Istri Simpanan Sang Casanova

Istri Simpanan Sang Casanova
Lea???


__ADS_3

Sebelum membaca, budayakan Follow dulu. Terus jangan lupa tekan like. komen lebih afdal.. biar penulis semangat nulisnya...


...🌈🌈Instagram Author : Srt_tika92🌈🌈...


Selamat membaca......


🍁🍁🍁


Setelah meeting selesai, Arsen kembali ke ruangannya. Di sana sudah ada King yang sedang bermain dengan karakter boneka koboi, Woody. Mainan yang selalu di bawa King kemanapun, bahkan saat tidur King akan memeluknya.


" Ehem.. " Arsen berdehem seraya mendudukkan tubuhnya di kursi kebesarannya. Berusaha mencari perhatian pada King, karena dari saat Arsen masuk, King mendiaminya. " Kenapa bocah itu. " heran, biasanya King akan membuat telinganya sakit dengan celotehan nya.


Rupanya King masih marah pada Arsen, karena telah menegurnya dengan nada yang menurut King adalah sebuah bentakan. Padahal Arsen hanya sedikit meninggikan suaranya, tidak bermaksud membentak apalagi berbicara kasar pada King.


" King. " panggil Arsen.


" Hem. " jawabnya acuh. King seolah meniru dirinya, ketika enggan menyauti celotehan King.


Arsen mengela nafasnya. " Biarin aja deh.. gue lanjut kerja. " kesempatan bagi Arsen karena King akan diam dan tidak mengganggunya dalam menyelesaikan pekerjaan nya.

__ADS_1


Dua jam Arsen telah menyelesaikan pekerjaan nya. King masih betah mendiaminya. Arsen melihat beberapa sisa makanan berserakan di meja, yang biasanya akan terlihat bersih. Asisten nya itu pengertian sekali, tidak perlu di suruh sudah menyediakan makanan kesukaan anak - anak. Dan terbukti, King melahapnya habis tak tersisa.


Arsen berjalan mendekat, lalu duduk di samping King. " King. "


" King tidak mau bicara dengan daddy! King kesal, daddy memarahi ku! " seru King. Kini Arsen tahu jika putranya itu masih marah dengan kejadian lagi tadi.


" Sorry. bukan maksud daddy membentak mu. Tapi King gak boleh berbicara seperti itu pada orang yang lebih tua. Gak sopan King. " Nasihat ayah pada putarnya.


King menatap curiga pada Arsen. " Bukan karena onty itu cantik dan sexy kan? " terka King.


Arsen terkejut. " Ck! bukan King.. " Arsen menggelengkan kepalanya. Bisa - bisanya King berpikir seperti itu.


" King.. boleh daddy bertanya sesuatu? " momen inilah yang sedari tadi Arsen nantikan. Mengorek identitas King.


King mengangguk. " Boleh. "


Arsen meraih ponselnya yang ada di dalam saku, lalu mengutak-atik sebelum menunjukkannya pada King. " Di antara foto ini, mana mommy mu? " semalaman suntuk Arsen berusaha mengingat-ingat teman kencannya yang mempunyai nama Lea. Dan ada beberapa wanita yang memiliki nama itu. Tentu yang pernah berkencan dengan nya. Demi mendapatkan foto itu, Arsen men stalker media sosial temannya yang berkaitan dengan wanita bernama Lea.


King memperhatikan beberapa foto wanita yang di tunjukan oleh Arsen. " Tidak ada mommy ku. " jawabannya membuat Arsen lesu.

__ADS_1


" Lalu siapa mommy mu? Lea siapa? " keluh Arsen yang perlahan menyeandarkan punggungnya di sandaran sofa. " King, siapa nama lengkap mommy mu. " Arsen benar-benar di buat gila dengan wanita bernama Lea. Nama yang sejak kemarin menjadi penuh misteri bagi Arsen.


" Mommy ku Lea, ya Lea..! " sungut King. " Apa perempuan bernama Lea sangat banyak? yang daddy kencani? " tebak King.


Sontak Arsen menegakkan tubuhnya, " Gak! bukan begitu.. " Arsen gugup. Mana mungkin Arsen akan membongkar aibnya pada putarnya sendiri. Itu sangat memalukan!


***


Seminggu tanpa King membuat hari- hari Lisa terasa kosong. " Apa gue pulang aja? " gumam Lisa, memikirkan saran dari Clara.


Setiap hari, Clara menghubungi nya, merayunya agar dirinya mau kembali ke tanah air. Mengiming-imingi sebuah pekerjaan yang menjanjikan padanya. Pekerjaan yang berhasil Bastian dapatkan untuk Lisa. Pekerjaan di sebuah perusahaan pertambangan berpusat di ibu kota.


" King.. " lirih Lisa yang sangat merindukan putarnya. King sangat jarang sekali menghubungi nya. Sehari hanya dua atau tiga kali. Bukan King tidak merindukan Lisa. Tapi perhatian King teralihkan dengan rasa rindunya pada seseorang ayah. King lebih sering menghabiskan waktu bersama Arsen. Jadi, King tidak menghungi Lisa jika sedang bersama Arsen. Karena mengingat saran dari uncle Doni, agar merahasiakan Lisa dari Arsen.


Lisa menghirup nafasnya dalam, lalu mengeluarkan dengan perlahan. Kemudian meraih ponselnya menghubungi Clara. Semoga keputusan nya tidak salah. Lisa juga ingin bertemu dengan kedua adiknya, yang sudah lama ia abaikan. Tidak memberi kabar pada mereka.


" Ra.. gue terima tawaran elu. "


- TBC -

__ADS_1


Follow IG: Srt_tika92 untuk lihat visual Arsen&Lisa


__ADS_2