
Happy Reading😘😘
Budayakan like dan sebelum baca ya dears👍🌹jangan lupa bunga Mawar nya dan juga vote nya😊
Hari yg di nanti pun telah tiba, dimana dua manusia akan di persatukan dalam ikatan suci pernikahan.
Hari ini di kediaman Ayah angkat Tania, akan di langsungkan sebuah pernikahan, antara Tania dan juga Lian.
Tania memang sengaja menggelar acara di rumah kediaman ayah angkat nya. Sebab pak Heri lah yg meminta nya nya sendiri, dia ingin merasakan menjadi seorang wali dan menyaksikan pernikahan putri nya.
Ruang tengah sudah di dekor dengan sangat megah. Para tamu undangan juga sudah ada yg datang. Termasuk dari kolega bisnis pak Heri.
Sedangkan dari kolega bisnis Lian sendiri, akan datang nanti malam di acara resepsi di salah satu hotel ternama di jakarta.
Semua sudah berkumpul. Dan Lian pun sudah siap dengan setelan jaz hitam putih nya. Dia menarik napas dengan dalam, saat penghulu menjabat tangan nya dan mengucapkan ijab.
'' Bagaimana saksi, SAH?'' tanya pak penghulu
''SAH......'' ucap semua orang
Lian memberikan mahar rumah mewah, dan juga 1 hotel dan 1 restoran yg ada di bandung buat Tania. Tak lupa juga, seperangkat alat shalat dan juga sepaket emas berlian seharga 3 milyar.
Terpancar raut kebahagiaan dari wajah Lian, sebab sudah lancar mengucap ijab. Dia lega bisa melewati pase dimana dia seperti sesak napas dengan jantung berdebar kencang, sedari berangkat dari kediaman Arganendra.
Tania di tuntun Juwi dan Mama Rena melangkah menuju samping Lian. Tania begitu cantik dengan kebaya putih sederhana namun terkesan elegan dan Mewah.
Lian sampai terpana melihat kecantikan Tania. Bahkan mata nya sampai tak berkedip, saat Tania semakin dekat dan duduk di samping nya.
Puk
Papa Wahyu memukul pundak Lian. Membuat pria itu tersadar.
Tania tersenyum malu, saat Lian menyematkan cincin untuk ketiga kali nya di tangan Tania. Kemudian Tania mencium tangan Lian, di susul Lian mencium kening Tania.
🌷
🌷
''Aku sudah gak sabar ingin cepat malam.'' bisik Lian di telinga Tania saat mereka sedang berdiri di pelaminan untuk menyambut ucapan selamat dari para tamu.
__ADS_1
Tamu yg hadir di acara ijab qobul Tania saat ini ada 30 orang.
Wajah Tania seketika langsung memerah, saat mendengar ucapan mes.um Lian. Kemudian tania mencubit lengan Lian.
''Kamu jangan menggoda aku sayang? Kamu udah gak sabar ya! Mau aku belai.." goda Lian dengan suara berbisik
Tania membulatkan mata nya, lalu menoleh ke arah Lian dengan tatapan yg begitu tajam.
''Iiish, Sayang nanti aja sih mes.um nya? Malu tahu di lihat orang?" ketus Tania
"Kenapa harus malu? Kan kita sudah Sah?"
"Sah, sih Sah. Tapi lihat tempat juga kali Kak?"
Setelah itu Tania diam tak mau menyahuti ucapan kotor Lian lagi. Walaupun sebenar nya saat ini jantung Tania berdebar sangat kencang. Sebab Tania gugup menghadapi nanti malam.
Walau bagaimana pun, nanti malam pasti Lian akan menagih hak nya. Dan Tania harus siap akan hal itu. Walau sebenar nya itu adalah yg pertama bagi Tania.
Sebab dulu waktu sama Niko, Tania sama sekali belum tersentuh. Dan itu menguntungkan buat Lian. Sebab Lian mendapatkan Janda rasa perawan.
🌷
🌷
Tania keluar dari kamar nya hanya menggunakan handuk yg melilit dari dada sampai atas paha nya. Dia tidak sadar, jika Lian sudah berada di kamar dan sedang menatap nya dengan tatapan lapar.
Tania melangkah ke arah lemari dan mengambil baju ganti nya. Saat tangan nya sedang memilih baju, tiba tiba sebuah tangan melingkar di perut nya.
Sontak Tania menjerit karena terkejut.
''Hey baby, ini aku? Suami kamu.'' bisik Lian
Tania membalikan badan nya, dan ternyata benar itu adalah Lian. Tania yg sadar dengan keadaan nya sekarang segera menyilangkan tangan nya di depan dada.
'' Kenapa di tutup?'' heran Lian dengan senyum menyeringai.
Gluk
Tania tahu tatapan itu. Tatapan dimana Lian pernah mencumbu nya di ruang kerja nya waktu itu.
__ADS_1
''Ka..kamu sejak kapan masuk?'' gugup Tania
''Sejak kamu mandi?'' goda Lian sambil mengedipkan sebelah mata nya, dengan tatapan yg sudah di selimuti gejolak has. rat.
Tania merasa kikuk dan juga canggung. Dia ingin melangkah dan melepas pelukan tangan Lian di pinggang nya. Namun Lian malah menekan tubuh Tania ke lemari, dan menyambar bibir Tania tanpa aba aba.
Mata Tania membulat kaget, saat mendapat serangan tiba tiba dari Lian. Tak dia pungkiri jika dia juga ketagihan dengan ciuman hangat nan lembut dari bibir Lian.
Awal nya Tania diam tak membalas, sehingga dengan terpaksa Lian menggigit bibir bawah Tania hingga wanita itu membuka mulut nya.
Lama lama Dia terbawa oleh suasana dan permainan lidah Lian. Membuat nya mengalungkan kedua tangan nya ke leher Lian.
Sedangkan tangan Lian yg satu menekan pinggang Tania agar semakin merapat tanpa jarak di tubuh nya, dan yg satu menekan leher Tania agar tak banyak bergerak.
Kedua nya larut dalam ciu..man panas nan memabukan itu. Hingga akhirnya Tangan Lian meremas pelan buah da..da milik Tania, hingga membuat istrinya melenguh dengan mata terpejam.
'Aku pasrah, jika Kak Lian melakukan nya? Toh, dia sekarang halal bagiku?' batin Tania
Dengan gerakan cepat Lian membuka pengait handuk di depan dada Tania. Hingga handuk itu melorot sebatas perut.
Lian tak menyia nyiakan hal itu, tangan nya dengan sangat tak sabar menangkup daging kenyal yg menggantung indah dengan coco chips di ujung nya.
Eeeuuhhmmm
Tania melenguh saat Lian meremas da.da nya dan memainkan pucuk gunung nya. Kaki nya terasa lemas saat benda sensitif itu di mainkan oleh Lian.
Lian yg sadar akan reaksi tubuh Tania, segera berjalan mundur tanpa melepaskan tautan bibir mereka. Hingga dengan perlahan Lian membaringkan tubuh istrinya dan mulai menelusuri leher jenjang milik Tania.
Sedangkan kedua tangan nya tak henti meremas 2 bukit indah nan kenyal milik istrinya itu.
Eeuuumh Saayaang...
Rancau Tania saat merasakan lidah Lian ******* dan menghisap pucuk gunung milik nya. Membuat tubuh wanita itu menggelinjang geli, hingga menekan kepala Lian semakin dalam.
Lian terlihat puas saat melihat ekspresi nikmat Tania. Dia tersenyum puas karena sudah berhasil membuat wanita nya melenguh nikmat.
Bab selanjutnya semakin panas guys😂😂siapkan pasangan ya✌
Bersambung......
__ADS_1