masih koma ayah, bisakah ayah menghancurkan keluarga nenek lampir itu hingga tak bersisa?" ujar Beary pada Delon.


"apa? Beraninya dia membunuh calon cucuku. Katakan dimana dia sekarang akan kucincang dia sampai habis" ujar Delon berapi-api.


"dia ada di gudang ayah, tapi Daddy berpesan untuk tidak membunuhnya karena Daddy akan menjebloskannya ke penjara Ayah. Iya kan kak?" ujar Beary kemudian diangguki oleh Diego.


"benar ayah, tuan tidak mengizinkan untuk membunuhnya, karena tidak sebanding dengan sakit yang dirasakan Nyonya muda dan calon bayinya. Tuan hanya mengizinkan kita menyiksanya dengan berbagai ramuan Riry misalnya" tutur Diego kepada Delon.


"baiklah kalau begitu siapkan ramuan yang membuatnya merasakan sakit selamanya namun perlahan nak, buat dia kehilangan sebagian fungsi organ dalamnya dulu hingga ia membusuk dipenjara seperti keinginan tuan kalian" ujar Delon kepada keduanya.

__ADS_1


"baik lah ayah, tapi ayah apakah ayah bisa menghancurkan keluarganya saat ini juga?" hanya Beary kemudian diangguki oleh Delon.


"tentu sayang, ayah akan melihatnya dulu siapa wanita sialan itu kemudian akan ayah hancurkan keluarganya, ayo tunjukkan kepadaku dimana wanita sialan itu" ujar Delon kemudian Beary dan Diego menunjukkan padanya dimana Rania berada.


Dibukanya pintu gudang nampak Rania masih dalam keadaan pingsan dengan tangan terikat. Delon pun mendekat mengamati wajah Rania. Delon terkejut rupanya sang pembuat masalah adalah rubah sialan yang dulu berniat membunuh Revan.


"dasar rubah sialan beraninya berulah lagi kali ini kau tidak akan aku ampuni" ujar Delon kemudian keluar menemui Beary dan Diego.


"wanita itu pernah meminta dijodohkan dengan tuan kalian dan berniat membunuh Revan setelah berhasil menikah dengannya namun sebelum ia berhasil melancarkan aksinya Nyonya Kinan telah memergoki mereka merekam niat buruk mereka sehingga perjodohan dibatalkan. Namun sepertinya kekasih rubah sialan itu meninggalkannya hingga ia terobsesi lagi dengan Revan. Lihat saja aku akan menghancurkan seluruh bisnis keluarganya termasuk bisnis gelap yang dinaungi ayahnya"terang Delon.


"memang siapa keluarga wanita itu ayah? Sepertinya ayah sangat mengenal mereka" tanya Diego pada Delon.

__ADS_1


"dia adalah anak dari Andra Wibawa yang memiliki dua anak perempuan, wanita tadi adalah anak pertamanya sedangkan adiknya kira-kira seumuran dengan Nyonya muda" terang Delon.


"oh Riry tau ayah, bukankah dia pemilik klub Jelita sekaligus pengedar barang terlarang serta prostitusi yang pernah melakukan penyalahgunaan ijin tempat usaha klub yang kini menjadi miliknya itu?" ujar Riry.


"iya nak benar memang dia ayah wanita tadi" ujar Delon mengiyakan.


"kalau begitu biar aku saja yang mencari bukti transaksi gelap klub malam itu ayah" usul Diego kemudian.


"baiklah malam ini juga kita lakukan rencana ini dan kamu Riry jangan lupa suntikkan dia ramuan agar dia selalu kesakitan, aku akan menelepon tuan Revan perihal ini" titah Delon pada keduanya


"baik bos" ujar keduanya serempak kemudian keluar.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2