ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Baru Mengetahui


__ADS_3

Happy Reading 😘😘


Maaf ya hari ini other cuma up 3 bab saja🙏soalnya othor lagi sakit🤧🤧do'akan othor agar cepat sembuh, dan bisa up 4 bab lagi💪😘😘


Seharian Tania terus saja diam, tak banyak kata yg terucap dari mulut nya. Dan itu membuat Lian sangat cemas.


Sesampai nya di rumah, Tania langsung masuk kedalam kamar nya. Dia masih kepikiran tentang keadaan ibu angkatnya itu.


"Bubu....." Panggil Lian saat mereka sudah berada di kamar.


"Kenapa sih? Bubu masih kepikiran soal yg tadi pagi?" Tanya Lian dengan suara yg lembut.


Tania mengangguk, dan itu membuat Lian menghela napasnya dengan kasar.


"Bubu, kamu tenang saja! Dia sudah di masukan kedalam RSJ." Ucap Lian


"Aku hanya berpikir, kemana Hana sebenarnya? Kenapa dia tega, membuat ibunya sendiri seperti itu?"


"Bukan dia tega Bu! Tapi sudah tak mungkin?"


Tania menengok ke arah Lian, dia memicingkan mata nya saat mendengar kata 'tak mungkin' dari suaminya itu.


"Maksud Pupu?"


Lian melipat bibir nya kedalam, dia merutuki kebodohan nya karena sudah keceplosan.


"Pupu! Jujur sama Bubu. Sebenarnya Pupu tahu kan, keberadaan Hana dimana?" Tanya Tania dengan penuh selidik.


"Ngga Bubu! Pupu beneran gak tahu?"


"Pupu! Kalau Pupu gak mau jujur sama Bubu. Maka Bubu gak mau makan sampai besok!" Ancam Tania


Lian kaget mendengar ancaman istrinya itu. Dia gak mau jika Tania dan kandungan nya kenapa napa.


"Kok, Bubu bilang nya gitu? Nanti kalau anak kita kenapa napa gimana?"


"Mangkan nya Pupu cerita sama Bubu."


Lian terdiam, dia pikir mungkin itu adalah saatnya nya untuk terus terang pada istrinya soal Hana.


Karena bukan Lian juga yg menghabisi wanita itu.


"Sebenarnya...... Tak mungkin jika dia kembali? Sebab, dia sudah beda alam dengan kita!"

__ADS_1


Tania terlihat bingung dengan ucapan Suaminya itu.


"Beda alam? Beda gimana?"


"Hana sudah mat* Bubu.... Dia tertabrak mobil, saat melarikan diri dari Club milik sahabat aku."


Tania terlihat sangat syok, tangan nya sampai membekap mulut dengan kepala menggeleng.


"Kenapa kamu rahasiakan hal sebesar itu dari aku Pupu?"


"Aku hanya tak mau kamu ada sangkutan lagi sama dia Bubu! Aku gak mau. Sebab dia wanita jahat."


"Tapi, Pu.... Ibu nya Hana mencari dia? Bahkan Pupu lihat sendiri kan tadi pagi, bagaimana keadaan nya?"


"Pupu minta maaf! Tapi sampai sekarang, Pupu belum menemukan makam nya!" Jelas Lian


Tania termenung dengan kepala menunduk. Kemudian Lian membawanya kedalam pelukan.


🌹🌹🌹🌹


Hari ini Tania akan pergi ke resto, sedangkan Lian akan ke kantornya setelah mengantarkan Tania.


Hari ini Tania akan kedatangan Klien dari Malaysia untuk bekerja sama dengan resto milik nya.


"Haduuuuh.... Pasangan Bucin dateng juga?" Ledek Juwi saat Tania dan Lian baru sampai di Resto.


"Pasangan Bucin?" Bingung Lian


"Iyalah... Pupu... Bubu...." Ledek Juwi sambil melangkah masuk kedalam ruangan.


Tania hanya menggelengkan kepala nya saat mendengar ledekan sahabat nya itu.


Setelah itu Lian pamit ke kantor. Tak lupa juga ia mencium kening Tania, walaupun Tania menghindar karena mual.


Tania pun masuk kedalam ruangan nya, dan duduk di samping Juwi.


"Tan, nanti Lo bisa handle dulu kan meeting nya? Gw mau periksa kandungan soal nya nanti. Udah buat janji juga sama Dokter nya!" Ucap Juwi


Tania mengangguk. Saat ini memang Juwi sedang hamil dengan umur kandungan 2 bulan.


"Iya, santai aja! Gw bisa handle kok."


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Saat ini Tania sudah siap dengan berkas berkas di tangan nya. Dia tengah duduk dengan pria setengah bule dan juga seorang wanita muda.


Mereka adalah klien Tania dari Malaysia.


"Restoran nya sangat rame ya Buk?" Ucap wanita di hadapan Tania yg bernama Selvi


"Iya Mbak, alhamdulilah."


"Kalau saya boleh tahu! Restoran ini sudah berapa lam berdiri Buk?"


"Baru mau 4 tahun Mbak."


"Wah... Mau 4 tahun saja ramai ya Buk?"


Lalu mereka pun membicarakan tentang kerjasama yg akan mereka lakukan. Tania tak sadar jika di belakang nya juga ada seseorang yg sedang melakukan meeting.


Orang itu adalah Niko. Dia sedang meeting di resto milik Tania. Dan saat dia dengar jika Resto itu milik Tania dan berapa lama Resto itu berdiri. Niko sangat terkejut.


'Berarti resto ini di bangun saat Tania masih menjadi istriku? Tapi uang darimana? Bukankah dulu Tania hanya ku kasih 1 juta buat sebulan? Mana bisa bangun resto sebesar ini?' Batin Niko bertanya tanya.


Tania pun sudah selesai meeting. Lalu dia membereskan berkas berkas di atas meja.


"Lala...." Panggil Tania


"Iya Mbak!"


"La, nanti bereskan meja ini ya! Terus tolong buatkan saya rujak. Kayaknya saya lagi pengen yg seger seger?" Pinta Tania


"Baik Mbak! Mbak jangan cape cape, kasihan kandungan nya!"


"Iya, makasih ya La. Kalau gitu saya keruangan dulu."


Degh


Dada Niko berdebar kencang saat mendengar jika saat ini Tania tengah mengandung.


Saat Tania berdiri hendak pergi, tiba tiba suara di belakang nya membuat langkah Tania terhenti.


"Tania....." Panggil Niko


Tania menengok, netra nya tentu sangat terkejut saat melihat keberadaan Niko di sana.


'Kapan Mas Niko ada di sini?' Batin Tania

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2