Istri Nakal Sang Gubernur

Istri Nakal Sang Gubernur
BAB 56 - Hot Night (Kau Menguping, Mi?)


__ADS_3

Tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi pastinya akan membuat kedua insan ini panas dingin!


Part Khusus Nathalie dan sang suami, Kaisar! 💖🫣


_____________________


Deg!


Nathalie shock stadium empat!


Setelah menjenguk istri dari Tuan Luis, akhirnya mereka kembali sekitar pukul sebelas malam. Keadaan rumah sudah mulai sepi, dirinya berjalan menyusul suaminya yang kini telah masuk terlebih dulu.


Apalagi Nathalie yang harus memberikan bungkusan makan kepada Bibi Hana karena tidak di makannya, jika untuk Daneesh pasti anaknya itu sudah tertidur, pikir Nathalie saat itu tuh!


Nah, terus.


Saat langkah kaki wanita yang berstatus sebagai ibu kejam dari Daneesh itu melewati kamar sang putra dan menantu. Dirinya shock stadium empat!


Dengan tanpa sengaja, Nathalie mendengar suara de sahan hebat dari dalam kamar itu. Dirinya sampai merinding loh! Bagaimana bisa suara Annabelle sampai seperti itu?


Apakah putranya itu sebegitu mengerikan hingga menusuk pendengaran Nathalie?


Namanya juga emak-emak, penasaran tinggi itu sudah terbilang waras! Nathalie dengan gilanya mendekat, mencoba menguping kegiatan bermanfaat apakah yang sedang terjadi di dalam kamar itu.


Tidak ingin di ketahui oleh sang pemilik suara, Nathalie dengan cepat merayap meninggalkan pintu kamar putranya, "sayang! Kenapa merayap seperti itu?" tanya Kaisar saat ingin menyusul istrinya.


Di kejutkan lagi dengan fenomena sang istri yang merayap menapaki lantai rumah. "Ini! Tadi Mami jatuh!" ujar Nathalie gugup.


Kemudian mereka masuk ke dalam kamar, dengan rasa penasaran yang masih melekat pada keduanya. Dimana Nathalie dengan kegiatan bermanfaat di dalam kamar anaknya, dan Kaisar dengan pertanyaan, mengapa istrinya ini merayap bukan?


"Kenapa lama, Mi?" tanya Kaisar.


"Mi, sayang! Kenapa melamun?" tanya lagi Kaisar, saat melihat istrinya itu hanya terdiam.


Tapi Nathalie tidak menjawab, Kaisar 'kan kesal! "Mi, kenapa sih? Dari tadi Papi tanya, malah diam terus!" kesal Kaisar.


Huh!


Terdengar suara helaan nafas panjang Nathalie, Kaisar dibuatnya semakin penasaran. Apa istrinya ini kesurupan setan?

__ADS_1


Kaisar pun dengan penuh perasaan mendekat pada istrinya, memeluk lembut tubuh istri tercintanya itu. "Ada apa sayang? Kenapa hm?" tanya lembut Kaisar.


Kaisar mencoba untuk menghilangkan beban istrinya, bukan beban sih! Tapi shock stadium empat loh! Butuh pertolongan utama!


"Mami tidak apa-apa Pi, cuma terkejut saja!" balas Nathalie, alis Kaisar terangkat satu, terkejut? Karena apa?


"Terkejut kenapa sayang? Coba bilang? Jangan buat panik loh!" tanya desak Kaisar.


Nathalie melepaskan pelukan suaminya, menatap gugup Kaisar, "tadi tuh Pi, itu loh, em... Mami 'kan mau menyusul Papi dari kamar Bi Hana," ujar Nathalie.


Kaisar mendengarkan, "iya, terus kenapa Mi?"


"Terus itu, Mami lewat kamar Rainer 'kan Pi. Nah, waktu di depan kamarnya itu Mami dengar suara menantu kita desah kencang sekali! Mami shock dong Pi! Sampai gigi Mami mau jatuh tahu!" Heboh Nathalie menjelaskan.


Kaisar terdiam, mencerna ucapan yang masuk ke dalam otaknya, memangnya apa yang dilakukan sang istri hingga sampai mendengar suara seperti itu?


"Mami menguping ya?" tuduh Kaisar.


Plak!


"Ih, mana ada ya! Mami tidak menguping tahu!" ujar kesal Nathalie.


Wajah wanita itu memerah, entah apa yang dirasakannya. "Loh, kok KDRT sih sayang!" rengek Kaisar.


"Biarlah! Biar tahu rasa! Itu fitnah!" Kesal lagi Nathalie.


"Ya sudah sayang, jangan sewot begitu. Papi kan cuma bertanya," ringis Kaisar.


Nathalie kembali tenang, "sumpah ya! Demi konser BTS bulan depan! Mami tidak bohong! Mami heran loh, kenapa bisa sampai seperti itu! Kenapa coba anakmu itu bisa membuat Annabelle menjerit-jerit! Itu pasti Rainer luar biasa sekali bukan?" semakin menjadi-jadi nih maminya Daneesh.


"Iya, Papi tahu. Tapi jangan buat menantu kita malu loh, Mi. Annabelle itu masih muda, jadi jangan jahil lagi ya!" ujar Kaisar lembut.


"Mami tidak buat malu Annabelle, Pi. Tapi bagaimana jika Annabelle bunting loh! Lagipula kenapa Rainer sampai buas seperti itu sih! Apa sama ya sama punya Papi? Panjang kali lebar plus volume bagi rata-rata sama sisi?"


Kaisar hanya bisa mengelus dada, cobaan memiliki istri selain tua semakin membuat orang nelangsa.


"Ya sayang, jangan kepikiran rumus begitu toh! Memangnya kau mau menghitung kubus? Kalau hamil pun itu kan sudah menjadi tanggung jawab putra kita, sah-sah saja!" balas Kaisar.


Nathalie kesal, "ih! Bukannya Annabelle mau kuliah dulu Pi? Kasihan tahu!"

__ADS_1


"Mami..."


"Iya iya, kenapa sih Pi!" Nathalie mendengus.


Kaisar kembali memeluk tubuh istrinya, "bagaimana jika kita main juga?" bisik sensual Kaisar.


Nah! Sudah di duga nih, ujung-ujungnya pasti begini!


Ada udang di balik tepung semarang!


"Sudah malam, Pi. Tidur yuk ah! Besok kita harus—"


Brugh!


Nathalie terkejut saat tubuhnya di hempaskan begitu saja di atas ranjang, membuatnya terlentang.


"Papi rindu ini, Mi..." Nathalie mulai memejamkan mata saat merasakan kecupan lembut di bagian favorit suaminya.


"Pi..." des ah Nathalie saat dadanya di mainkan oleh sang suami. "Kau di atas ya, Mi?" Nathalie pun mengangguk setuju.


Kini keduanya telah sama-sama polos, dekapan dan peluh saling berbagi satu sama lain. "Ahhh!!!" Er ang keduanya saat milik mereka telah bertaut dengan sempurna.


"So sexy sayang! Ah!!" Puji Kaisar pada istrinya yang terlihat sangat seksi dimatanya hingga kesetiaan dirinya tidak ada yang bisa menandingi siapa pun terhadap sang istri tercinta, baik berpaling hati, itu tidak akan pernah terjadi, hingga mati menanti.


Satu kata untuk Kaisar!


...


[ To be continued ]


 


Spoiler!!


Blush!!


Wajah Daneesh memerah malu, menahan gejolak itu di sepanjang tubuhnya.


"Nah, seperti itu suaranya!" ujar Nathalie dengan terbahak-bahak.

__ADS_1


__ADS_2