Istri Simpanan Tuan Delon

Istri Simpanan Tuan Delon
ISTD. Beradu bakat


__ADS_3

Delon dan Zifana yang tampak gugup kini menoleh bersamaan. Delon menatap ke arah Zifana, keduanya saling berpandangan. Perasaan aneh menyelinap di hati keduanya.


Keduanya bergerak sesuai arahan fotografer hingga pada saatnya fotografer menemukan gaya yang pas. Delon yang berdiri menatap Zifana yang duduk di atas mobil. mereka saling menatap dengan tangan Delon yang berada di dagu Zifana, seolah mendongakan wajah cantik itu ke arahnya.


Jantung keduanya berdetak tak karuan, hingga beberapa adegan lain kini sudah terlampaui dengan lancar.


Para crew dan sutradara tampak bahagia saat melihat hasil yang sangat memuaskan di kamera mereka.


Setelah beberapa waktu berlalu, kini tiba saatnya mereka memainkan drama naskah. Setingan latar berada di sebuah alam terbuka. Disebuah tanah lapang nan hijau, Zifana yang berdiri dengan gaun cantiknya di depan mobil tampak menunggu kekasihnya.


Dalam hati Zifana, walau hanya sebuah peran, sedari tadi perasaanya tak menentu. Bahkan, momen yang terlewati bagaikan praweding sungguhan yang membuanya dag dig dug tak karuan. Perasaan yang entah apa, dia tak tau. Delon yang ketampananya tampak berkali lipat dari biasanya begitu mengoyak konsentrasinya.


"Dear," suara indah itu membuyarkan lamunan Zifana. Dia menoleh ke arah lain.


Ditatapnya seorang yang baru datang dengan mobil mewah berwarna hitam pekat itu mendekat ke arahnya. Dua mobil mewah berjajar di arena lapang itu.


Delon yang baru saja membuka kacamata dan meletakkan di sakunya berjalan dengan elegan menghampiri wanita cantik bergaun warna hitam itu.


Zifana berdiri, keduanya saling menatap sempurna. Zifana memejamkan matanya, Delon tampak begitu tampan dengan balutan kemeja berwarna hitam, dipadu dengan jas dan celana elegan yang membutnya semakin tampan.

__ADS_1


Bahkan, kini mata Delon terpesona dengan Zifana yang tampak cantik dengan gaun yang senada dengannya itu. Angin tampak bertiup dengan lembut hingga Delon mendekat ke arah Zifana satu langkah lagi.


Mereka hanya berjarak dua langkah. Ditatapnya lekat wajah ayu wanita di depannya. Delon mengulurkan tangannya menyelipkan di telinga rambut Zifana yang berterbangan.


Sungguh, Zifana sangat deg degan. Ini tidak ada dalam tulisan naskah. Sangat mengganggu konsentrasinya. Keduanya terdiam, Zifana seolah menunggu ucapan dalam naskah yang seharusnya diucapkan oleh Delon.


"Berjuta rasa rasa yang tak mampu aku ungkapkan dengan kata. Yang jelas, kau selalu membuat ku bahagia. Kau adalah alasan yang membuat aku berdiri disini. Maukah kau tuk menjadi pilihanku? menjadi yang terakhir dalam hidupku. Menjadi wanita yang selalu menemani disetiap napasku, untuk selamanya," lirih Delon.


Deg


jantung Zifana berdetak kencang, ditatapnya sorot mata Delon yang mengisyaratkan sebuah permintaan yang tulus.


Angin masih setia berhembus menerbangkan rambut Zifana. membuat suasana romantis diantara keduanya. Mata Zifana berkaca, apa yang harus dia katakan? Ini sama sekali tidak ada dalam naskah yang dia pelajari. Zifana menghela napas panjang.


Deg


Ucapan Zifana bagai telak yang membuat Delon terbungkam. Sedalam inikah jawaban Zifana?


Kini air mata Zifana meleleh.

__ADS_1


Delon dengan sigap mengusap air mata Zifana. Meraih Zifana dalam dekap hangatnya. Suasana hati yang bergejolak seakan nyaman melakukan adegan ini. Sungguh ini adalah ucapan yang tak ada sama sekali dalam naskah. Lalu, apa ini isi hatinya?


Sutradara dan kameramen hanya takjub dan terbengong. Pasalnya dari tadi mereka menyimak yang tak ada. Tapi untuk menghentikan rasanya sayang. Karna adegan kedua orang itu sangat natural dan sangat bagus. Mereka hanya bisa menunggu adegan selanjutnya.


"Karna kau membuatku bahagia, ini adalah hadiah yang harus kau," ucap Delon sambil melepaskan Zifana dari pelukannya.


Zifana menatap Delon yang menyodorkan sebuah kunci dan STNK sementara padanya. STNK bernama Zifana Manda, Zifana membelalakkan matanya. Totalitas sekali Delon memerankan ini?


"Ini untukmu," ucap Delon lagi.


"Terimakasih Sayang," jawabnya.


"Berterimakasihlah dengan ZA Dealer yang menyediakan mobil sebagus ini untukmu," ucap Delon kemudian melenggang pergi.


"Cut,"


ucap sutradara sambil bertepuk tangan bersama dengan crew. Mereka tampak bahagia.


Zifana tampak diam, memandang punggung Delon yang menjauh dari arena bersama dengan Andreas. Hatinya campur aduk tak karuan. Apa maksud Delon?

__ADS_1


Willy dan Steve masih terbengong di tempat mereka. Syok sekali dengan adegan yang baru saja terjadi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2