Istri Kecil Sang Duda

Istri Kecil Sang Duda
Bab 50


__ADS_3

Andini pun mengekor sang suami ke kantor hari ini. Setelah negosiasi dengan sang mertua akhirnya ia diperbolehkan ikut ke kantor dengan catatan Dewi harus selalu bersamanya. Konyol memang, tapi itulah kebijakan sang mertua seakan-akan takut terjadi hal buruk lagi. "gimana rasanya jadi istri kecil pak bos Revan Adi Prayoga mbak? Greget greget gemeter ngga? Hahaha" tanya Dewi seketika mengundang tawa keduanya.


"hahaha kamu ini ada ada aja mbak emang mas Revan predator apa sampai gemeter segala" ujar Andini


"hahaha iya iya bukan itu maksudnya gimana rasanya jadi istri CEO kaya dia berdasarkan pengalaman yang sudah sudah. Kalau boleh jujur ya mba dulu itu aku pernah ngefans sama bos Revan e tau nya sekarang dapet adeknya" cerita Dewi kepada Andini


"ya rejeki embak berarti ngga dapet mas duda dapetnya mas perjaka haha" ujar Andini


"meskipun duda keren tau mbaa, kaum wanita pasti banyak yang klepek-klepek sama pesonanya ya walaupun diluar datar kaya tembok kalau udah kenal dia kan sikapnya hangat ngga sedatar tampilannya mba harus hati-hati banyak pelakor diluar sana. Mulai sekarang mba harus bisa usir para pelakor biar ngga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kaya kejadian kemarin" ujar Dewi

__ADS_1


"iya mba, mba bener tapi aku yang bingung mba ngadepinnya gimana orang aku aja masih kecil gini beda sama pelakor diluar sana yang usianya udah mateng" ujar Andini bingung


"kok bingung si mba, kuncinya itu satu harus saling percaya kalau mas Revan setia sama mba, kedua kalau ada yang berani deketin mas Revan mba harus nunjukin ke dia kalau mba lebih pantas bersanding dengan mas Revan daripada dia. Ngga perlu minder kalau mba masih muda emang sekarang kan pada sukanya daun muda daripada daun mateng seumuran saya ini" tutur Dewi


"ajarin dong mba, mba tau sebenarnya aku kalau kesini dilihatin karyawan yang tatapannya menurutku sinis seolah dia nunjukin kalau aku ngga lebih baik dari dia gitu lo mba padahal mereka belum tau juga kan istri mas Revan siapa" kata Andini


"apa ngga sebaiknya mba publikasikan saja hubungan mba sama mas Revan" tanya Dewi


"dunia bisnis emang gitu mba keras penuh saingan. Eh iya mba kuliahnya gimana?" tanya Dewi

__ADS_1


"ngga tau mba aku masih cuti masih terlalu takut apalagi adiknya mba Rania itu kan temen aku kuliah disana juga" terang Andini.


"tenang aja mba mereka sekeluarga udah diasingkan ke negara B tapi kalau mba Rania nya ngga tau soalnya dia dipenjara trus bisnis keluarganya hancur, harta bendanya habis buat bayar ganti rugi, beberapa kali mereka mengajukan kerja sama ke perusahaan ini tapi mas Revan menolak, akhirnya bang Dafa kasih solusi dengan catatan mereka harus diasingkan di negara B dan kalau mereka berulah lagi ngga tau deh mau diapain sama mas Revan. Mba tau ngga mereka disana jadi apa? "tanya Dewi


"ngga tau mba emangnya jadi apa?" tanya Andini balik


"mereka diasingkan menjadi petani sama peternak" ujar Dewi


"hah serius mba jadi Renata juga jadi peternak disana" tanya Andini

__ADS_1


"iya mereka sekeluarga mba kalau Renata ngga tau si apa lanjut kuliah disana atau engga" jawab Dewi


__ADS_2