
Happy Reading😘😘
''Buk, ibuk tahu gak? Mas Niko mau beliin aku mobil Buk!'' ucap Hana dengan antusias
'' Wah, benarkah? Kok bisa?''
'' Ya Bisa dong Buk! Hana, manfaatin kehamilan Hana untuk menguras harta nya Mas Niko? Seperti apa yg ibu bilang dulu, sama Hana!''
'' Bagus, nanti kamu minta rumah atau berlian. Tapi, pastikan semua atas nama kamu ya?''
'' Siap, Buk.''
Hana menyeringai jahat saat membayangkan kaya mendadak.
Dia memang hari ini berkunjung ke rumah ibu nya, untuk melaporkan hal itu. Sebenar nya Hana tak terlalu cinta pada Niko. Hana hanya mau harta Niko saja.
Dan siapa yg sangka, Hana juga tak setia pada Niko.
'' Buk, yasudah. Aku pamit dulu ya! Aku ada janji nih sama Revan.'' ucap Hana
'' Revan? Siapa dia?'' tanya Ibu
'' Revan itu, selingkuhan Hana Buk! Ibu kan tahu, kalau Hana gak beneran cinta sama Niko, si pria bodoh itu? Lagian Buk, Hana gak puas sama punya Mas Niko. Masa kuat nya cuma 2 ronde saja?'' jelas Hana.
'' Ya sudah, ibu dukung apapun yg buat kamu bahagia! Tapi ingat, kamu harus hati hati. Takut nya nanti Niko tahu?''
'' Ibu tenang saja! Pria bod*h itu gak akan tahu? Dia selalu sibuk dengan pekerjaan nya.''
Setelah mengatakan itu Hana pun pergi bertemu dengan Revan, dia berencana akan ke Mall untuk belanja.
🌷
🌷
Di tempat lain, Tania sudah di jalan menuju kediaman Arganendra. Tania akan pergi bersama Mama Rena untuk belanja buat seserahan nanti.
Lian menyerahkan semua nya pada sang Mama. Sebab Lian pikir Mama Nya lebih paham soal seserahan pernikahan.
Tin
Tin
Tania membunyikan klakson mobil nya, tak lama gerbang tinggi itu di buka otomatis.
'' Selamat pagi Nona Muda?'' sapa security yg berjaga di gerbang.
'' Selamat pagi, pak!'' jawab ramah Tania.
Setelah itu Tania melangkah, masuk kedalam Mansion. Pelayan menyambut kedatangan Tania, dan langsung mengantarkan Tania ke ruang tamu.
'' Pagi Ma, Pa.'' sapa Tania sambil mencium kedua tangan orang tua Lian
'' Pagi sayang.'' jawab Mama
''Kamu sudah siap? Kalau gitu kita berangkat sekarang saja.'' ucap Mama Rena
__ADS_1
Tania mengangguk, lalu mereka pun melangkah keluar Mansion. Tania ikut mobil Mama Rena, sedangkan mobil nya di tinggal di Mansion Arganendra.
🌷
🌷
'' Ma, kita mau belanja apa?'' tanya Tania saat mereka sampai di Mall.
'' Kita belanja Tas, Skincare, sepatu dan kebutuhan kamu yg lain juga?'' ucap Mama
'' Emang harus begitu ya Ma?'' heran Tania
'' Loh, emang dulu waktu nikah, kamu gak seserahan begini?'' tanya Mama dengan mata memicing
Tania menggeleng. Dia memang dulu nikah dengan Niko tidak berdasarkan cinta. Dan tidak ada yg nama nya seserahan pernikahan. Mungkin saja ada, tapi itu untuk Hana. Bukan untuk dirinya.
Mereka berjalan menuju lantai 3 dimana toko toko baju, tas, sepatu breanded di jual.
Satu persatu toko di masuki, dan pasti keluar membawa barang belanjaan. Untung saja tadi Mama Rena membawa bodyguard jadi bisa membawa belanjaan mereka.
'' Baju sama Tas kan sudah? Sekarang, kita beli Sepatu buat kamu yuk!'' ajak Mama
Mereka pun kembali melangkahkan kaki nya masuk kedalam toko sepatu ternama. Harga nya saja paling murah di sana seharga 5 juta.
'' Kamu mau yg gimana sayang?'' tanya Mama
'' Kalau aku pengen yg ber hak, tapi gak tinggi banget Ma?'' jawab Tania
Mereka melihat lihat sepatu di temani salah satu karyawan di toko itu. Saat Tania ingin mrngambil sepatu hels berwarna coksu dengan hak tidak terlalu tinggi.
Tiba tiba ada yg mengambil nya juga, dan ternyata itu adalah Hana.
Hana juga cukup terkejut saat melihat kakak angkat nya di toko itu. Tapi seketika tatapan nya menjadi sinis.
'' Oh, Lo. Gw kira siapa? Ngapain di sini?'' ketus Hana
'' Aku mau beli sepatu.'' ucap Tania tenang
'' Hahaha, sepatu? Emang nya Lo mampu? Heh, Lo itu gak usah banyak gaya deh! Pake sok sok an belanja di toko ini? Mau bayar pake apa? Pake sandal jepit?'' ejek Hana sambil mendorong tubuh Tania, hingga terhuyung beberapa langkah.
'' Kenapa? Apa kamu pikir aku gak mampu?'' ucap Tania dengan senyum miring dan nada mengejek.
Hana terlihat geram sebab Tania berani melawan nya.
''Sayang, siapa dia?'' tanya seorang pria di samping Hana.
Tania cukup terkejut saat melihat seorang pria tampan di samping Hana. Terlebih pria itu menyebut Hana dengan sebutan Sayang.
'' Oh, jadi sekarang punya cadangan? Ckckck, kasihan sekali ya Niko. Di kira istrinya baik dan setia? Tapi ternyata, bagai srigala?'' ejek Tania
Hana mengepalkan tangan nya saat mendengar ejekan Tania, tangan nya terkepal dan melayang hendak menampar wajah Tania.
Namun secepat kilat Tania menangkap tangan Hana, lalu mencengkram nya dengan kuat.
'' Kau dengar ya! Mungkin dulu aku diam, karena aku hargai keluargamu? Tapi sekarang, Tania yg dulu. Bukan lah Tania yg sekarang? Aku tak akan membiarkan wajahku di sentuh oleh tangan kotor mu itu?''
__ADS_1
Kemudian Tania menghempaskan tangan Hana dengan kuat. Terlihat jelas merah di pergelangan tangan Hana akibat cekalan Tania barusan.
'' Nak, siapa dia?'' tanya Mama Rena saat baru kembali dari toilet.
'' Bukan siapa siapa Ma? Hanya orang gak penting?'' ucap Tania dengan senyum mencebik
''Gimana? Apa sepatunya sudah dapat?'' tanya Mama
''Belum Ma. Tadinya sih ada! Tapi, ada pengemis yg lebih mau. Kita cari yg lain saja Mam." ucap Tania sambil menarik tangan Mama Rena.
" Heh cewe buluk! Awas ya Lo. Gw bales Lo nanti?" teriak Hana, namun Tania malah mengacungkan jari tengah nya pada Hana.
Membuat wanita hamil itu naik pitam dengan rahang mengeras.
' Sialan, awas Lo cewek buluk? Gw akan bales hinaan Lo!' batin Hana penuh dendam.
Tania keluar dari toko itu dengan hati dongkol Mood nya seketika ambyar, bagaikan lagu nya didi kempot.
Mama Rena yg melihat raut wajah Tania, mengerutkan dahi. " Nak, sebenar nya siapa dia?" tanya Mama dengan penasaran.
Huuuf
Tania membuang napas nya dengan kasar.
" Dia Hana, Ma. Adik angkat aku?" ucap tania
" Apa! Jadi dia adik angkat kamu?"
Tania mengangguk.
" Kenapa gak bilang dari tadi sih?" gerutu Mama
" Emang nya kenapa Ma?" heran Tania
" Ya, kalau Mama tahu dia adik angkat kamu? Mama sudah bejek bejek dia, jadi oncom. Sudah Mama jambak rambut nya!" kesal Mama Rena sambil mengulek ngulek tangan nya.
Tania tertawa melihat tingkah Mama Rena.
" Buat apa Ma? Kita gak perlu kotori tangan, buat orang macam dia?" jelas Tania
" Iya, ya. Kamu benar juga! Terus, apa pria tadi mantan suami kamu? Niko?"
Tania menggeleng. " Bukan Ma. Dia bukan Mas Niko! Sepertinya dia selingkuhan nya Hana?" ucap Tania
" What! Selingkuhan nya? Wooow, amazing. Wanita gila? Sudah bersuami, tapi masih selingkuh?" heran Mama Rena dengan kepala menggeleng
Tania mengangkat kedua bahu nya.
" Biarkan saja Ma. Toh, itu bukan urusan kita!" ucap Tania
" Yasudah, kita lanjut beli sepatu yuk!" ajak Mama
Tania dan Mama Rena pun melanjutkan kembali belanja nya, mereka kembali masuk kedalam toko sepatu yg lain.
Tania memang tak mau melaporkan soal tadi pada Niko. Dimana ia melihat Hana selingkuh. Karena bagi Tania, itu bukan urusan nya dan bukan ranah dia. Biarkan saja, Hana dan Niko menjalani rumah tangga mereka dengan seperti itu.
__ADS_1
' Mungkin itu karma buat kamu Mas? Karena dulu, kamu selingkuh dariku?' batin Tania
Bersambung........