ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Andai Saja


__ADS_3

Happy Reading 😘😘


"Tania....." Panggil Niko


Tania menengok, netra nya tentu sangat terkejut saat melihat keberadaan Niko di sana.


'Kapan Mas Niko ada di sini?' Batin Tania


"Mas Niko! Sedang di sini juga?" Tanya Tania dengan suara yg biasa saja.


Niko mengangguk, lalu pandangan nya turun ke arah perut Tania yg mulai membuncit. Seketika rasa sakit dan perih menyeruak dalam hati nya.


Meneysal. Itu lah yg Niko rasakan, dia menyesal telah menyia nyiakan Tania dulu. Dan sekarang dia melihat Tania sedang mengandung benih orang lain.


'Jika saja dulu tak menalak Tania? Mungkin saat ini dia tengah hamil anaku!' Batin Niko


"Kamu sedang hamil? Berapa bulan?" Tanya Niko mencoba biasa saja. Padahal saat ini hatinya berdenyut sakit.


"Iya Mas, alhamdulillah. Kandungan aku mau 4 bulan. Sebentar lagi mau tasyakuran 4 bulan." Jelas Tania.


"Yasudah Mas, kalau gitu aku duluan ya!" Pamit Tania pada Niko. Tapi Niko mencegah nya dengan memegang tangan Tania.


"Tunggu Tan.."


Tania melihat ke arah tangan nya yg di pegang oleh Niko. Niko yg tahu itu segera melepas nya.


"Maaf! Aku hanya mau bertanya."


"Iya, mau bertanya apa Mas?"


"Apa Resto ini milik kamu?" Tanya Niko dengan ragu ragu

__ADS_1


Tania terdiam mendengar pertanyaan Niko. Dia tahu pasti Niko mendengar nya saat meeting tadi bersama klien.


Dengan santai Tania mengangguk. Toh, kalaupun Niko tahu tak akan ada masalah.


"Iya Mas. Ini Resto aku! Eum, maaf Mas. Aku duluan ya! Dan terimakasih sudah mau mampir kesini!"


Setelah mengatakan itu Tania pun melanjutkan jalannya dan meninggalkan Niko yg menatap nya dengan penuh luka penyesalan.


'Jadi ini alasannya, kenapa aku selalu bertemu kamu dulu di sini? Ternyata memang kamulah pemilik nya?' Batin Niko sambil menatap punggung Tania yg hilang di balik tembok.


🌹🌹🌹🌹🌹


Saat ini Lian sedang memeriksa pemasukan kelapa sawit milik istrinya. Tiba tiba pintu di ketuk dan masuklah Jojo.


"Maaf Tuan jika saya lama." Ucap Jojo saat kembali ke kantor, setelah mengantarkan Juwi periksa kandungan.


"Gak papa! Jo, sini."


"Apa ini Tuan?"


"Itu adalah pencarian dari anak buahku! Kamu cek, apa benar jika di Villa itu ada makam nya Hana."


Jojo memperhatikan foto sebuah Villa dan juga sebuah gundukan tanah di bagian belakang.


"Baik Tuan! Nanti akan saya cek."


Setelah itu Jojo pun kembali ke ruangan nya. Sebenar nya Lian baru saja mengetahui keberadaan Revan dimana.


Tapi Lian tak mau ikut campur lagi. Setidaknya dia sudah tahu kuburan Hana dimana, dan itu sudah cukup.


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Di sebuah Rumah Mewah bergaya modern, Clara sedang melihat lihat isi rumah itu.


Dimana rumah itu akan menjadi Rumah nya nanti bersama Gabriel.


"Sayang.... " Panggil Riel sambil memeluk tubuh Clara di taman.


"Iya."


"Kamu suka rumahnya? Apa ada yg kurang?"


Clara menggeleng, lalu mengalungkan tangan nya ke leher Riel.


"No! Ini perfect sayang! Aku sangat suka semua nya. Aku jadi gak sabar ingin segera 1 minggu lagi?" Ucap Clara


Memang seharusnya pernikahan Clara dan Gabriel di langsungkan 3 bulan yg lalu. Tapi tidak jadi, sebab ada masalah yg amat sangat genting di perusahaan Gabriel.


Jadi pernikahan mereka di tunda dulu, dan akan di langsungkan 1 minggu lagi. Riel juga baru pulang 3 minggu yg lalu ke Indonesia setelah 2 bulan lebih di Belanda.


"Nanti mau honeymoon kemana?" Tanya Riel


"Ke Swiss aja ya!" Pinta Clara.


"Ok! Always for you baby."


Pandangan mereka pun saling terkunci, lalu wajah mereka semakin mendekat. Kemudian bibir mereka berpaut satu sama lain, mengalirkan kehangatan di setiap desiran darah mereka.


Riel semakin memperdalam ciumaan nya, dan Clara juga membuka mulut nya, agar Riel semakin leluasa menjelajahi rongga mulut nya.


Mereka sudah biasa berciumaan, sebab di luar negri itu sudah hal yg lumrah. Satu tangan Riel memegang tengkuk Clara, sedangkan tangan satunya menekan pinggang Clara agar semakin merapat ketubuh nya.


2 menit sudah ciuman itu terlepas, keduanya pun tersenyum sambil mengambil pasokan udara yg mulai menipis.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2