
Happy Reading 😘😘
"Ya kalau kata Clara sih wajar saja jika Kak Putri tak mengakui Mami dan Papi. Kan 24 tahun itu bukan waktu yg sebentar? Pasti Kak Putri sudah melewati kehidupan yang begitu berat. Tapi, tunggu! Tadi Mami bilang kak Putri sudah menikah? Pasti suaminya tampan ya Mi?" Tanya Clara dengan antusias
Tante Mengangguk.
"Iya sayang! Suaminya sangat tampan. Tapi, nama nya bukan Putri tapi Tania?"
"Kamu tahu Ra, siapa suami kakak kamu?" Tanya pak Arya
"Ya mana Clara tahu Pi? Kan Clara bukan cenayang?" Kekeh Clara
"Dasar anak nyebelin? Seneng banget bikin orang tua kesal?" Ketus Pak Arya
Sedangkan Tante Amanda dan Clara terkekeh melihat kekesalan Papi nya.
"Kakak kamu itu menikah dengan CEO dari Arganendra Group! Kamu tahu kan, perusahaan terbesar se Asia?" Ucap sang Papi
Clara diam seakan sedang memikirkan sesuatu.
"CEO dari Arganendra Group?" Ulang Clara
"Iya, kamu pasti pernah lihat di berita maupun koran?"
"Ya ampu Papi!" Seru Clara sambil loncat, membuat kedua orang tua nya terjingkat kaget sambil mengusap dada nya.
"Kenapa sih Ra?" Kesal Pak Arya
"Hehe.... Maaf Pi, Mi. Gini, tadi tuh di restoran Clara bertemu Pi sama CEO dari Arganendra Group, Clara juga melihat dia makan bersama wanita cantik Pi? Kata sahabat Clara, dia itu istrinya? Jadi, dia itu Kak Putri? Pantas saja Mi, Pi, tadi Clara perhatikan dia sangat mirip sama Mami. Oh, tunggu! Clara tadi sempat foto dia." Jelas Clara
Dia segera merogoh ponsel nya dan menunjukan foto Tania dan Lian yg sempat ia ambil tadi.
Clara melakukan itu sebab ia melihat Tania sangat mirip dengan Mami nya.
"Benar sayang! Ini Kakak kamu? Dia yang Mami maksud."
Clara tersenyum sambil mengusap foto sang Kakak.
__ADS_1
'Akhirnya kita bertemu Kak! Jika saja aku tahu tadi itu Kakak? Maka aku akan langsung memeluk Kaka! Aku harap kita akan segera bersatu ya kak? Aku gak sabar menanti momen itu? Aku senang melihat Kakak hidup bahagia.' Batin Clara
🌹
🌹
🌹
Lian menggendong Tania yang tertidur lelap ke kamar nya.
Dia mengusap pipi Tania dengan jari telunjuk nya, dia tahu saat ini apa yg sedang di rasakan istrinya itu.
'Aku sangat yakin jika mereka adalah orang tua kamu sayang?' Batin Lian.
Dia pun melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya. Tapi sebelum itu dia menelpon Mbok Yem dahulu agar membuatkan wedang jahe susu buat Tania.
Sedangkan di tempat lain, Jojo dan Juwi sedang makan malam di pinggir pantai di kota jakarta.
Setelah makanan habis, Jojo mengajak Juwi untuk menaiki perahu cinta. Perahu nelayan yg di hias dengan kelap kelip lampu dan hiasan bunga yang romantis.
"Kamu suka?" Tanya Jojo
Jojo yg melihat itu segera melepas jaz nya dan memakai kan nya di tubuh Juwi.
"Makasih" Ucap Juwi dengan tersipu malu.
Dia tak menyangka jika Jojo sangat romantis dan sangat peka.
Mereka menikmati pemandangan malam yang begitu indah dengan kelap kelip lampu di berbagai kapal yg lain, juga pemandangan di pinggir pantai.
"Aku bahagia sebab akhirnya, aku bisa melamar mu!" Ucap Jojo
Juwi mengangkat kepala nya yg sedang bersender di bahu Jojo. Tatapan mereka saling bertemu dengan rasa cinta yg terpancar dari mata mereka.
"Aku juga bahagia, sebab kamu pria pertama yang benar benar tulus dan serius padaku?" Jawab Juwi
Dingin nya angin dengan suasana yang romantis dan di iringi lagu Beautiful in White, dari Shine Fillan. Membuat kedua nya sama sama tak menyadari jika wajah mereka semakin mendekat dan bahkan sudah menempel.
__ADS_1
Dengan cepat Jojo menempelkan bibir nya di bibir Juwi. Gelenyar aneh pun mereka rasakan saat kedua benda kenyal itu menempel.
Dugh
Kapal mengerem mendadak saat akan menabrak kapal lain. Jojo dan Juwi pun tersadar dan langsung melepaskan bibir mereka yg menempel.
'Baru saja ingin ku lahap habis? Mana suasana nya pas banget lagi?' Batin Jojo
Keduanya pun merasa canggung satu sama lain. Jojo menggaruk leher nya yg tak gatal, sedangkan Juwi melihat ke arah lain dengan pipi yg sudah merah seperti tomat.
Untung saja suasana gelap, jadi Jojo tak bisa melihat nya.
"Kita pulang yuk! Sudah malam nih." Ajak Jojo
Mereka pun akhirnya pulang, sedari masuk kedalam mobil sampai mobil sudah sampai di rumah. Mereka sama sama terdiam canggung.
"Kamu hati hati di jalan ya?" Ucap Juwi saat akan turun.
"Sayang..." Panggil Jojo sambil memegang tangan Juwi
Juwi menoleh dan lagi lagi pandangan mereka terkunci. Jojo segera menggenggam kedua tangan Juwi.
"Maaf ya! Jika tadi aku lancang." Ucap Jojo
Juwi tersenyum. "Gak papa! Aku gak marah kok. Kalau gitu aku masuk ya! Kamu hati hati di jalan?" Jawab Juwi
"Bener kamu gak marah?" Tanya Jojo memastikan.
Juwi mengangguk, lalu dia membuka pintu mobil tapi tangan nya di tarik oleh Jojo dan....
Cup
Jojo mengecup sekilas bibir Juwi, tapi hanya seperkian detik saja. Juwi terpaku dengan apa yg di lakukan oleh Jojo.
"Langsung tidur ya!" Ucap Jojo sambil mengusap kepala Juwi.
Juwi mengangguk lalu keluar dari mobil dan melambaikan tangan nya. Dia pun masuk kedalam rumah sambil menggigit bibir nya. Dia masih bisa merasakan kecupan bibir Jojo di bibir sexy nya.
__ADS_1
Bersambung.......
SOSOR TERUS JO🤣🤣🤣