ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Yakin Jika Dia Anaku


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Tania masuk kedalam mobil Lian setelah resto tutup. Dia langsung menyenderkan kepala nya di kursi. Hari ini terasa sangat cape sebab Tania seharian mengecek pemasukan hotel Pak Hery dan usaha yg lain nya juga bersama Juwi.


"Sayang, kamu jadi jual salah satu Mall nya Papa kamu?" Tanya Lian


"Nggak tahu Mas, aku bingung." Ucap Tania, saat ini kepala nya terasa pening sebab mengurusi harta warisan yg di berikan Papa nya.


Biasanya orang akan senang saat mendapat harta warisan. Tapi tidak dengan Tania, dia malah pusing harus memikirkan segala usaha itu.


"Tadi aku sudah rundingan sama Juwi soal harta Papa. Kami sepakat kalau Mall Papa gak jadi di jual. Tapi, setiap uang yg masuk setiap bulan nya. Kami akan membangun masjid dan juga akan kami donaturkan ke pesantren pesantren." Jelas Tania


. "Itu juga bagus."


"Tapi kenapa sih, kamu itu seperti gak senang dapat warisan? Ya, walaupun Papa Hery itu bukan orang tua kandung kamu! Tapi kan, dia sudah memberikan harta nya untuk kamu dan Juwi kelola sayang?" Tanya Lian sambil menjalankan mobil nya.


"Biasanya nih, orang kalau dapat warisan itu seneng loh sayang? Mereka malah berebut soal warisan? Kamu kok malah gak mau?" Heran Lian


Di luaran sana memang banyak apalagi zaman sekarang, banyak yg memperebutkan harta warisan. Bahkan ada yg membunuh orang tua nya demi warisan.


Huuuufff


Tania menghela napas nya.


"Bukan aku tak suka Mas. Aku tidak munafik, jika aku suka. Aku tak munafik jika aku pun suka dengan harta! Siapa sih manusia yg tak suka harta Mas? Tapi, aku hanya takut saja Mas. Takut jika aku tak bisa amanah memegang harta Papa.


Tanggung jawab nya sangat besar Sayang! Jika kita tak bisa mempergunakan harta yg Allah berikan pada kita dengan baik, maka akan ada balasan nya di akhirat kelak." Jelas Tania


"Lalu, kenapa Tuhan nitipin harta yg banyak pada kita, jika kita sendiri tak yakin bisa mempergunakan nya dengan baik." Tanya Lian


"Ya, semua sudah Allah atur. Sebenar nya orang yg Allah titipkan harta banyak banyak itu, sangatlah berat pertanggung jawaban nya di akhirat Sayang. Sebab, nanti akan di Tanya buat apa saja harta yg Allah berikan pada nya! Apa buat kebajikan atau sebalik nya.


Tapi 90 persen zaman sekarang, manusia itu suka lupa jika banyak harta. Mereka lupa untuk berbagi dengan sesama! Padahal banyak yg lebih menderita dari mereka di luaran sana. Tapi mereka bahkan tak perduli."

__ADS_1


Lian terdiam mendengar ucapan istrinya. Entah kenapa setiap mendengar ucapan Tania tentang akhirat, Lian serasa di tampar bolak balik.


Dia selama ini selalu menimbun Harta agar semakin banyak dan semakin terpandang di mata semua orang.


Sesampainya di rumah, Tania langsung masuk kedalam kamar untuk berendam air hangat. Tapi sebelum itu dia meminta Mbok Yem untuk membuatkan nya wedang jahe susu.


"Mbok sini...." Panggil Lian pada Mbok Yem.


"Iya Tuan Muda! Apa ada yg Tuan butuhkan?"


"Mbok, kumpulkan para pelayan dan pengawal besok pagi di ruang tamu ya!" Titah Lian


"Ba-baik Tuan."


Mbok Yem menatap kepergian Lian dengan perasaan penasaran. Dia takut jika dia dan semua pelayan melakukan kesalahan.


"Semoga saja, tidak ada yg salah!" Gumam Mbok Yem sambil pergi ke dapur.


🌹


🌹


🌹


"Gimana Pi? Apa anak buah kita sudah menemukan nya?" Tanya Tante Amanda


"Belum Mi. Sabar ya!"


Pak Arya Dwipangga adalah seorang pengusaha kecantikan. Dia memiliki 50 pabrik di Indonesia dan Singapura.


Tante Amanda terduduk lesu di atas ranjang. Dia menatap kosong pada layar televisi yg sedang menyala.


Hati dan perasaan nya sangat yakin jika wanita yg di temui nya di toilet kemarin adalah anak nya yg dulu hilang.

__ADS_1


'Aku yakin dia anaku! Hatiku mengatakan demikian.' Batin nya


Sedangkan di sebuah kamar, seorang gadis sedang bersiap untuk keluar bersama teman teman SMA nya.


Dia adalah Clara Dwipangga. Setelah mematut penampilan nya di cermin besar, Clara pun keluar dari kamar nya menuju kamar orang tua nya.


Tok


Tok


Tok


Ckleek ( anggap aja suara pintu di buka) 🤣


"Mi, Pi. Aku izin ya!" Ucap Clara.


"Mau kemana sayang?" Tanya sang Papi


"Aku ada reuni sama teman SMA ku Pi. Jadi aku izin ya!"


"Tapi jangan malam malam ya Ra, pulang nya." Ucap Tante Amanda


"Siap Mi. Kalau gitu Clara pamit ya, assalamualaikum."


"Waalaikumsalam..."


Clara pun mengambil ponsel nya dan menelpon seseorang.


"Kamu sudah sampai?" Tanya Clara pada seseorang di sebrang telpon.


"Ok, aku keluar sekarang!"


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2