Istri Kecil Sang Duda

Istri Kecil Sang Duda
Bab 6


__ADS_3

Sebuah mobil mewah berwarna hitam terlihat memasuki halaman rumah Andini dengan perasaan was was mereka berdua turun diteras tampak Lastri yang sedang duduk sedikit kaget pasalnya Andini tak pernah membawa teman laki laki ke rumah. Perlahan Andini mendekat mencium tangan sang ibu disusul Revan dibelakangnya juga turut mencium tangan sang mertua. Seketika pandangan mereka beralih ketika Andini menangis sambil memeluk sang ibu. "kamu kenapa nak kok nangis"


"sebenarnya ada hal penting yang ingin kami bicarakan sama ibu tapi maaf kalau didalam saja bagaimana bu tidak enak kalau didengar tetangga" Revan membuka suara


"ayo masuk nak" mereka bertiga pun bergegas masuk ke rumah benar saja tak berselang lama banyak ibu ibu berkerumun didepan rumah


"eh ibu ibu liat tuh baru juga kemarin nangis nangis minta kelonggaran waktu buat bayar utang eh sekarang anaknya udah berani bawa laki laki ke rumah, orang kaya tuh kayaknya liat aja mobilnya bagus gini"


"iya jangan jangan anaknya main ga bener bu katanya aja kerja direstoran sebenernya gimana ngga ada yang tau"


Lastri yang mendengar kasak kusuk para tetangga tampak geram Andini yang melihat perubahan raut wajah sang ibu pun mendekati mengusap punggung ibunya "sudah bu biarin mereka ga ada untungnya ngeladenin mereka"


"iya nak, eh iya tadi mau bicara soal apa ini temen kamu atau bos kamu"

__ADS_1


"maaf sebelumnya bu perkenalkan saya Revan, sebenarnya tadi ada hal yang tidak terduga namun memaksa kami berdua harus menikah karena dituduh berbuat yang tidak tidak dan dianggap mengotori desa karena berbuat mesum padahal kami benar-benar tidak melakukannya bu"


"astagfirullahaladzim ja..jadi kalian dipaksa menikah begitu jelasin yang sebenarnya sama ibu nak Revan" Revan pun menceritakan semua yang terjadi tampak Lastri berkaca-kaca setelah mendengarkan penjelasan Revan


"terus orang tua kamu gimana nak apa mereka mau menerima Andini kami bukan orang berada seperti nak Revan maafin anak ibu membuat kamu dalam masalah seperti ini"


"saya akan bicarakan dengan orang tua saya bu semisal mereka tidak terima saya dan Andini akan tinggal di apartemen saya bu"


"mohon doa dan bimbingannya bu karena saya sudah pernah gagal dalam membina rumah tangga istri saya meninggalkan saya disaat pernikahan kami baru menginjak 6 bulan dia kepergok selingkuh dengan kolega bisnis saya karena waktu itu dia lebih sukses dan kaya disaat saya sedang terpuruk puruknya bu" sesal Revan sambil menitikkan air mata. Andini dan Lastri nampak terkejut dengan pengakuan Revan pasalnya Revan masih terlihat sangat muda tidak ada yang menyangka dia seorang duda.


Sore menjelang nampak Andini telah selesai mengemas barang barangnya. Tak berselang terdengar ponselnya berdering dilihatnya sang bos menelepon "halo ada apa tuan "


"..."

__ADS_1


"maaf tuan tadi saya ada masalah sampai lupa minta izin sama tuan"


"..."


"ba..baik tuan"


Tak disadari Revan berdiri didepan pintu kamar Andini. Andini tersadar berjalan mendekat "maaf pak tadi bos saya telepon dia marah saya ngga berangkat kerja"


"siapa bos kamu sebaiknya kamu mengundurkan diri saja nanti kamu foKus kuliah dulu kata ibu kamu pengen kuliah di universitas xx urusan biaya kamu ngga usah pikirin sekarang kamu tanggung jawab saya. Ayo bawa barang barang kamu sekalian minta resign sama bos kamu baru kita temui orang tua saya" Andini menurut menenteng tas dan koper miliknya


"bu kita berdua pamit assalamualaikum"


"waalaikumsalam hati hati dijalan kamu nurut sama nak Revan bagaimanapun dia suami kamu nak jadilah istri yang baik untuk dia"

__ADS_1


__ADS_2