
Sebelum membaca, budayakan Follow dulu. Terus jangan lupa tekan like. komen lebih afdal.. biar penulis semangat nulisnya...
...ππInstagram Author : Srt_tika92ππ...
Selamat membaca......
πππ
Kekesalan Lisa pada Arsen pudar sudah, saat sore hari ia mendengar kabar jika adik laki-laki nya telah datang. Arsen benar-benar menepati janjinya. Memulangkan adiknya secepat ini. Lisa segera menemui adiknya, pergi ke alamat yang Doni berikan padanya.
Lisa sampai di halaman rumah mungil tapi sangat nyaman di tempati oleh pria lajang. Arsen secara khusus membelikan rumah itu untuk di tempati adiknya Lisa. Tentu saja Arsen tidak mau adiknya itu tinggal di apartemen nya dan mengganggu kesenangan nya saat bersama Lisa.
" Doni.. " seru Lisa. Lisa menghamburkan diri memeluk adik laki-laki nya. Sudah lama sekali dia tak bertemu, membuat Lisa sangat merindukan adiknya yang nakal itu. Doni terlihat berbeda, tubuhnya kini semakin berisi dan berotot, tidak seperti dulu yang masih kerempeng saat pergi ke Negri orang.
__ADS_1
" Kakak. " balas Doni memeluk erat Lisa. Doni pun sangat merindukan kakak cerewet nya itu.
" Kamu baik - baik aja kan? sehat kan? kakak kangen sama kamu. Jangan pergi lagi, kerja di sini aja.. biar kita bisa kumpul. " Lisa menangis haru. Tidak menyangka Doni kembali ke pelukannya. Tidak sia-sia pengorbanan nya untuk kembali bersama Arsen. Menahan sakit hati yang setiap hari Arsen torehkan. Ah.. uang memang bisa melakukan segala hal!
" Iya kak. Doni gak kemana-mana. Ada orang baik yang membebaskan Doni dari kontrak kerja. " Doni pikir di sana akan mendapatkan pekerjaan yang layak dan manusiawi. Namun dia mendapatkan pekerjaan yang sangat buruk. Seperti kerja rodi, tanpa gaji yang setimpal. Beruntung lah tiba-tiba ada orang yang rela membayar pinalti pemutusan kontrak kerja sepihak.
" Tadi ada yang mengantar ku ke rumah ini. Dia bilang mulai hari ini aku bisa tinggal di sini. " Doni menceritakan pada Lisa. " Kalo gak salah.. namanya Doni juga. Apa kakak kenal? "
" Iya.. dia salah satu temen kakak. Mereka memiliki sebuah Yayasan yang dengan suka rela membantu orang. Kebetulan kakak mengenalnya dan meminta bantuan untuk menjemput mu. "
" Kamu capek? " tanya Lisa yang melihat wajah Doni begitu lesu. " Istirahat gih.. besok kakak ke sini lagi. " Lisa meletakan barang belanjaan yang sempat ia beli di perjalanan menuju tempat Doni.
" Iya kak. " Doni mengantar Lisa sampai ke teras rumah. " Kakak tinggal dimana? " tanya Doni.
__ADS_1
" Emm.. kakak tinggal sama atasan kakak. " jawab Lisa berbohong. Tidak mungkin ia mengatakan jika tinggal dengan suaminya. Suami yang hanya menginginkan tubuhnya sebagai pemuass nafsuu. Lisa juga tidak mau mengatakan statusnya saat ini ke semua orang, terutama adik -adiknya. karena Arsen masih saja menyembunyikan status mereka pada semua orang. Lisa tidak berani mendahului kehendak Arsen.
Di perjalanan pulang, Lisa mendapat panggilan dari Bela. Mengajaknya pergi ke pesta yang diadakan oleh Sofie malam ini. Untuk merayakan kebahagiaan Sofie yang sebentar lagi akan menjadi tunangan Arsen. Tentu saja niat Sofie mengadakan pesta hanya untuk pamer pada teman sesama artis dan juga model.
Awalnya Lisa menolak untuk datang, tapi Bela mendesaknya agar datang menemaninya. Lisa juga tak ingin Bela curiga padanya, yang memiliki perselisihan dengan Sofie saat ini. Saat Lisa mengundurkan diri bekerja dengan Sofie, Lisa beralasan pada Bela bahwa dia menemukan pekerjaan yang lebih baik dan tidak menguras tenaga. Bekerja dengan Sofie cukup membuat Lisa kewalahan, di tambah sikap Sofie yang tidak bersahabat. Bela menerima alasan Lisa yang masuk akal, wanita itu tidak curiga sedikit pun.
Lisa harus segera pulang dan bersiap untuk nanti malam. Lisa akan datang dengan penampilan sebaik mungkin. Ingin menunjukkan bahwa dirinya lebih dari Sofie.
Sesampainya di apartemen, Lisa tidak mendapati Arsen. " Paling masih sama si Sofie. " gumamnya. Sebelum bersiap, Lisa terlebih dahulu pergi ke dapur. Memasak sesuatu untuk mengganjal perutnya. Dari pagi perutnya belum terisi oleh nasi. Lisa tidak mau sakit karena telat makan. Lisa menyiapkan bahan-bahan sayuran beserta bumbu-bumbunya. Saat memotong sayuran, Lisa teringat kembali kelakuan Arsen yang membuat nya kesal. Alhasil Lisa melampiaskannya dengan memotong sayuran secara kasar. Seolah sayuran itu adalah Arsen. " Awas aja! gue cincang Beo kebanggaannya itu! " geram Lisa.
- TBC -
...Yang mau liat visual Arsen, Lisa bisa follow IG author Srt_tika92...
__ADS_1
...Bye.. bye.....