ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Di usir


__ADS_3

Happy Reading😘😘


"Anda mau tahu siapa saya? Saya adalah, sekertaris nya Tuan Niko! Dan beliau memerintahkan saya, untuk mengusir anda dari sini!" Tegas Jery.


Bu kus terlihat sangat kaget. Tapi sedetik kemudian dia tertawa terbahak bahak, sampai mengeluarkan air mata nya.


Sedangkan Jery dan 2 pengawal nya, hanya dia sama melihat tingkah wanita tua di hadapan mereka.


"Apa sudah ketawa nya? Jika sudah, silahkan angkat kaki." Ucap Jery setelah Bu Kus berhenti tertawa.


Mata wanita tua itu menatap penuh amarah pada Jery. Dia tak Terima di usir dari rumah nya sendiri. Tangan nya terangkat hendak menampar wajah tampan pria itu, namun Jery segera menahan nya.


"Dengar ya! Kalian tak ada hak untuk melarang ku, dan mengusir ku dari rumahku sendiri? Pergi!" Teriak Bu Kus sambil menujuk pintu utama.


"Kemasi baju wanita ini di kamar nya. Dan bawa kesini!" Titah Jery pada salah satu anak buah nya.


"Hey... Mau apa kalian hah? Jangan masuk... Tolong.... Maling......" Teriak Bu Kus histeris.


Dia mencoba mengejar pengawal itu namun Jery menahan tangan nya. Wanita tua itu berontak tapi Jery tenaga nya lebih kuat dan kekar. Hingga Buk Kus hanya bisa berontak dan berteriak.


Dia semakin histeris saat pengawal itu membawa satu buah koper dan menaruh nya di hadapan wanita tua itu.


"Kenapa kalian mengusir ku hah? Akan ku laporkan kalian pada menantu ku!" Ancam bu Kus

__ADS_1


Jery tersenyum miring.


"Anda mau melaporkan saya? Anda tahu? Bahkan yg mengusir Anda adalah Tuan Niko sendiri."


"Jangan asal ngomong kamu? Kamu pikir saya percaya hah?" Teriak Bu Kus dengan marah.


Jery kemudian menelpon Niko dan melaudspiker suara nya, sehingga Bu Kus bisa mendengar nya.


"Hallo Tuan."


"Hallo, Jer. Bagaimana? Apa sudah kau usir wanita itu?"


Degh


"Niko, tolong ibu. Mereka mau mengusir ibu nak!"


Tapi bukan nya menjawab, Niko malah tertawa di sebrang telpon sana. Membuat wanita itu heran dan juga geram.


"Niko, kenapa kamu malah ketawa?"


"Jer, usir wanita itu! Jangan biarkan dia membawa barang berharga selain baju nya. Kau paham!"


"Saya paham Tuan."

__ADS_1


"Niko... Niko, apa yg kamu lakukan Nak?" Teriak Ibu dengan dada bergemuruh menahan amarah.


"Kalau ibu mau tahu kenapa ku usir! Tanya saja, sama anak ***.*** ibu itu? Apa yg dia lakukan, sehingga aku mengusir ibu." Ucap Niko sebelum menutup telpon nya.


"Tiidaaak.... Niko..... Niko....." Teriak Bu Kus. Tapi sayang telpon itu sudah tertutup.


Lalu Jery menyeret ibu nya Hana hingga keluar gerbang. Walaupun wanita itu terus berontak dan menendang nendang ke arah Jery.


"Hey, lepaskan saya! Berani sekali kamu mengusir saya hah? Lepas...." Teriak ibu Kus dengan nada membentak.


Bahkan suaranya hampir habis karena terus berteriak. 2 pengawal Jery segera menutup gerbang nya dan tak membiarkan wanita itu masuk.


Ibu nya Hana terus menggedor gerbang dan meminta satpam untuk membuka nya, namun satpam tak membukakan pintu gerbang untuknya. Sebab satpam itu sudah di telpon oleh Niko agar tak mengizinkan mertua nya untuk masuk kembali.


Ibu nya Hana menyerah, lalu duduk di pinggir jalan di samping rumah nya. Dia menatap rumah megah berlantai 2 itu dengan perasaan tak rela.


"Apa yg sudah Hana lakukan? Kenapa Niko sampai mengusir ku? Aku harus menemui Hana! Ya, harus."


Wanita itu pun pergi kerumah Niko untuk menemui Hana. Karena dia belum tahu jika Hana tak ada di rumah Niko. Dia pikir Hana ada di sana.


Setelah menyetop taksi, wanita itu pun masuk dengan satu buah koper di tangan nya.


"Awas saja kamu Niko. Ibu gak akan maafin kamu!" Gumam nya denan wajah merah menahan amarah.

__ADS_1


Bersambung..........


__ADS_2