ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Tamat


__ADS_3

Guys, jangan lupa terus dukung karya author ya😘insya Allah nanti akan ada season 2 untuk Gavin di bulan besok😘😘Jangan lupa juga, kalian mampir ke karya baru author receh ini. JODOHKU PILIHAN MAMA😍


Terimakasih yg sudah menunggu dan yg sudah membaca setia cerita Pupu, Bubu, Chubby dan Panda😍Semoga kalian selalu sehat dan bahagia😘Salam hangat dari author tersayang😘😘😘😘😘🙏


Happy Reading😘😘


Clara hari ini kerumah sakit untuk USG. Dia dan Riel ingin tahu apa benar jika saat ini Clara tengah mengandung.


Saat dokter menumpahkan gel dingin di perut Clara, dia langsung menggerakan alat di atas perut nya.


"Selamat ya, Pak, Buk. Kandungan Ibu Clara sudah memasuki minggu ke 5" Jelas dokter tersebut.


Clara dan Riel manatap satu sama lain. Mereka tersenyum bahagia, karena sebentar lagi akan menjadi orang tua.


Setelah USG selesai, dokter memberikan vitamin untuk Clara.


"Sweetie, aku bahagia sekali. Makasih ya, sudah membuat kebahagiaan ku lengkap." Ucap Riel sambil mencium kening Clara di dalam mobil.


"Iya Hubby, aku juga sangat bahagia." Jawab Clara sambil mengelus perut nya.


Tak terasa sudah satu bulan Tania dan Lian ada di Mansion Arganendra. Kini mereka sedang bersiap untuk pulang kerumah mereka.


Sebenarnya Mama dan Papa sangat keberatan, tapi walau gimana pun Tania dan Lian harus mandiri.


Bahkan keduanya tak menyewa suster untuk baby G. Mereka ingin merawat baby G sendirian. Sebab mereka ingin merasakan bagaimana proses menjadi orang tua seutuhnya, tanpa bantuan baby sister.


Saat Tania dan Lian akan masuk kedalam mobil, tiba tiba ponsel nya berdering. Dan ternyata itu dari Juwi.


"Hallo, assalamu'alaikum Wi." Ucap Tania


..........


"Apa! Kamu sudah melahirkan? Ya Allah, ok ok. Aku kesana sekarang." Ucap Tania dengan antusias.


"Bu, Juwi kenapa?" Tanya Lian

__ADS_1


"Pupu, kita ke rumah sakit sekarang. Juwi baru saja melahirkan." Ucap Tania


Mama dan Papa yg mendengar itu pun ikut bahagia. Mereka berempat akhirnya kerumah sakit untuk melihat Juwi dan Baby nya.


Sesampai nya di sana, Tania langsung masuk kedalam ruangan rawat Juwi.


"Selamat ya Wi. Akhirnya Baby Lo lounching juga!" Ucap Tania dengan wajah bahagia.


"Ini baby girl apa Boy?" Tanya Mama Rena.


"Girl Tante." Jawab Jojo


"Wah, pantesan sangat cantik. Kalian kasih nama siapa?"


"Jojo sudah siapkan nama buat dia. Nama nya Shiena Alexander."


"Nama yg cantik." Ucap Tania.


Hari semakin siang, kini Tania, Lian dan kedua orang tua nya pamit untuk pulang.


Saat ini di kediaman Arganendra, sedang di adakan acara aqiqahan Baby G dan juga anak Jojo dan Juwi yaitu, baby Shiena.


Semua kolega bisnis diundang kesana. Mereka sengaja menyatukan aqiqah dua baby tersebut. Sebab kedua orangtuanya juga bersahabat.


"Tania, Lian. Selamat ya untuk kelahiran baby kalian!" Ucap Niko.


Lian dan Tania memang sengaja mengundang Niko dan orang tuanya kesana.


Sebab mereka tak mau menaruh dendam pada orang lain, apalagi Niko. Tania ingin melupakan segala kenangan pahit yg dulu pernah Niko torehkan pada nya.


Karena sekarang Tania sudah mendapatkan kebahagiaan yg hakiki.


"Makasih, karena Mas Niko, Om dan Tante sudah mau datang ke sini." Ucap Tania


"Sama sama sayang. Tania, boleh Tante gendong Gavin?"

__ADS_1


"Oh, tentu Tante. Silahkan." Ucap Tania sambil menyerahkan baby G kepada Mama nya Niko.


Mama nya Niko tersenyum bahagia saat menggendong baby G. Mereka tentu amat sangat mendambakan seorang cucu.


Bahkan Papa Brahma sampai meneteskan air mata, saat melihat baby G. Dia sangat terharu, sebab bisa menggendong seorang bayi.


Acara di lakukan dengan khidmat dan juga penuh rasa bahagia antara 2 keluarga.


Setelah acara selesai, satu persatu para tamu undangan pun pamit. Hanya ada beberapa saja, dan juga keluarga Niko.


Bahkan sadari tadi Mama dan Papa nya Niko terus bermain bersama anak nya Tania dan Juwi.


Niko yg melihat itu, sebenar nya merasa miris. Dia sedih sebab tak bisa memberi kebahgiaan untuk Mama dan Papa nya.


Niko bisa melihat raut wajah bahagia itu.


'Jika saja dulu aku mempertahankan Tania. Mungkin saat ini, aku sedang duduk di sebelah nya sambil menggendong anak kami. Kini dia sudah bahagia bersama dengan pendamping hidup nya! Dan kini, tinggalah aku yg merana meratapi kesendirianku. Entah, apakah aku bisa jatuh cinta lagi, atau akan sendiri selama nya?' Batin Niko sambil menatap sendu ke arah Tania dan Lian yg sedang tertawa bahagia sambil menggendong anak mereka.


Tania menatap semua keluarga yg berkumpul di ruang tamu satu persatu. Rasa bahagia membuncah di hati nya, kini penderitaan yg dulu ia dapatkan. Sekarang telah berganti menjadi sebuah kebahagiaan tanpa batas.


Tania bersyukur, karena sudah di pertemukan dengan Lian, suaminya. Dia bahagia sebab Lian menerima dan mencintai nya dengan tulus.


Senyum indah selalu terukir di bibir nya, dan akan selalu terukir tanpa memudar.


'Kenapa harus menangis selama masih bisa tersenyum?


Kenapa harus airmata yang keluar saat sedih mulai menyapa?


Lihatlah keluar,


Di sana masih banyak yang lebih susah darimu


Lihat mereka,


Pikirkanlah, sebelum kamu bersedih

__ADS_1


Selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan'


TAMAT


__ADS_2