
Sebelum membaca, budayakan Follow dulu. Terus jangan lupa tekan like. komen lebih afdal.. biar penulis semangat nulisnya...
...ππInstagram Author : Srt_tika92ππ...
Selamat membaca......
πππ
Kata maaf dari mulutnya tidak berhasil meluluhkan hati Lisa. Wanita itu masih mengacuhkannya, menganggapnya tak ada. Meski raganya selalu saja berada di sekitar istrinya. Hati wanita itu telah membatu, terlalu dalam di sakiti. Arsen hanya bisa meratapi kesalahan nya. Menyesal telah melakukan kesalahan fatal yang membuat hati istrinya terluka. Tidak ada guna untuk menyesal, yang harus dilakukan nya adalah meyakinkan istrinya agar memberikan kesempatan untuk memperbaiki semuanya.
" Sayang.. kita sarapan dulu. " Arsen telah menyiapkan sarapan pagi ini. Berharap Lisa akan sedikit luluh. Mau berbicara padanya lagi. Arsen bosan di acuhkan seperti ini. Tapi dia harus bersabar demi mendapatkan hati Lisa kembali.
Lisa bergeming. Duduk di balkon, memandangi pemandangan gedung yang menjulang tinggi. Lisa ingin sekali keluar dan pergi. Namun Arsen mengurung nya. Sudah beberapa hari ini Lisa dan Arsen hanya berdiam diri di dalam apartemen. Tidak keluar sama sekali.
" Aku bawa ke sini ya? " tidak mendapat jawaban dari Lisa, Arsen memutuskan untuk membawa sarapan ke kamar mereka, tepatnya di balkon tempat Lisa duduk menyendiri.
Tatapan Lisa lurus ke depan, terasa kosong di sana. Mulutnya terkunci rapat. Wajahnya pucat pasi, sungguh tidak bergairah melakukan aktivasi apapun. Hanya satu yang Lisa inginkan. Menjauh dari Arsen, pergi meninggalkan pria itu.
Selang beberapa menit, Arsen datang dengan nampan yang berisi sarapan buatnya. " Aku suapin ya? " bujuk Arsen.
" Ayolah.. kamu harus sarapan. Aku gak mau kamu sakit. " Arsen mendesis, Lisa tak menggubrisnya. Melihat keadaan Lisa seperti itu membuat Arsen ikut merasakan sakit.
Arsen meletakkan makanan itu kembali. Lalu berjongkok di hadapan Lisa. Meraih kedua telapak tangan Lisa. Ia genggam dengan erat, tidak lupa memberikan kecupan Di sana.
" Maafkan aku Lisa.. aku menyesal. " pria itu berucap dengan meneteskan air mata, sangat menyesali perbuatannya.
Merasakan telapak tangannya basah, Lisa melirik ke arah suaminya. Tidak menyangka, pria seperti Arsen bisa menangis. Apa dia benar-benar telah menyesal? tapi sungguh sangat sulit untuk memaafkan nya.
" Maafkan aku Lisa.. please.. jangan menghukum ku seperti ini. Pukul aku, tampar aku, luapkan semua kekesalan mu pada ku. Tapi aku mohon jangan mendiami ku. Aku sangat tersiksa."
Bujuk rayu Arsen tidak berpengaruh.Tapi Arsen tak menyerah. Pria itu melakukan segala cara agar hati Istrinya luluh. Memberikan sebuket bunga mawar pada pagi dan sore hari. Menyiapkan makan malam romantis. Memperlakukan Lisa seperti ratu. Pria itu menjadi lemah lembut terhadap Lisa. Namun semua itu tidak cukup membuat Lisa luluh. Arsen harus lebih bersabar.
" Mana ponsel ku? " kalimat pertama yang keluar dari mulut Lisa setelah seminggu ia membisu. Lisa merasa bosan. Arsen telah menyita ponselnya, bahkan televisi di apartemen tidak bisa berfungsi dengan baik. Tidak ada saluran televisi yang bisa ia lihat. Arsen telah menyabotase semua yang berhubungan dengan semua alat komunikasi.
" Aku lupa menaruh ponsel mu. " jawab Arsen begitu senang mendengar suara Lisa kembali. Namun juga merasa cemas.
__ADS_1
" Yaudah, pinjem ponsel mu. Aku bosan. " ucap Lisa datar.
" Ponsel ku juga ilang. Belum beli lagi. " Arsen.
" Ck, aku bosen! pengen keluar. " keluh Lisa.
" Gak usah kemana-mana. Di sini aja. Kan ada aku, mau aku temani. Ayo kita ngobrol biar kamu gak bosen. " tawar Arsen. Kesempatan untuk berbicara. dengan Lisa dari hati ke hati.
" Ck! ogah! " ketus Lisa. " Terus kenapa tivinya gak ada signal sama sekali? apa kamu lupa membayar tagihan? " tidak ada ponsel televisi pun jadi untuk mengurangi rasa bosannya. Tapi kenapa mendadak semua alat komunikasi yang berhubungan dengan dunia luar sulit untuk di akses?
Bahkan Lisa heran, Arsen tidak beranjak dari apartemen selama seminggu penuh. Apa pria itu tidak bekerja? seperti ada yang di sembunyikan oleh pria itu.
Selama ini kebutuhan mereka di bantu oleh jasa pengantar barang. Bahkan Arsen rela membersihkan apartemen dengan tangannya sendiri. Tidak memperbolehkan siapa pun masuk ke apartemen nya. Sekalipun ART yang biasa mempersiapkan apartemen nya. Hanya Doni yang sering kali datang untuk memberikan kebutuhan Arsen.
***
Malam harinya, Lisa di kejutkan dengan makan malam romantis. Kali ini Arsen mempersiapkan nya dengan apik tidak seperti malam - malam sebelumnya. Banyak lilin - lilin dan tebaran kelopak bunga mawar di sekitar meja makan. Cahaya yang temaram menyinari ruangan itu, menambah kesan romantis. Arsen terlihat sangat tampan menggunakan stellan jas, sedangkan dirinya hanya memakai piyama tidur.
Arsen tersenyum berjalan mendekat ke arah Lisa. Lalu berjongkok di hadapan Lisa. Satu tangannya terulurkan, ada sebuah kotak beludru di tangannya. Terlihat sebuah cincin berlian tersemat di sana.
" I love you.. Lisa Auliya.. Will you marry me? " ucap Arsen sungguh - sungguh. Arsen ingin mengulang kembali, melamar Lisa dengan benar tanpa adanya paksaan.
" I am so sorry.. please.. give me a chance. " ucap Arsen dari hati yang terdalam, berharap Lisa akan mempercayai nya dan memaafkan nya. " Will you marry me? " Arsen bertanya kembali.
" Apa dia benar-benar berubah? apa cinta nya tulus padaku? " dalam hati Lisa berfikir. Bagaimana pun juga Arsen melakukan semua ini karena salah paham padanya. Tapi hatinya sulit untuk menerima Arsen kembali. Lisa bimbang.
" Aku tau, kesalahan ku sangat fatal. Aku begitu menjijikkan untuk mu. Tapi bisa kah kamu menerima semua kekurangan ku? aku berjanji, akan menjadi suami yang lebih baik lagi untuk mu. "
Ucapan Arsen membuat Lisa luluh, besarnya cinta mengalahkan segala kebencian. Lisa menganggukkan kepalanya pertanda setuju. " Tapi tolong jangan sakiti aku lagi. "
" Iya.. aku janji. Aku akan membahagiakan mu. " Arsen menyematkan cincin berlian itu ke jari manis Lisa.
Pria itu senang bukan kepayang mendapatkan maaf dari Lisa, serta kesempatan baru untuk memulai hubungan nya.
Suara bel berbunyi pertanda ada tamu yang datang. Arsen segera membuka pintu. Ternyata Doni yang datang. Memberitahu kan jika Elsa baru saja masuk ke rumah sakit. Mau tidak mau Arsen harus pergi meninggalkan Lisa.
__ADS_1
" Tunggu aku, aku akan segera pulang. " pamit Arsen seraya memberikan kecupan pada Lisa.
Lisa mengangguk setuju. Membiarkan Arsen pergi menemui ibunya yang sedang sakit.
Lisa duduk di sofa. Bibirnya tersenyum melihat cincin yang melingkar di jarinya. Lisa bersyukur, akhirnya kebahagiaan menghampiri hidupnya. Lisa berharap hubungan nya dengan Arsen ke depan akan baik - baik saja. Hanya harus memperbaiki komunikasi mereka agar tidak ada kesalahpahaman.
Suara bel kembali terdengar. " Apa ada yang ketinggalan? " gumam Lisa yang berfikir Arsen datang kembali.
Deg!
" Sofie... " lirih Lisa.
Sofie tersenyum mengejek, wajahnya sangat angkuh. " Hai istri pertama tapi serasa ke dua. " ucapnya begitu tenang penuh penekanan.
Lisa mengernyit, merasa bingung dengan ucapan Sofie. " Perkenalkan.. gue Sofie, istri sah secara hukum dan agama dari pria yang bernama Arsenino Putra Haidar. " ucap Sofie begitu pongah.
Deg! hati Lisa begitu nyeri. Baru saja ia merasakan kebahagiaan, luka kembali menghampiri nya.
Sofie menunjukkan bukti bahwa dia adalah istri sah dari Arsenino. Istri yang di kenal semua orang. Tidak seperti dirinya, yang selalu di sembunyikan. Sofie tak hentinya menghina Lisa. Mengusirnya pergi dari kehidupan Arsen.
Lisa tak kuat, tak sanggup mendengar penghinaan Sofie. Dengan langkah gontai, wanita itu pergi dari apartemen tanpa membawa apapun. Pikirannya sangat kacau. Hatinya hancur sehancur-hancurnya. Luka dalam hati yang belum kering, kembali menganga.
Langkanya tak memperhatikan jalan, hingga sebuah mobil berhasil menyerempet nya. Lisa pingsan tak sadarkan diri.
" Lisa! " pekik Clara. Bastian dan Clara tidak sengaja menyerempet seseorang. Dan ternyata adalahisa yang ia kenal. Dengan cepat, mereka berdua membawa Lisa ke rumah sakit.
" Bagaimana keadaannya mas? " tanya Clara setelah Bastian selesai memeriksa nya.
" Dia depresi.. dan dugaan ku.. Lisa hamil. "
- TBC -
...Ingat! sesuai sinopsis ya.. jangan marah-marah. ...
...ππΌββοΈππΌββοΈππΌββοΈππΌββοΈ...
__ADS_1
...Yang mau liat visual Arsen, Lisa bisa follow IG author Srt_tika92...
...Bye.. bye.....