
Happy Reading😘😘
Hari ini Lian dan Tania berkunjung ke mansion Arganendra. Tania sudah memasak seafood asam manis dengan sayur capai campur dengan sapoltahu.
Setelah semua siap, mereka pun pergi kerumah sang Mama. Tak perlu waktu lama, hanya butuh 15 menit saja mereka sudah sampai di Mansion.
Tania dan Lian langsung masuk kedalam Mansion, dan langsung menuju meja makan dimana sang Mama berada.
"Ma...." Panggil Tania sambil mencium tangan mertua nya, begitu pun dengan Lian.
"Kalian kok kesini gak ngabarin?" Tanya Mama
"Iya, Ma. Kita mau kasih surprise buat Mama! Oh, ya Ma. Ini aku buatin makanan buat Mama dan Papa! Tapi, Papa mana Ma? Kok gak kelihatan?"
Tania melihat ke kanan dan kiri, namun tak menemukan papa mertua nya.
"Papa lagi ke padang selama 3 hari. Sebab ada kerjaan mendadak di sana!" Ucap Mama
Lian dan Tania mengangguk paham. Sedangkan Mama langsung membuka rantang makanan yg di bawa oleh Tania.
Mata nya berbinar saat melihat makanan lezat nan menggugah selera nya.
Mama langsung mengambil piring dan mengambil masakan Tania.
"Euuum, sayang. Ini enak sekali? Kamu jago masak juga ya!" Puji sang Mama
Tania tersenyum bahagia saat masakan nya di puji oleh Mama mertua nya.
"Alhamdulillah, jika Mama suka!" Ucap Tania
Lalu Mama pun menyuapi Tania dan Lian bergantian. Saat mereka sedang menikmati indah nya kebersamaan. Tiba tiba pelayan datang dengan tergopoh gopoh.
__ADS_1
"Nyonya besar, Tuan, Nona muda. Maafkan saya jika mengganggu! Di luar ada orang yg membuat rusuh, dan memaksa ingin bertemu dengan Nona muda." Ucap pelayan itu dengan kepala menunduk.
"Siapa?" Tanya Mama
Sedangkan Tania dan Lian hanya saling pandang saja. Entah kenapa perasaan Tania merasa tak enak. Dia takut jika itu adalah Hana .
"Dia mengaku sebagai adik nya Nona muda, Nyonya!" Jelas pelayan itu
Mama mengangguk, lalu mengibaskan tangan nya tanda menyuruh pelayan itu pergi.
"Bawa dia masuk!" Ucap Lian
Tania dan Mama memandang Lian dengan heran. Mereka bingung kenapa Lian menyuruh Hana untuk masuk.
"Kenapa di suruh masuk ian? Bagaimana jika dia membuat kekacauan di sini?" Tanya Mama dengan bingung
Lian tersenyum devil, dia sudah menunggu Hana. Sebab dia memang sudah tahu jika Hana akan ke Mansion ini. Itu kenapa Lian mengajak Tania ke Mansion orang tua nya.
Lian tahu dari alat sadap yg di pasang di rumah Hana. Tadi pagi, Lian dapat notif rekaman suara dari Jojo. Dan ternyata Hana akan ke Mansion orang tua nya untuk meminta Tania bertanggung jawab.
Hana masuk kedalam Mansion dengan tatapan mata berbinar kagum. Dia menatapal setiap interior Mansion itu dengan berdecak kagum.
'Gw harus jadi bagian di sini!' batin Hana
Hana duduk di ruang Tamu dimana Lian, Tania dan Mama sudah menunggu nya.
"Hana! Kamu kesini ada apa?" Tanya Tania
Hana menatap benci pada Tania. Tapi saat ini demi rencana nya mulus, dia harus berpura pura baik di hadapan Tania.
Hana mendekat ke arah Tania, dan menggenggam tangan nya. Tania menatap heran ke arah Hana. Sebab selama ini bahkan Hana tak pernah mau menyentuh nya.
__ADS_1
"Kak, saat ini Mas Niko sudah mengusir ku dan ibu. Aku dan ibu gak ada yang buat makan! Jadi kami..."
"Jadi kalian mau ngutang? Atau, mau minta uang sama Tania?" Sindir Mama
Hana yg mendengar itu menjadi marah, tapi dia harus pura pura baik.
"Nggak Tante! Saya kesini mau minta kerjaan sama suami nya kak Tania. Siapa tahu kan, di kantor nya Mas Lian ada lowongan?" Ucap Hana dengan nada yg di buat selembut mungkin.
'Sepertinya ada yg Hana rencanakan? Dia gak biasa nya seperti ini? Apa yg di rencanakan oleh Hana?'batin Tania menatap curiga pada Hana.
"Di kantor Mas Lian tidak ada kerjaan sepertinya?" Jawab Tania.
Hana yg mendengar itu, ingin sekali mencakar wajah wanita di hadapan nya itu. Dan mencekik nya sampai mat* tapi, karena demi rencana nya berhasil. Hana harus pura pura baik.
"Masa gak ada kak? Kamu ayolah. Pasti ada kan mas Lian?" Tanya Hana dengan nada manja.
Lian rasanya ingin muntah saat mendengar Hana menyebut nya dengan Mas.
"Jangan panggil aku Mas! Aku bukan Mas mu! Dan aku bukan suamimu? Panggil aku Tuan Lian saja! Yg boleh memanggilku dengan Mas, hanya ratu ku saja. Yaitu Tania! " Ucap Lian dengan nada jijik
Hana mengangguk cepat, walaupun saat ini dada nya bergemuruh menahan amarah.
"Jadi, gimana Tuan? Apa ada lowongan?" Tanya Hana
Lian mengangguk dengan senyum devil di bibir nya. Jawaban Lian membuat mata Hana berbinar bahagia. Dia pikir jika rencana nya berhasil.
'Ternyata gampang juga ya! Membodohi Tania dan suaminya ini? Mereka gak tahu saja! Kalau itu hanya siasat ku untuk mendapat kan Lian.' batin licik Hana
Tapi tanpa dia tahu, sebenar nya Lian sudah menyiapkan pekerjaan yg cocok dengan pribadi Hana. Dia akan membalas 100x lipat rasa sakit yg Hana beri pada Tania dulu.
'Nikmatilah rasa senang mu itu sekarang, wanita samp*h. Karena sebentar lagi, kau akan ku buat menderita! Kau salah, jika ingin bermain main denganku! Kau sudah salah, karena masuk kandang srigala.' batin Lian dengan senyum menyeringai.
__ADS_1
Dia sudah menyiapkan sesuatu yg akan membuat Hana hancur.
Bersambung.........