Istri Simpanan Sang Casanova

Istri Simpanan Sang Casanova
Akan kembali


__ADS_3

Sebelum membaca, budayakan Follow dulu. Terus jangan lupa tekan like. komen lebih afdal.. biar penulis semangat nulisnya...


...🌈🌈Instagram Author : Srt_tika92🌈🌈...


Selamat membaca......


🍁🍁🍁


5 Tahun kemudian...


" Mommy.. aku ingin ikut dengan onty Mikha. " King yang kini sudah berumur lima tahun merengek ingin ikut dengan Mikha pulang ke Indonesia.


Bocah kecil itu telah menguasai tiga bahasa. Indonesia, Jerman, serta bahasa Inggris. Tentu karena mendengar keseharian Lisa dan Mikha berbicara. Sedangkan bahasa Jerman dan Inggris ia dapatkan di sekolah nya.


Lisa pun kini sudah menguasai bahasa Jerman meski agak sulit dan terdengar aneh saat mengatakannya.


Lisa menghela nafasnya panjang, sudah berulang kali King ingin pulang ke Indonesia. Dengan berbagai macam alasan. Ingin bertemu Grandpa, grandma dan sekarang ingin ikut dengan Mikha.


" Sayang.. " Lisa membelai lembut kepala putranya. " Mommy gak bisa jauh dari kamu. Mommy akan sangat merindukan mu, kalo King ikut pulang bersama onty Mikha. " Lisa belum siap untuk kembali ke Indonesia. Kenangan nya begitu menyakitkan.


" Yasudah.. Mommy ikut saja sekalian. Jadi Mommy tidak akan berjauhan dengan ku. " ujar King dengan wajah polosnya. " Apa Mommy masih bertengkar dengan Daddy? kenapa lama sekali? aku dan lucas pernah bertengkar, dua hari kita baikan lagi. Tidak seperti Mommy dan Daddy. Lamaaaaa.... sekali. "


" King berjanji, tidak akan menemui Daddy jika mommy tidak mengijinkannya. King hanya ingin bertemu dengan grandma dan grandpa... King kangennnn... sekali. " ucap King dengan bibir yang mengerucut.


Lisa diam membisu.


" Apa Daddy ku sangat jahat? "


" Bukan King.. Daddy mu bukan orang jahat. Hanya saja... Mommy... " Bagaimana pun Arsen adalah ayah dari putranya. Lisa tidak mau menanamkan kebencian di hati King pada ayahnya.


" Iya.. iya.. mommy masih marah sama Daddy. Aku tahu! " sungut King seraya berlari meninggalkan Lisa.


" King.. " panggil Lisa pada putranya. " Huft.. apa aku keterlaluan? " lirih Lisa. Entah kenapa Lisa belum bisa menerima Arsen apalagi bertemu pria itu. Luka yang Arsen berikan terlalu dalam. Berulang kali Mikha serta seluruh keluarga Haidar membujuknya agar bisa memaafkan Arsen. Lisa bisa berkata jika ia telah memaafkan kesalahan Arsen tapi dalam hatinya masih enggan untuk bertemu pria itu lagi.

__ADS_1


Memaafkan mungkin mudah. Tapi.. untuk kembali bersama... seperti nya tidak!


" Onty.. onty... " King berlari menuju ke kamar Mikha.


" Hati-hati King. " seru Mikha yang baru saja keluar dari kamar, melihat King berlari ke arahnya.


Hap. King melompat dalam gendongan Mikha. " Onty.. mommy tidak mengijinkan ku ikut pulang bersama onty... "


Mikha mencium pipi King dengan gemas. " Menurut lah pada mommy mu. " ujar Mikha yang tak ingin King membantah perkataan ibunya.


" Tapi.. King ingin bertemu dengan Daddy.. " bisik King pada Mikha, takut jika Lisa mendengarnya. " Apa wajah daddy tampan seperti yang ada di ponsel onty? " King begitu penasaran dengan sosok Daddy nya. Selama ini dia hanya melihat foto daddy nya yang ada di ponsel Mikha.


" Iya, dia tampan seperti mu. " Mikha kembali mengecup pipi King.


" Boleh King berbicara dengan Daddy?... please... " wajah King begitu menggemaskan saat memohon.


" Gak boleh sayang, ijin dulu pada mommy.. Onty gak mau mommy mu marah. " Keluarga besar Haidar menghargai keputusan Lisa yang tidak mengijinkan Arsen mengetahui tentang anaknya. Meski ada sedikit rasa kecewa, tapi mereka memaklumi nya. Mengingat perlakuan Arsen yang buruk terhadap Lisa.


Wina, Elsa dan Adrian kembali ke Indonesia di usia King 2 tahun karena kondisi Wina yang tidak stabil. Elsa dan Adrian beberapa bulan sekali berkunjung ke Jerman menemui cucunya, King.


" Kak Lea.. " Mikha menghampiri Lisa yang tengah sibuk dengan pekerjaannya. Beberapa bulan yang lalu, Lisa telah menyelesaikan studinya. Lisa melanjutkan pendidikan nya di perguruan tinggi atas saran dan bujukan dari Adrian. Agar tidak terlalu banyak berhutang budi, Lisa bekerja sebagai karyawan di perusahaan milik keluarga Haidar. Lisa bekerja sebagai karyawan khusus, yang bisa membawa pekerjaan nya di rumah. Sehingga tidak meninggalkan King terlalu lama di luar dengan kesibukan nya.


" Iya Mikha. Apa King udah tidur? " Mikha mengangguk.


" Kak Lea, bukannya Mikha mau ikut campur dengan urusan pribadi kak Lea. Tapi... " Mikha ragu mengatakan nya. Namun melihat King yang ingin sekali bertemu dengan daddy nya membuat hatinya iba.


" Apa? bilang aja. " ucap Lisa yang tau arah pembicaraan Mikha.


" Ehemm.. King ingin bertemu sama kak Arsen. Gak masalah kalo kak Lea gak mau bertemu sama Kak Arsen. Tapi ijinkan King menemuinya. King rindu soso ayah kak... " Mikha berusaha membujuk nya.


" Tapi.. kakak takut, kalo Arsen ngambil King dari Kakak. Kakak gak sanggup hidup tanpa King. " ujar Lisa dengan tatapan sendu.


" Mikha janji kak, akan bawa King pulang ke sini lagi. Cuma dua minggu kak, kasih ijin buat King ketemu kak Arsen. "

__ADS_1


Lisa menghela nafas panjang. " Baiklah.. tapi janji bawa King ke sini lagi. "


Mikha tersenyum bahagia. " Iya kak, Mikha janji. " kemudian mereka saling berpelukan.


Keesokan harinya, Lisa mengemasi pakaian King dan mainan yang harus ada ketika King tidur. Sangat berat melepas kepergian King meski hanya dua minggu.


" Mikha, apa dua minggu terlalu lama? kerjaan kamu disini gimana? " tanya Lisa dengan penuh harap Mikha akan cepat pulang ke sini, tidak harus menunggu dua minggu.


Mikha tersenyum. " Gak masalah kak. Kan Mikha kerja juga di kantor grandpa."


Lisa mendesah. " Iya juga... "


" Mommy... mommy... " King berteriak memanggil Lisa. Saat di beritahu jika King di perbolehkan ikut dengan Mikha. Bocah kecil itu sangat antusias, terlalu senang, hingga memberitahu kepada semua penghuni mansion. ' King akan bertemu dengan daddy.. yeay.. yeayy... ' tentu dengan kehati-hatian agar Lisa tidak mendengar dan akan membuat mommy nya sedih.


" Iya sayang, ada apa? " Lisa menyambut kedatangan King dan memberikan kecupan di pipi King.


" Mommy, jam berapa King dan onty berangkat? " tanya King.


Lisa melihat jam yang melingkar di lengannya. " Sore, tiga jam lagi. "


" Mommy antarkan King ke rumah Camelia. ayo mommy sebelum King terbang, King harus berpamitan pada Camelia. " ujar King yang meminta di antar ke rumah Camelia, teman di sekolahnya.


" Untuk apa? " kening Lisa berkerut pertanda heran.


" King tidak mau Camelia dekat dengan Lucas saat King tidak ada. Ayooo mommy! please... "


Kedua mata Lisa membulat, tak percaya dengan tingkah laku putranya.


" King! " seru Lisa memperingati.


" King akan marah pada mommy jika Camelia lebih memilih berteman dengan Lucas nanti! " ancam King.


" Ck! dasar bocah! " Mikha ikut menggelengkan kepalanya. " Ayo.. onty saja yang antar. "

__ADS_1


" Terimakasih onty.. "


__ADS_2