
Sebelum membaca, budayakan Follow dulu. Terus jangan lupa tekan like. komen lebih afdal.. biar penulis semangat nulisnya...
...ππInstagram Author : Srt_tika92ππ...
Selamat membaca......
πππ
Lisa keluar dari gedung itu dengan dada yang terasa begitu sesak. Langkah Lisa tergesa membuatnya nyaris terjatuh, sepatu heels yang ia gunakan cukup membuatnya kesulitan untuk melangkah cepat, ditambah dengan gaun panjangnya yang menutupi hingga mata kaki, meski ada belahan sebatas paha namun masih terasa sulit untuk melangkah lebar. Penampilan sempurna nya kini sia - sia. Niat hati ingin menunjukkan diri pada Sofie gagal sudah. Lisa tak sanggup lagi melihat Arsen yang begitu intimnya menari di lantai dansa dengan wanita lain. Wanita yang baru pertama kali ia lihat.
" Lisa! " panggil seseorang yang berhasil menghentikan langkahnya. Lisa dengan cepat mengusap sudut matanya yang sudah tergenang air, meski tak sempat turun.
Rido menghampiri Lisa. " Elu mau kemana? acara belum selesai? " tanya Rido yang juga datang ke pesta itu. Kedua matanya mengamati penampilan Lisa yang begitu memukau. Cantik dan anggun. Rido terpana oleh kecantikan Lisa.
" Gue mau pulang, gak enak badan. " jawab Lisa berbohong. " Apa kabar? darimana aja baru keliatan? " Lisa mencoba mengalihkan topik pembicaraan, di lihat Rido yang ingin menanyakan lebih jauh kesehatan Lisa yang sebenarnya baik-baik saja. Hanya hatinya yang terluka.
" Kemaren ada job di luar kota. " Rido beberapa minggu ini tidak terlihat karena memang mempunyai banyak pekerjaan di luar kota. " Gue telpon elu gak pernah di angkat. " ujar Rido.
" Hehe.. sorry.. gue ganti nomor. Hape gue ilang. " jelas Lisa. Ponsel lamanya sudah di jual waktu itu. Itulah yang membuat Rido kesulitan untuk menghubungi Lisa.
" Oh pantes! " Rido mengangguk mengerti. " Elu mau pulang? gue anter yak? " Rido menawarkan diri untuk mengantar Lisa pulang. Tentu kesempatan ini tidak akan di sia-siakan Rido.
" Eh, gak usah. Gue pulang naik taxi aja. " jawab Lisa. Seketika ia teringat dengan Bela. Dia datang ke sini bersama Bela, lalu Lisa dengan cepat mengirimkan pesan pada Bela untuk berpamitan pulang terlebih dahulu. Beralasan sedang tidak enak badan. Saat itu juga, Rido meminta nomor ponsel baru Lisa.
" Gue ambil mobil dulu, elu tunggu di sini. " tanpa persetujuan Lisa, Rido pergi untuk mengambil mobilnya di parkiran. Lisa mendesis, percuma saja menolak ajakan Rido. Pria itu selalu bersemangat.
Di saat menunggu Rido, tiba-tiba tangan Lisa di tarik seseorang. Membawanya ke tempat yang jauh dari orang berlalu lalang.
" Arsen! lepasin gak! " Arsen mencengkram lengan Lisa. Lalu menghimpit Lisa di dinding. Menatapnya nyalang. Ada guratan kemarahan di wajah tampan itu.
" Udah aku bilang, jangan pernah berdekatan dengan pria lain! " seru Arsen. Setelah melihat Lisa pergi dari pesta, Arsen memutuskan untuk pergi dari tempat itu juga. Misinya untuk membuat Lisa sakit hati telah sukses. Tapi saat melihat Lisa dengan Rido, Arsen begitu marah.
__ADS_1
" Cih! " Lisa memalingkan wajahnya, lalu berkata tanpa melihat Arsen. " Kamu aja bisa deket ama banyak cewek! kenapa aku gak bisa? "
" Di sini akulah tuan mu, suami mu! Kamu sama sekali gak berhak melanggar perintah ku. Termasuk berdekatan dengan pria lain! " Arsen mengunci rahang Lisa agar menatap ke arahnya.
" Apa kamu gak puas kalo hanya bermain dengan ku? " Arsen berbicara seolah dirinya yang paling benar dan suci. Nyatanya dia sendiri yang memiliki tabiat itu. Bermain dengan banyak wanita.
Lisa tertawa mengejek. " Bukannya kebalikkan nya, kamu yang gak bisa hidup dengan satu cewek? "
" Kenapa? kamu cemburu? " tanya Arsen.
" Cih! mana mungkin aku cemburu! terserah kamu mau sama cewek mana pun, aku gak peduli! " Dan jawaban Lisa membuat Arsen bertambah marah. Pria itu langsung menyambar bibir Lisa dengan kasar. Melummatnya tanpa ampun, membuat Lisa merasa sesak karena tidak bisa menghirup oksigen. Lisa memukul-mukul dada Arsen, berusaha menghentikan kegilaan suaminya.
Lisa meraup oksigen sebanyak mungkin saat Arsen melepas ciumannya sesaat. Lalu kembali menyatukan nya. " Kita lanjut di apartemen! " ucap Arsen ketika ciuman itu terlepas.
" Aku gak mau! " tolak Lisa. Tidak sudi jika harus melayani Arsen malam ini. Setelah melihat Arsen begitu intim dengan wanita lain. Lisa berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Arsen.
" Gak peduli! kamu harus melayani suami mu ini! " seru Arsen. Dia kesal karena Lisa berusaha melepaskan diri darinya.
" Su-suami? " Sofie terbata. Wanita itu begitu terkejut mendengar ucapan Arsen. Yang mengatakan bahwa dia adalah suami dari Lisa. " Apa maksud nya? " tubuh Sofie bergetar, terasa lemas, bahkan nyaris jatuh jika tidak segera menggapai sebuah pilar.
***
Sesampainya di apartemen, Arsen memaksakan kehendaknya. Lisa memberontak, semakin memberontak, semakin membuat Arsen marah dan bermain dengan kasar.
Dalam hati Lisa menjerit kesakitan. Hatinya begitu sakit di perlakuan Arsen seperti seorang jallang. Selama ini walau sering kali membuat Lisa sakit hati ( cemburu) Arsen selalu bermain dengan kelembutan walau gelora hasratnya begitu kuat. Dia akan memperlakukan Lisa dengan baik. Selalu bertanya terlebih dahulu ' apa begini sakit? ' aku pengin begini, apa kamu nyaman? ' tapi kali ini Arsen begitu berbeda.
" Besok malam aku akan bertunangan dengan Sofie. " Arsen.
Deg!
Begitu menyakitkan kalimat yang keluar dari mulut Arsen setelah mendapatkan pelepasan. Pria itu dengan tidak berperasaan nya mengatakan pada Lisa. Wanita yang baru saja membantunya menyalurkan hasrat.
__ADS_1
Lisa meraih selimut untuk menutupi tubuhnya. Sedangkan Arsen pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Lisa terisak, air matanya tidak lagi bisa di bendung. Lisa merasa dirinya memang di anggap Arsen sebagai Wanita penghangat ranjangnya saja.
- TBC -
***
Harap di baca!
Hallo para pembaca setia ISSC. Apa kabar kalian semua? semoga baik-baik aja dan di berikan kesehatan selalu. Terimakasih udah baca sampai bab ini.
Sebelum kalian baca Novel ini, udah baca sinopsisnya dulu kan? jadi Author akan nulis sesuai dengan alur dari awal yg udah terencana.
Banyak readers nih yang komplen:
Kapan sih kesalahpahaman antara Arsen dan Lisa terselesaikan?
Kenapa Lisa di sakiti mulu? tega banget!
Kapan Arsen dapet balasannya? setelah menyakiti Lisa.
Jangan bertele-tele thor!
Kembali lagi pada alur yang udah terencana. Semua bakal terungkap kok. Yang pasti bukan di last episode. Yang udah ngikutin semua karya ku pasti taulah, Author bukan tipe nulis bab cuma buat banyak2in eps. Pasti semua bab itu penting buat menuju konflik atau penyelesaian konflik. Ini baru Eps 40an loh.. udah pengin kelar ajaπ€π€π€.
Nah.. soal Lisa yg di bikin kesel mulu ama Arsen. Kan character Arsen ini sang Casanova, penjelajah wanita. Udah pasti cara balas dendamnya bikin Lisa cemburu. Mengumbar kemesraan dengan cewek lain. Beda kalo mafia apa tuan kejam dingin. Pasti dendamnya aku pake hati dan fisik. Yang bilang Arsen ini plin plan dsb. Inget ya.. umur Arsen di sini masih sekitar 26th menuju 27th..jadi belum dewasa banget. Belum matenglah.... masih pengin seneng2.
Lisa? lemah? gak bales Arsen? π€π€π€. Di tunggu aja kelanjutan nya. π
Yang ngerasa jalan cerita ini Betele-tele? duhhh... gimana ya?.... aku gak maksa kok buat lanjutin baca. ππ
Dan tolong ya.. jangan tinggalin komen yang buat aku baper! GO away aja.. gak usah Say goodbye dengan kalimat yg gak bagus. Ok!
__ADS_1
Satu bab lagi menyusul ya... gak tau sore apa malem.. ππ