Istri Simpanan Sang Casanova

Istri Simpanan Sang Casanova
Kebersamaan keluarga besar


__ADS_3

" Loh, Langit kemana? " Lisa menanyakan keberadaan Langit yang tidak ada di ruang makan. Mereka semua sudah berkumpul di sana.


" Tadi sudah pulang mom, daddy menyuruhnya cepet pulang. " ujar King dengan wajah masamnya, karena belum mendapatkan ijin untuk melanjutkan pendidikannya di Jerman.


" Sebaiknya kita mulai.. " ucap Arsen mengawali perjamuan makan malam pada keluarga kakaknya.


" Sen, kapan papa pulang? " Clara.


" Lusa, yang jelas mereka pulang sebelum Benzema berangkat ke Meksiko. " jawab Arsen.


" Dad, aku ingin ke Jerman. " sela King tak menyiakan kesempatan. Arsen menghentikan kegiatan makannya. " Nanti Daddy pikiran. "


King mendengus kesal. " Uncle Bas, aku ingin pergi ke Jerman supaya pintar seperti Kak Benz. Di pesantren aku selalu tinggal kelas. Bukannya aku gak pinter tapi aku sangat bosan. Itu bukan bidang ku. " King meminta pembelaan pada orang yang selalu menomor satukan pendidikan. " Uncle gak mau kan? punya keponakan yang bodoh? "


" Ck! " Arsen berdecak melihat King yang pintar sekali memanfaatkan situasi.


" Aku rasa gak ada salahnya menyekolahkan King di Jerman. Pendidikan di sana cukup bagus. " Bastian. King tersenyum senang.


" Tapi pergaulannya sangat mengerikan. " ujar Arsen yang takut King terbawa pergaulan bebas seperti dirinya.


" Meksiko dan Jerman sama-sama mempunyai pergaulan bebas, tapi Aku gak mempermasalahkan tuh, Benzema bisa menjaga diri dengan baik. " ucap Bastian.


" Iya! karena Benz keturunan elu yang kaku kayak kanebo kering! gak bakal betingkah! " batin Arsen. Di lihat dari Benzema kecil pun dia sudah menggemari buku tebal. Sama sekali tidak menunjukkan bakat seorang Casanova.


" Boleh ya dad! Key janji gak bakal nakal. " janji King.


" Kita lanjutkan makan malam dulu. " Arsen memilih mengakhiri pembicaraan. " Nanti daddy pikiran bagaimana baiknya. "


***


Arletta di temani Sora datang ke rumah Langit. Sudah beberapa hari ini Langit tidak ada kabar, bermain bersama Kenzo dan King pun tidak. Arletta semakin cemas saat mendengar kabar jika Langit ingin pindah ke negara asal daddy nya, India.


" Kak.. " panggil Arletta.


Langit terkesiap saat melihat Arletta di rumahnya. " Arletta? "


" Kakak bohong kan? kakak gak mau pergi ke India? ucap Arletta dengan mata yang berkaca-kaca.


Langit menghembuskan nafasnya panjang, lalu mendekati Arletta. " Kakak harus pergi. Daddy ingin menghabiskan masa tuanya di sana. " ujar Langit.


" Kakak mau ninggalin Arlet? " Arletta sudah tidak bisa lagi menahan tangisannya.


Langit mengusapa air mata Arletta. " Jangan nangis, kakak akan sering menghubungi mu. "

__ADS_1


" Tapi gak ada lagi yang jagain Arlet, gak ada lagi yang sayang sama Arlet. " Arletta tak hentinya menangis. Tidak rela jika berpisah dengan pria yang sedari kecil menjadi idamannya.


" Ada Benzema, Kenzo dan King yang akan jagain kamu, sayangin kamu. " Langit.


" Kak Benz dan Kak Key mau pergi juga. " ucap Arletta.


Langit tersenyum. " Masih ada Kenzo dan yang lainnya. "


" Jangan nangis lagi. " Langit.


" Ya ampun! mereka berdua ini! pasangan bucin. " Sora yang melihat Langit dan Arletta hanya bisa geleng-geleng kepala. Tidak mau menjadi obat nyamuk, Sora pergi. " Mending aku temuin uncle Ardi, minta jatah jajan.. hihi.. "


Langit memberikan sebuah bandana dengan hiasan bulu merak di atasnya. Arletta sering sekali menghiasi kepalanya dengan bandana " Kemarin kakak belikan ini untuk mu, " Langit memasangkan di kepala Arletta. " Bulu merak yang sangat cantik, seperti kamu. " ujar Langit.


Arletta tersenyum mendengar pujian dari Langit. " Terimakasih kak. "


" Jangan sedih. Nanti kakak akan sering pulang." ucap Langit membuat hati Arletta lega.


Arletta mengangguk. " Tapi kakak janji ya, sering-sering kasih kabar ke Arlet. "


" Iya. "


***


Clara dan Lisa sama-sama menangis, rasanya tidak rela putranya pergi jauh darinya.


" Sayang, jangan nangis. King akan baik-baik aja. " Arsen mengelus punggung istrinya. " Biasanya juga King jauh dari kita. "


" Tapi beda mas, kalo di Jogja kan deket. " sela Lisa. " Ini di Jerman mas, jauh! "


" Kita bisa ke sana menjenguknya. Nanti aku belikan Jet pribadi buat kamu, biar gampang bolak balik Jakarta-Jerman. " ucap Arsen.


" Apa aku ikut aja ya mas, biar King gak sendiri. " Lisa.


" Kalo kamu ikut, aku gimana? kamu tega ninggalin aku sendirian di sini. " Arsen.


" Kamu kan udah bisa mandiri. " Lisa.


" Tapi kalo yang itu gak bisa sendiri sayang, harus ada kamu. hehe.." Lisa tertawa mendengar suaminya yang masih saja berbicara mesum. " Mas! "


" Udah.. udah.. jangan nangis. " Arsen.


Bukan hanya Arsen. Bastian pun menenangkan Istrinya yang sedang menangisi kepergian putra sulungnya.

__ADS_1


Benzema dan King mulai meninggalkan keluarga besar setelah berpamitan. Elsa, Adrian dan Davon, Giska pun mengantar cucu mereka. Mendoakan yang terbaik untuk cucunya.


Jet pribadi yang di tumpangi Benzema dan King pun sudah hilang di telan awan.


" Pih, Langit juga hari ini pergi ke India. " seru Kenzo.


" Loh bukannya minggu depan? " ujar Bastian. Ardi sempat berpamitan pada sekeluarga, mengatakan jika akan pindah ke negeri tempat ia di lahirkan.


" Gak jadi, siang ini berangkat nya. nih.. " Kenzo memperlihatkan chat antara dirinya dan Langit.


" Oh.. iya.. " Bastian segera mengirim pesan pada pak Ardi, mengucapkan salam perpisahan.


Wajah Arletta menjadi sendu mendengar pria idamannya ternyata sudah pergi. Sora yang melihatnya pun menenangkan Arletta. " Jangan sedih, nanti kamu bisa menghubungi kak Langit. " bisik Sora. Arletta mengangguk.


" Kita jadi kan ke rumah Mikha? si kembar lagi sakit. " ucap Clara.


" Jadi dong. " Lisa.


Dua keluarga besar itu melanjutkan perjalanan ke rumah Karin dan Umar, untuk menjenguk putra kembar Mikha dan Junet. Kebahagiaan selalu menyertai keluarga besar mereka. Saling memberikan kasih sayang dan cinta pada anggota keluarga merupakan hal yang bisa membuat keluarga semakin harmonis.


- TAMAT -


*


*


*


Cek ig Srt_tika92 ada salam perpisahan dari bocah-bocah ganteng ๐Ÿ˜


Kelanjutan kisah mereka akan berlanjut nanti ya.. ganti judul yang jelas. Nanti di umumin di sini, makanya jangan di unfav dulu. Author mau selesai novel yang masih on going dulu. Sang Arjuna. ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡silahkan yang berkenan mampir.


Promo Novel


" Aku selalu mencintaimu.. Tidak ada rasa ini berkurang sedikit pun untukmu.. Selena ku. " Arjuna.


" Mencintai mu tidak harus memiliki raga mu.. Hati ini selalu terisi penuh nama mu.. Arjuna ku. " Selena.


" Apa daddy tidak mencintai mommy ku lagi? Apa daddy sungguh melupakan mommy ku? Selena mu? Apa benar kata orang? Kalau aku dilahirkan ke dunia ini karena suatu kesalahan? Lalu kenapa Daddy mempunyai anak lainnya? Aku membencimu dad! Aku sangat membencimu sebelum aku mencintaimu! "



Terimakasih banyak atas dukungan kalian semua... sampai jumpa lagi. Bye.. Bye...

__ADS_1


__ADS_2