ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Pria Tak Tahu Diri


__ADS_3

Happy Reading๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Budayakan like vote dan gift nya ya guys๐Ÿ‘๐ŸŒท๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


"Saya nanya Tania, bukan kamu!" kesal Niko


Juwi tersenyum miring mendengar ucapan pria egois nan jahat di hadapan nya. Lalu Juwi membalas tatapan dingin itu dengan sebuah pelototan mata yg lebar, sehingga membuat mata Juwi seakan mau keluar.


Niko tiba tiba menggenggam tangan Tania, membuat wanita itu terkejut dan menjatuhkan sendok makan nya.


"Mas, kamu ini apa apaan sih? Gak enak di lihat orang?" bentak Tania sambil melepas paksa genggaman tangan Niko.


"Heh cowok jahat! Lo itu jangan cari keributan deh di sini? Sebaiknya Lo pergi, sebelum gw panggil satpam." ancam Juwi sambil menunjuk wajah Niko.


Namun Niko tak gentar, dia gak mau kehilangan momen lagi bersama Tania.


"Tan, aku mohon kita rujuk kembali ya!" pinta Niko dengan tak tahu malu nya.


Tania dan Juwi seketika membelalak kaget saat mendengar ucapan Niko. kemudian Tania Manatap netra Niko dengan tajam.


"Apa maksud kamu, Mas?" tanya Tania memastikan pendengaran nya kembali.


"Aku mau kita rujuk Tania.." ucap ulang Niko.


Plak

__ADS_1


Bukan nya menajawab, Tania malah memberikan 1 tamparan keras di pipi Niko. membuat pria itu merasakan panas di pipi kanan nya.


Mata Tania mendelik tajam ke arah Niko.


"Bisa ya, kamu ngomong begitu. Setelah apa yg selama ini kamu perbuat sama aku?" sindir Tania dengan mata nyalang.


Niko tak menyerah, walaupun tamparan tadi membuat beberapa pengunjung melihat ke arah nya. Tapi Niko tak perduli.


"Tan, ku mohon kta rujuk lag? Aku janji, aku akan mencintai dan menyayangimu sepenuh jiwa dan ragaku?" ucap yakin Niko sambil berusaha menggenggam tangan Tania kembali.


Tania benar benar muak dengan sikap Niko. Selera makan nya seketika hilang sudah.


"Wi, urus dia. Gw capek!" ucap Tania pada sahabat nya itu. Tania yakin jika Juwi juga sudah amat geram pada Niko.


Tania pergi meninggalkan meja. Niko berusaha mengejar namun Juwi lebih dulu mencekal lengan pria itu, hingga tak bisa mengejar Tania.


Sudah menyakiti secara fisik dan batin. Sekarang malah minta rujuk. Benar benar gila.


"Lepas!" bentak Niko sambil melepas cekalan tangan Juwi di lengan nya.


Juwi tersenyum mengejek ke arah niko. Membuat pria itu menatap heran Juwi.


"Heh cowok egois! Lo itu sadar gak sih? Lo itu, udah nyakitin Tania secara fisik dan batin? Lo udah selingkuhin dia, dan cerein dia begitu aja! Sekarang, saat Tania sudah berubah jadi cinderella. Lo dengan tak tahu malu nya, ngajak Tania buat rujuk?


Helooow.... Situ waras? Tania sekarang sudah bahagia. Apalagi, sebentar lagi Tania akan menikah? Dia sudah di lamar, you know? Dan pastinya, laki laki itu adalah laki kaki yg baik, dan juga penyayang serta bertanggung jawab.

__ADS_1


Bahkan dia 10x lipat lebih tampan dari Lo!" kesal Juwi dengan nada menyindir


"Jangan ikut campur! Atau Saya akan..."


"Akan apa? Akan apa? Lo mau bikang, akan celakain gw? Iya? Lo pikir gw takut hah? Asal Lo tahu ya. tania itu beruntung pisah dari laki macam Lo! Dan gw berhak ikut campur, sebab gw sahabat Tania? Dan asal Lo tahu ya! Gw gak akan biarin Lo merusak hubungan Tania dan calon suaminya!


Sebaiknya Lo pergi deh! Sebelum gw panggil satpam buat nyeret Lo dari sini?" ancam Juwi


Niko mengepalkan tangan nya, saat mendengar Juwi menghina nya sedemikian rupa. Dia tak terima. Niko merasa harga dirinya di cabik cabik.


'Jika bukan wanita. Jika bukan tempat umum, sudah pasti ku hajar kau sampai habis!' batin Niko geram


"Maaf Mba Juwi. Mba di panggil Mba Tania, di ruangan nya!" ucap salah 1 karyawan restoran.


Juwi mengangguk, lalu pergi dari hadapan Niko. Tapi, sebelum pergi Juwi menginjak kaki Niko dengan kuat. Hingga membuat pria itu mengerang kesakitan.


"Dasar cewek gila!" teriak Niko sambil berjingkat sakit.


Juwi memeletkan lidah nya saat mendengar teriakan Niko. Dia puas, sudah membuat pria itu kesakitan.


Niko berjalan dengan kaki pincang ke arah mobil nya.


"Siaaal.... Kenapa Tania sok jual mahal sih? Dia pikir dia itu siapa? Baru calon sama Lian saja, sudah sombong? Terus, kenapa tadi pelayan itu mengatakan ruangan? Apa Tania bekerja di resto itu? Aaaghhh, tau lah. Yg pasti gw akan pikirin caranya lagi supaya Tania mau gw ajak rujuk!'' ucap Niko sambil memukul setir mobil berkali kali.


Kemudian dia melajukan mobil nya pergi dari reatoran tersebut. Sebenar nya Niko tadi habis makan siang disana, sebab makanan di sana enak. Tapi ternyata keberuntungan mempertemukan Niko sama Tania.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2