
Happy Reading😘😘
Tania ingin membantu Hana dan membawa nya kerumah sakit. Dia tak tega melihat darah yg mengalir di pangkal paha Hana.
"Han, aku antar kerumah kamu sakit ya." Ucap Tania sambil membantu Hana bangun.
Namun tanpa di duga, Hana malah mendorong tubuh Tania hingga terdorong kebelakang. Untung saja Lian sigap menahan tubuh Istrinya.
"Gak usah sok perhatian, Lo! Lo itu senang kan, lihat penderitaan gw hah?" Bentak Hana dengan wajah meringis.
Tania tak habis pikir pada adik angkat nya tersebut, bahkan dalam keadaan seperti itu pun Hana masih membenci nya.
Padahal Tania hanya ingin membantu nya ke rumah sakit.
"Sudah sayang, biarkan saja dia! Buat apa kamu membantu orang yg tak tahu malu itu? Sudah menjadi pelakor, eh, selingkuh juga? Dan saat mau di bantu malah mengomel. Biarkan saja, dia dengan kesakitan nya itu? Mungkin, itu karma buat dia karena sudah menghancurkan rumah tanggamu dulu!" Jelas Lian.
Tania dan Lian pun meninggalkan Hana yg meringis kesakitan, dan Hana menatap mereka dengan penuh amarah dan dendam.
"Awas kau wanita sialaan.... Akan ku balas kau nanti?" Teriak Hana
Revan bangun dengan wajah yg babak belur. Dia kemudian memapah Hana menuju mobil nya. Dia sudah tak tahan dengan cacian dan makian para pengunjung cafe.
"Huuuuhh, dasar wanita penggoda? Biarkan saja bayi nya gak selamat." Ucap salah satu pengunjung.
__ADS_1
"Itu karma buat wanita pelakor seperti dia?"
"Dasar wanita tak tahu malu? Suami tampan malah selingkuh?"
"Wanita kayak dia memang pantas kena karma."
Dan masih banyak lagi gunjingan dari pengunjung cafe.
Sebenar nya Hana tak Terima dengan hinaan dan cacian dari mereka. Tapi saat ini Hana tak ada tenaga untuk melawan. Rasa sakitnya membuat Hana tak bisa membalas ucapan mereka.
"Jika aku tidak sakit seperti ini, maka sudah ku pastikan akan ku robek mulut mereka?" Gumam Hana dengan geram.
"Sudah sayang. Kita harus kerumah sakit dulu, untuk menyelamatkan anak kamu?" Ucap Revan
"Makasih ya sayang. Kamu sudah mau menolongku!" Lirih Hana
Mereka pun sampai di mobil Revan, dan langsung menuju rumah sakit terdekat.
Niko memacukan mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju rumah. Saat ini dirinya sedang di kuasai emosi yg sudah tak tertahankan.
Sesampai nya di rumah Niko segera masuk kedalam kamar dan membanting semua foto dirinya dan juga Hana. Tak lupa semua barang barang di dalam kamar di lempar oleh Niko hingga semua pecah.
Kamar yg tadi nya rapih, seketika menjadi kapal pecah yg sudah 10 tahun gak di rawat.
__ADS_1
Aaaaggghhhhhh
Niko menjerit, menjambak rambut nya dengan kuat lalu meninju tembok hingga tangan nya mengeluarkan darah segar.
Rasa sakit di tangan nya bahkan tak sebanding dengan rasa sakit di hatinya saat ini yg di rasakan oleh Niko.
Badan Niko ambruk ke lantai, air mata nya jatuh untuk pertama kali nya. Dada nya terasa begitu sesak seakan tak bisa lagi menghirup udara bebas.
"Kenapa Tuhan? Kenapa kau berikan aku cobaan seperti ini? Apa ini adalah karma untuku? Karena dulu, aku pernah menyelingkuhi Tania?" teriak Niko dengan keras, hingga menggema di seluruh penjuru kamar.
Dia sadar jika dia sudah sangat berdosa pada Tania waktu mereka masih bersama. Tapi, tak dia sangka jika Hana akan setega itu padanya.
Menduakan cinta nya, dan bermain serong di belakang nya. Padahal selama ini Niko selalu mengabulkan apa yg Hana mau. Karena bagi Niko kebahgiaan Hana adalah kebahgiaan nya.
Tapi semua telah lenyap. Rasa itu bahkan terasa sudah mati. Cinta yg ada di hati Niko buat Hana kini berubah menjadi sebuah rasa benci dan dendam.
"Aku tidak akan memaafkan mu Hana.... Tidak akan pernah!" geram Niko dengan tangan terkepal kuat dan sorot mata yg begitu tajam.
"Lihat saja! Akan ku kembalikan kau ketempat dimana kau seharusnya berada." ucap Niko penuh dendam.
...Salah satu pelajaran tersulit dalam hidup adalah membiarkan pergi. Apakah itu rasa bersalah, kemarahan, cinta, kehilangan atau pengkhianatan. Mengubah tidak pernah mudah. Kita berjuang untuk bertahan dan kita berjuang untuk membiarkan itu pergi. Jika kau terluka sampai itu menghancurkan jiwamu menjadi berkeping-keping, perspektifmu dalam hidup pasti akan berubah, dan tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat menyakitimu lagi....
Niko mengambil ponsel nya dan menelpon asisten nya Jery untuk datang ke rumah. Dia sudah tidak ada niatan sama sekali untuk ke kantor. Mood nya hari ini benar benar kacau sekacau kacau nya.
__ADS_1
Bersambung......
Kira kira apa ya yg bakal di lakukan Niko pada Hana🤔🤔