
Sepanjang perjalanan pulang mama hanya diam tiada sepatah kata apapun yang keluar hingga mobil memasuki area parkir kediaman Revan. "bawa ke dalam ya pak taruh di kamar tamu" ujar mama Kinan kemudian Mama turun dari mobil langsung naik ke kamar menyisakan pak sopir dan Andini yang masih bingung dengan semua hal yang terjadi barusan. Andini kemudian masuk menuju ruang kerja Revan. Tok tok tok cklek Andini membuka pintu. "loh kok udah pulang ngga jadi ngemall?" tanya Revan pada Andini.
"jadi mas tapi ngga lama mama keburu badmood jadinya pulang deh" sahut Andini sambil menduduki sofa disamping Revan bekerja.
"memang kenapa sama mama?"
"tadi itu pas aku milih baju ngga sengaja ketemu sama mba Rania dia ngobrol sama aku soalnya dia kakak temen sma aku tapi pas mama nyamperin aku trus lihat mba Rania disitu mama langsung berubah gitu mas raut wajahnya kaya kesel gitu trus sampai ancam karir dokter mba Rania kalau dia macem-macem lagi. Emang mba Rania siapa mas? Kayaknya mama dendam banget"
Revan menghela nafas kasar. "begini dengerin mas, dulu itu Rania pernah kejar-kejar mas karena orang tuanya itu deket sama mama muncullah perbincangan para orang tua tentang perjodohan mas sama Rania. Awalnya mas menolak tapi dengan bujuk rayu mama akhirnya mas menyetujui nya. Lambat laun Rania makin dekat sama mama kemana-mana nempel tapi pas acara tunangan mau digelar, mama memergoki Rania sedang berduaan dengan laki-laki di sebuah restoran sepertinya mereka sedang terlibat pembicaraan serius. Waktu itu kebetulan mama ada disana setelah bertemu rekannya. Trus mama sengaja nyuruh pelayan buat rekam obrolan mereka. Pelayan resto itu menurut pura-pura membersihkan meja disamping Rania hingga mereka keluar dari mall. Merasa aman sang pelayan menghampiri mama dan memberikan rekaman." terang Revan
__ADS_1
"trus apa hasil rekamannya mas Andini kepo"
“mama pergi setelah mendapat rekaman itu. Mama menuju kantor dan memutar rekaman itu diruangan mas. Mas juga ikut mendengarkan rekaman itu. Pada intinya Rania hanya mengejar harta keluarga Prayoga setelah menikah dengan mas dan setelah berhasil mengambil alih seluruh harta keluarga Prayoga dia berniat membunuh mas setelah mendapat apa yang dia inginkan ia akan menjadikan laki-laki itu suaminya, kamu tahu ngga mama syok bahkan sampai dirawat dua hari di RS"
"jahat banget ya mas pantes aja mama kayaknya benci dan dendam gitu sama mba Rania"
"apa sih mas berlebihan banget"
"ya kali aja dia masih pengen kejar mas kalau dia lukai kamu mana tahu dia itu licik"
__ADS_1
"pede banget si mas jadi orang"
"ya gimana kemungkinan selalu ada Ndin, mas mau tanya waktu dia denger dari mama kalau kamu istri mas dia respon gimana kaget atau biasa aja?"
"ya kaget lah dia"
"ya makanya kamu kalau dibilangin jangan ngeyel, pokoknya mulai sekarang kita harus hati-hati, besok kamu kuliah harus pakai bodyguard, kemana-mana harus dikawal bodyguard tidak ada penolakan atau ngga usah kuliah aja"
"iya deh iyaa yaudah Andin mau ke kamar istirahat capek"
__ADS_1