Istri Simpanan Sang Casanova

Istri Simpanan Sang Casanova
King Attalah Haidar


__ADS_3

Sebelum membaca, budayakan Follow dulu. Terus jangan lupa tekan like. komen lebih afdal.. biar penulis semangat nulisnya...


...🌈🌈Instagram Author : Srt_tika92🌈🌈...


Selamat membaca......


🍁🍁🍁


Brakk..


Sebuah pintu kamar hotel di buka dengan paksa. Wanita paruh baya dengan berpakaian bergaya kaum sosialita memaksa masuk, diiringi beberapa bodyguard di belakangnya.


Sorot lampu flash dari kamera ponsel terus menyala, seiring mengikuti kemana arah kamera itu menangkap situasi kamar hotel yang mendadak ricuh.


" Brengsekk! " pekikan suara wanita paruh baya itu membuyarkan kegiatan panas yang sedang berlangsung. " Dasar gak tau di untung! " Wanita itu menghujani pria paruh baya yang tak lain suaminya dengan pukulan yang bertubi-tubi.


" Ampun mah... ampun.. " berusaha menghindari pukulan itu, sembari menutupi tubuh polosnya.


" Dasar lontte! gak punya akhlak! lagi hamil tetep main gila! " maki wanita paruh baya pada partner suaminya.


Sofie memekik ketakutan tatkala pukulan akan melayang di wajahnya. Sofie meraih selimut untuk menutupi tubuhnya. Wanita itu semakin panik saat melihat salah satu dari mereka berhasil mengabadikan momen tersebut.


Wanita paruh baya itu tak tinggal diam. Dia menarik rambut Sofie, memberikan tamparan di pipi kanan dan kiri, wajah Sofie terlihat lebam. Sofie tak lagi bisa mengelak. Dia benar-benar sudah hancur saat ini.


Wanita paruh baya itu berhenti menganiaya ketika Sofie sudah tak sadarkan diri. Dia tidak takut dengan apa yang dilakukan pada Sofie. Meski harus melalui jalur hukum sekalipun, bilamana Sofie menggugatnya. Atas tuduhan penganiayaan.


Tidak ada yang menolong Sofie saat kejadian itu terjadi. Hanya pihak hotel yang membantu nya membawa ke rumah sakit.


Karir Sofie hancur bersamaan dengan tersebarnya video penggrebekan itu. Naas hanya wajahnya yang terlihat jelas. Pria yang memakai jasanya, wajah dan identitasnya di sembunyikan. Hujatan dan makian netizen memenuhi kolom komentar akunnya di sosial media. Bukan hanya Sofie yang terkena imbasnya, kedua orang tua Sofie pun ikut terseret.


Arsen memanfaatkan kesempatan itu untuk menggugat cerai Sofie. Kasus yang menimpa Sofie saat ini menambah bukti untuk memperkuat tuduhan Arsen.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian, Setelah Sofie keluar dari rumah sakit. Sofie pulang ke rumah orang tuanya. Hanya kedua orang tuanya yang masih menerimanya dengan baik. Arsen benar-benar telah mengabaikan nya, apalagi tuntutan perceraian sudah mulai berjalan.


Hidup Sofie kini serba kekurangan, apartemen nya terpaksa ia jual untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari. Nama baiknya sudah tercoreng, tidak ada lagi yang mau menerima dan memberikan job padanya.


Kehamilan nya semakin mendekati proses kelahiran. Tunjang yang di berikan Arsen telah habis untuk ayahnya yang ingin memulai usaha baru.


" Gue harus ke sana. " gumam Sofie. Tidak ada pilihan lain. Sofie harus pergi menemui seseorang untuk membantu nya.


Sofie mendatangi rumah mewah itu. " Saya mau ketemu dengan bapak Ardi. " ucap Sofie pada kedua security yang sedang berjaga.


Kedua security itu tak langsung mengijinkan Sofie untuk masuk. Mereka melaporkan terlebih dahulu kedatangan Sofie.


10 menit menunggu akhirnya Sofie di persilahkan masuk.


" Ada keperluan apa, kamu mencari suami saya? " istri dari pak Ardi menyambut kedatangan Sofie dengan sinis. Berita yang telah beredar membuatnya jijik pada wanita hamil itu.


" Saya mau meminta pertanggung jawaban pada pak Ardi. Anak yang saya kandung adalah anak beliau. " pengakuan Sofie begitu mengejutkan istri dari produser itu.


" Kalo ngomong jangan ngawur! kamu itu udah banyak yang nidurin. Belum tentu itu anak suami saya! " meski hatinya begitu perih mendengar kebejatan suaminya, dia berusaha tetap tenang di hadapan Sofie, wanita penggoda.


" Pergilah dari sini. " ucap Istri produser sembari melemparkan beberapa uang chas serta selembar cek kosong. " Jangan tunjukkan lagi batang hidung mu di hadapan saya dan suami saya! " usirnya.


" Tapi.. saya ingin bertemu dengan pak Ardi dulu. Beliau belum tahu anak ini adalah anaknya. " ucap Sofie. Bagaimana pun juga dia ingin anaknya mempunyai seorang ayah.


" Hem, jangan mimpi! udah untung saya kasih kamu uang yang banyak. Gak usah berharap lebih. Apalagi menginginkan suami saya. Sekarang lebih baik kamu pergi dari sini! " teriak nyonya besar.


Sofie kekeh ingin bertemu dengan Pak Ardi, membuat istrinya geram, tanpa banyak kata melayangkan tamparan dan pukulan di wajah Sofie.


Dua orang security terpaksa menyeret Sofie agar keluar dari rumah majikannya.


" Mbak.. lebih baik mbak pergi, sebelum nyonya besar berlaku lebih kejam lagi. " Ujar salah satu security yang sudah mengenal tabiat majikannya. Mereka kasihan melihat Sofie yang tengah hamil besar mendapatkan siksaan.

__ADS_1


Sofie pun menyerah, tidak ada lagi yang bisa ia harapkan. Hidupnya benar-benar sudah hancur. Karier nya perlahan meredup.


***


Terlepas dari ikatannya dengan Sofie, kini Arsen menyibukkan diri dengan mengurus perusahaan nya agar semakin berkembang. Pria itu seakan tak kenal lelah. Pagi, siang,malam, hidupnya hanya bekerja dan bekerja. Hanya dengan cara itu ia dapat melupakan Lisa, meski sesaat. Di saat kesendirian nya, wajah Lisa selalu memenuhi pikirannya.


Hari ini Arsen tengah memimpin rapat penting. Namun tiba-tiba dadanya terasa sesak, perutnya seakan di remas. Tidak biasanya Arsen mengalami sakit seperti ini.


" Bos, anda baik-baik saja? " Doni berbicara sesopan mungkin pada Arsen di hadapan para investor.


Arsen menggelengkan kepalanya, seraya mengusir rasa sakit yang ia rasakan. Lalu mengangguk pada Doni pertanda dia bisa melanjutkan meeting.


Sedangkan di belahan dunia nan jauh, Lisa kini tengah berjuang untuk melahirkan anak pertamanya. Wina dan Elsa menemani proses kelahiran cucu mereka. Operasi Caesar di pilih oleh dokter kandungan yang menangani Lisa selama kehamilannya, mengingat kondisi Lisa sangat rentan untuk melahirkan secara normal.


Kurang lebih satu jam Lisa berada di dalam ruang operasi. Terdengar suara tangisan bayi di sana.


" Alhamdulillah.. " ucap Wina dan Elsa bersamaan.


Rasa haru memenuhi hati Lisa. Tidak menyangka dia kini sudah menjadi seorang ibu. Ibu yang akan menjaga anaknya dengan baik, mencurahkan kasih sayangnya sebagai seorang ibu serta ayah sekaligus.


" Selamat putra anda terlahir dengan sempurna. "


Lisa dipindah ke ruang rawat pasca operasi. Putranya kini tengah berada dalam pelukannya, memberikan ASI.


" Selamat sayang.. dan terimakasih telah memberikan kami cucu yang sangat tampan. " Wina.


" Iya sayang, terimakasih.. kami menyayangi kalian. " Elsa.


" Apa kamu udah ada nama untuk nya? " tanya Wina.


" Belum oma. " jawab Lisa. " Apa papa Adrian mau memberikan putra ku nama? " ucap Lisa pada Adrian yang duduk di Sofa.

__ADS_1


" Tentu. " tentu Adrian sangat senang di berikan kesempatan untuk memberi nama cucu keduanya.


" King.. King Attalah Haidar. "


__ADS_2