Istri Kecil Sang Duda

Istri Kecil Sang Duda
Bab 63


__ADS_3

Kelas telah selesai Andini keluar bersama teman-temannya nampak Dev masih setia menunggunya disana.


"nona sudah selesai? tadi tuan berpesan untuk mengantar nona ke kantornya" ujar Dev


"benarkah mba? Tapi mas Revan kok ngga telepon ya"


"iya nona tuan takut mengganggu kuliah nona hari ini makanya beliau menelepon saya, kalau gitu ayo kita berangkat pasti tuan sudah menunggu nona"


"ayo mba, eh bentar saya bilang teman-teman dulu. Ra, Yul, Ran kita balik dulu ya disuruh nyusul ke kantor sama mas Revan" ujar Andini


"iya duluan aja Ndin kita juga udah mau balik kok" ujar Yuli mewakili teman-temannya


Andini dan Dev pun berlalu menuju mobil Dev di parkiran. Tak disadari Rendi dan dua temannya menatap kepergian Andini.

__ADS_1


"tuh cewek penampilannya biasa aja tapi kalau dilihat cantik juga lihat tuh" ujar Rendi


"mana sih Ren?" tanya David


"itu yang pake baju biru" ujar Rendi


"oh itu kalau ngga salah namanya Din Dini siapa ya gue lupa Andini kayaknya tapi tuh cewek baru masuk lagi hampir sebulan dia cuti kayaknya gue lihat baru hari ini dia masuk lagi" ujar Ben


"masa mahasiswi baru udah ambil cuti aja tapi beneran cantik tuh cewek boleh deh buat gebetan" ujar Rendi


" ah yang bener lo kalau ngomong jangan nakutin gue gitu"ujar Rendi


"ya kalau dilihat dari pakaian-pakaiannya walaupun terlihat sederhana tapi branded sih, lo ngga lihat tas yang dia pake itu cuma ada sepuluh biji di dunia dan dia bisa pake itu tas bisa ngga lo bayangin sekaya apa dia walaupun dia ngga nunjukin kalau dia orang kaya, ngga banyak gaya kaya cewek cewek sekarang ngga glamour tapi berasa banget tajirnya buset deh" ujar David menimpali

__ADS_1


"lo tau darimana kalau itu tas limited edition dan cuma ada sepuluh?" tanya Rendi


"yaelah bro lo lupa kalau nyokap gue kaum sosialita, kalau lupa sini gue ingetin asal lo tau nyokap gue seminggu yang lalu minta tas itu sama bokap gue dan bokap baru nabung belum sempet kebeli tapi tu cewek udah bisa pakai kalau ngga dari kalangan Prayoga Group siapa lagi coba yang bisa beli itu tas cuma-cuma secara harga tas itu setara harga saham perusahaan bokap gue" terang David


"astaga lo bikin gue makin penasaran ama tu cewek" ujar Rendi


"selamat berjuang ya bro gue ngga ikut-ikutan takutnya dia udah jadi bini orang gue mo cabut " ujar Ben


"alah ngga asyik lo." ujar Rendi


"biarin daripada gue ikut kena bogem mentah mending gue ke kantor bokap siapa tau gue lulus dari sini sukses, udah jadi dokter tau masalah bisnis biar cewek pada ngantri ke gue hahaha" ujar Ben


"dasar orang gila kerja cepet cabut sono tapi ada benernya juga omongan lo" ujar David menimpali

__ADS_1


"kalian berdua sama aja males gue mending gue cari tau sendiri" ujar Rendi kemudian mengendarai mobil sport nya.


__ADS_2