Istri Kecil Sang Duda

Istri Kecil Sang Duda
Bab 52


__ADS_3

Hari ini akhirnya telah tiba, keluarga besar Revan tengah bersiap menuju rumah Dewi karena siang nanti akan diadakan ijab kabul di kediaman Dewi. Andini sangat antusias ingin melihat bagaimana Dafa melantunkan ikrar di hadapan keluarga saat ijab kabul. Dengan maxy dress bruklat kombinasi berwarna navy serta sedikit aksen dibagian pinggangnya Andini nampak ayu dipadukan dengan setelan jas berwarna senada yang dikenakan Revan sungguh membuat nya sangat serasi dengan sang suami.


Tak berbeda dengan Dafa, ia memakai setelan jas berwarna putih selaras dengan warna kebaya yang dikenakan Dewi nanti. Tak lupa ibu Lastri dan Angga pun ikut serta atas permintaan mama Kinan, mereka memakai pakaian dengan warna yang sama.


"semua udah siap belum?" tanya mama Kinan


"udah ma tinggal berangkat" ujar Revan mewakili semuanya.

__ADS_1


"yaudah jeng Lastri, Angga, Dafa kamu satu mobil sama mama nanti pak Bejo yang bawa, terus kamu Revan, Andini pak Tejo yang supirin tidak ada protes tidak ada penolakan yuk cus." titah mama Kinan kepada semuanya tidak ada yang berani membantah perkataan sang Ratu Prayoga.


"baik yang mulia" ujar Revan seraya mengangkat tangan seperti hormat bendera sontak membuat mereka tertawa lain halnya dengan mama Kinan yang tampak kesal


"ngga lucu ayo berangkat" ujar mama Kinan.


...----------------...

__ADS_1


"namanya juga mau nikah tapi inget ya Wi besok kamu udah ngga bisa manja manjaan sama mama dan papa, palingan nanti sore kamu udah diboyong Dafa ke rumahnya atau nggak ke apartemen nya. Mulai saat ini kamu harus lebih mandiri udah ga bisa ini gimana ma ini gimana. Pokoknya kamu harus bisa jadi istri yang baik untuk suami kamu, layani dengan baik ngga boleh membantah perintahnya nanti setelah ijab kabul gugur sudah tanggung jawab papa kamu atas dirimu, anak perempuan itu milik ayahnya sampai ia menikah tapi tidak dengan Dafa, seorang anak laki-laki tetap milik ibunya sampai ia meninggal ya walaupun mama tahu Dafa itu anak adiknya nyonya Kinan tetap saja dia yang merawat nya sejak kecil. Jadi pesan mama hargai suami kamu jangan cemburu bila suami kamu memperhatikan ibunya" nasihat mama Dewi kepadanya


"iya ma Dewi ngerti" ujarnya berkaca-kaca


"jangan nangis nanti make up nya luntur bentar lagi dimulai pasti Dafa udah perjalanan." ujar mama Kinan.


...----------------...

__ADS_1


Sementara didalam markas Beary dan Diego tengah tertawa puas melihat kiriman video dari anak buahnya yang mengawasi keluarga Rania di belahan bumi disana. Tampak ayah dan ibu Rania bekerja di ladang mencari rumput untuk pakan ternak namun sepertinya ibu Rania tidak ikhlas menjalani nya. Dalam video terlihat ibu Rania sedang memberi makan sapi namun dengan ogah-ogahan ibu Rania melemparkan rumput kearah sapi, namun apes dia terpeleset kotoran sapi disekitar kakinya berpijak. Rumput itu pun melayang menimpa diatas tubuhnya yang kini jatuh dalam posisi telentang di dekat kandang sapi. Sontak membuat Beary dan Diego tertawa terbahak bahak. "hahaha rasain lo dasar ibu kuntilanak sialan sukurin mudah-mudahan pinggang lu encok sebulan hahaha" ujar Beary saat melihat adegan terpelesetnya ibu Rania


"hahaha iya kamu bener dek biar tau rasa dia" ujar Diego menimpali


__ADS_2