
Malam mulai merambat menerbarkan cahaya bulan dan bintang diangkasa secerah langit malam secerah itulah suasana hati kedua anak manusia dibumi. Kini Dafa telah sampai di kediaman Dewi dengan sang Mama yang memboyong beberapa oleh-oleh untuk calon besan. Tiba didepan rumah satpam langsung membuka pintu gerbang diiringi yang lainnya membukakan pintu mobil untuk Dafa dan Mamanya. Tampak didepan pintu Pak Surya dan Bu Asri menyambut kedatangan sang calon besan.
"selamat datang di gubuk kami Nyonya Kinan Prayoga, Nak Dafa mari silahkan masuk" ujar Pak Surya.
Mereka pun masuk duduk disofa ruang tamu. Sambil menunggu Dewi yang sedang dipanggil Bu Asri untuk turun ke ruang tamu.
Dewi tampak anggun dengan balutan Midi Dress berwarna gold memberi kesan mewah nan elegan. Dewi menyalami mama Kinan. Kemudian duduk disamping papanya.
"maaf mengganggu waktunya Pak Surya, kedatangan kami kemari untuk melamar Dewi untuk anak bungsu saya Dafa Indra Prayoga bagaimana apakah Dewi bersedia menjadi pendamping hidup untuk anak saya" terang mama Kinan perihal kedatangannya.
"kami menyanjung niat baik Nyonya tapi keputusan berada pada Dewi, bagaimana nak kamu mau menerima lamaran ini?" tanya pak Surya pada Dewi.
"Dewi bersedia pa" jawabnya.
"alhamdulilah, keluarin cincinnya nak" perintah mama Kinan pada Dafa.
Dafa pun mengeluarkan kotak merah, lantas membuka kotak merah itu menampakkan sepasang cincin kemudian memakaikannya dijari Dewi begitupun sebaliknya.
"kedepannya bagaimana Nyonya apakah secepatnya kita menikahkan mereka atau bagaimana" tanya Pak Surya.
"bagaimana kalau ijab kabul dulu saja pak? Pestanya belakangan, soalnya Dafa juga punya kakak. Sebenarnya Revan sudah nikah tapi baru ijab kabul juga. Kedepannya niat saya pestanya sekalian sama Revan gitu saya juga belum bicara sama Revan pak" terang mama Kinan
__ADS_1
"baiklah Nyonya kami tidak mempermasalahkan pestanya. Untuk ijab kabulnya bagaimana kalau bulan depan tepat dihari ulang tahunnya Dewi" putus Pak Surya..
"saya setuju pak. Lebih cepat lebih baik" jawab mama Kinan
"kalau begitu mari makan malam dulu Nyonya sebagai penutup acara" ajak pak Surya
Merekapun akhirnya makan malam bersama.
**
Sementara Revan masih berkutat dengan laptop serta berkas di ruang kerja. Nampak pintu terbuka Andini datang membawa secangkir kopi untuk Revan.
"mas sibuk banget ya Andini bawain kopi mas" ujar Andini sambil meletakkan secangkir kopi.
"belum tinggal dikit temenin ya" pintanya.
"iya Andini tunggu disofa mas lanjutin kerja sana biar cepet selesai udah malem juga" perintahnya pada sang suami. Revan pun beranjak menuju meja kerja.
Tak terasa waktu berlalu menunjukkan pukul 10 malam, ditutupnya laptop serta dirapikannya berkas berkas yang telah ia selesaikan. Dilihatnya sang istri nampak Andini terlelap disofa menunggunya. "maafin mas ya sayang kamu jadi ketiduran disini" monolognya kemudian mengangkat tubuh mungil sang istri menuju ke kamar mereka.
Tepat saat melintasi ruang keluarga mama dan Dafa baru sampai rumah. "loh Van Andini kenapa?" tanya Mama Kinan.
__ADS_1
"nggak papa ma" jawab Revan pelan.
"yaudah setelah anter Andini kamu kesini mama mau bicara" ujarnya lagi yang hanya dibalas anggukan oleh Revan.
Sesampainya di kamar setelah membaringkan tubuh Andini diranjang dan menyelimutinya Revan menemui mama diruang keluarga. "ada apa ma? Mama darimana baru pulang?" tanyanya.
"mama abis dari rumah calon mantu, Dafa tadi minta mama buat lamarin Dewi staf keuangan perusahaan itu" jelasnya.
"mama serius?" tanya Revan tak percaya.
"serius bulan depan mereka nikahnya, tapi mama cuma minta ijab kabul aja resepsinya sekalian sama kamu dan Andini gimana enaknya ya Van?" ujar mama Kinan meminta pendapat.
"gimana ya ma Revan belum kepikiran juga, gimana kalau resepsi nya saat ulang tahun perusahaan aja ma? Sekalian buat pesta yang meriah gitu. Nanti pestanya di Hotel Cakra milik Revan aja gimana ma?" usul Revan.
"baiklah nak tapi ulang tahunnya masih lama" jawab mama.
"ya nggak papa dong ma ngga nyampe setahun juga lagian Andini juga harus kuliah dulu kan" terang Revan.
"iya juga ya nak yaudah kamu istirahat gih udah malem kasian Andini sendirian" perintahnya yang dibalas anggukan oleh Revan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Selamat Tahun Baru 2022.🎊🎉
Semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan semoga para readers selalu diberi kesehatan dan dilancarkan rezekinya. 😊🙏🏻