ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Firasat Tania


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Juwi mondar mandir hingga satu jam lama nya. Dia tak bisa tenang walau hanya duduk sebentar saja.


Perasaan nya tentu saja sangat cemas, mengingat bagaimana tadi keadaan Pak Hery yg amat sangat lemah. Tak lama ruangan UGD terbuka


"Dok, gimana keadaan Papa?" Tanya Juwi dengan wajah tegang.


"Keadaan nya sangatlah buruk!" Jawab Dokter Irwan.


"Dok, sebenar nya Papa sakit apa?" Tanya Juwi dengan penasaran.


Huuuffff


Dokter Irwan menghela napas dengan panjang. Dia benar benar harus mengatakan nya pada Juwi. Walaupun dokter Irwan juga tahu, jika Juwi adalah anak angkat pasien nya


"Ikut saya keruangan."


Juwi pun mengikuti dokter Irwan ke ruangan nya. Hati nya seketika merasa tak enak. Jantung nya tiba tiba bedetak kencang, seakan Juwi tahu jika sesuatu yg besar telah terjadi


Dia duduk di kursi di hadapan dokter Irwan.


"Kenapa dok? Tolong, jangan buat saya khawatir." Ucap Juwi dengan tegang, tangan nya bahkan sudah berkeringat di bawah sana.


"Sebenarnya..... Huuuf.... Sebenarnya Pak Hery sedang sakit! Beliau sudah mengidap penyakit ini selama 5 tahun. Tapi, entah kenapa sekarang malah memburuk? Mungkin paktor usia juga."


"Emang Papa sakit apa?" Tanya Juwi tak sabar


"Pak Hery sakit gagal ginjal, sama komplikasi jantung."


Degh


Jantung Juwi seolah berhenti berdetak, dia tak menyangka selama ini Papa angkat nya menyembunyikan penyakit yg begitu ganas.


"Apa gak bisa sembuh dok?"

__ADS_1


"Saya Rasa hanya keajaiban saja! Jika pun kita paksakan operasi saat ini, maka akan berbahaya buat pak Hery sendiri. Sebab keadaan nya lagi menurun."


Setelah mengetahui keadaan Papa angkat nya, Juwi keluar dari ruangan dokter Irwan. Dia berjalan dengan tatapan kosong.


Bruk


Karena pikiran Juwi sedang tidak di tempat, Juwi sampai tak memperhatikan jalan hingga menabrak seseorang.


"Maaf saya tidak sengaja!" Lirih Juwi


"Juwita...." Panggil seseorang yg baru saja ia tabrak.


Juwi mengangkat wajah nya, mata nya membulat dengan raut wajah terkejut.


"Jojo... Kamu ngapain di sini?"


"Harusnya tuh, aku yg nanya. Kamu ngapain di sini?"


Juwi seketika menunduk sedih, dan itu membuat Jojo sangat penasaran. Dia kemudian mengajak Juwi duduk di taman samping rumah sakit.


"Papa! Dia sedang sakit." Jawab Juwi dengan wajah sendu


"Papa? Papa siapa?"


"Pak Hery, Papa angkat ku dan Tania. Dia sedang sakit." Lalu Juwi pun menjelaskan waktu dia datang ke rumah Papa nya sampai mengetahui tentang penyakit nya.


Jojo tak tega saat melihat Juwi menangis. Dengan ragu dia menarik Juwi dalam pelukan nya, agar Juwi menjadi lebih baik. Benar saja, Juwi terisak dalam pelukan Jojo.


🌹


🌹


🌹


Tania sedang tidur di dalam pelukan Lian suaminya. Tapi, sedari tadi dia terus menggeleng seperti sedang bermimpi buruk.

__ADS_1


Lian merasa terusik dengan gelengan kepala di lengan nya. Saat dia membuka mata, ternyata Tania sedang mengigau.


"Sayang..... Bangun sayang... Sayang....." Panggil Lian sambil menepuk pipi Tania.


"Papa....." Teriak Tania


"Sayang kamu kenapa? Kamu mimpi buruk?" Tanya Lian


Tania duduk tak menjawab, entah kenapa dia malah memimpikan Papa angkat nya itu.


Lian yg melihat itu menjadi heran.


"Sayang, ada apa?"


"Mas, aku bermimpi buruk tentang Papa!"


Liang merangkul Tania, dan menidurkan nya kembali. Kemudian Lian mengelus rambut Tania dengan lembut mencoba menenangkan istrinya itu.


"Sayang, Papa baik baik saja. Kau kan sudah minta Juwi untuk menemani nya? Lagipun, mimpi buruk itu tipu daya setan." Ucap Lian


"Tapi Mas...."


"Kita tidur lagi ya! Besok baru telpon Juwi. Kita tanyakan keadaan Papa."


Tania pun menurut dan kembali tidur, walaupun perasaan nya benar benar masih terasa janggal.


Tania berharap Papa nya baik baik saja dan tidak terjadi apa apa padanya. Walaupun Pak Hery adalah Papa angkat Tania, tapi bagi Tania ia lebih dari sekedar Papa angkat.


Tania begitu menyayangi nya, bahkan jika wekend Tania selalu menyempatkan untuk jalan jalan bahkan menginap di rumah Pak Hery.


'Ya Allah, semoga Papa tidak kenapa napa! Semoga mimpi ku hanyalah sebuah bunga tidur.' batin Tania.


Bersambung.........


__ADS_1


__ADS_2