ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
Terbongkar


__ADS_3

Happy Reading😘😘😘


Jangan lupa jejak nya dears😘like komen dan vote nya ya🤭💪💪biar Tania semakin semangat up


Lian dan Tania sudah sampai di Mall, mereka berjalan dengan perlahan menyusuri setiap toko yg berjejer. Lian membelikan Tania semua baju di berbagai toko.


Dia begitu memanjakan Tania. Baginya harta yg di miliki nya sekarang, untuk membahagiakan istri dan anak anak nya nanti.


Untung saja Lian membawa 3 bodyguar, jadi bisa membawa belanjaan mereka.


"Sayang, aku haus..." Ucap Tania sambil mengelus leher nya.


Lian mengangguk dan mereka pun melangkah menuju salah satu cafe di dalam mall tersebut.


Setelah memesan minuman, Tania dan Lian pun duduk di kursi yg berada di pinggir tembok.


"Kalian..." Ucap wanita yg ada di belakang Tania dan Lian


Mereka berdua pun menoleh ke arah sumber suara, dan ternyata dia Hana. Lian menatap Hana yg sedang di rangkul oleh seorang cowok bule dengan tatapan memicing.


Namun Tania cuek saja, dia kembali menghadap menghadap ke arah depan. Dan tidak memperdulikan kehadiran Hana.


"Sayang, dia bukan nya pelakor itu ya?" Bisik Lian


Tania memukul pelan paha Lian, dengan senyuman tipis.


"Iya"


" Lalu, siapa pria itu?" Selidik Lian


"Biarkan saja! Sepertinya selingkuhan Hana. Tapi biarlah, toh bukan urusan kita ini?" Jawab Tania acuh.

__ADS_1


Pelayan pun datang membawa minuman pesanan Tania dan Lian. Sedangkan Hana menatap kedua nya dengan tatapan yg begitu penuh benci dan dendam.


'Awas saja kau wanita buluk! Akan ku buat kau menderita.' batin Hana penuh amarah.


Dia tak Terima dan sangat iri melihat kebahagiaan Tania dan Lian. Hatinya benar benar panas bagaikan air bakso yg mendidih.


Apalagi Tania sekarang sangat cantik dan modis.


"Sayang, kita jadi kan ke hotel?" Tanya Revan pada Hana.


"Iya, jadi dong sayang." Jawab manja Hana


Tania dan Lian yg mendengar itu hanya menggelengkan kepala nya. Mereka tak menyangka jika Hana berani bermain serong bahkan sampai melampaui batas.


Saat mereka sedang asik minum, tiba tiba dari belakang Tania ada yg memanggil Hana dengan penuh amarah. Dan dia juga mendengar suara pukulan.


"Hana!" Bentak pria itu


Hana menoleh dan alangkah terkejut nya dia, saat melihat orang yg membentak nya. Wajah Hana seketika menjadi puas dan pucat bagaikan tak punya darah sama sekali.


"Begini kelakuan kamu, Hah!" Geram pria itu sambil menarik baju Revan dan memukul wajah Revan beberapa kali.


Bug


''M-as Ni-ko.....'' gugup Hana dengan wajah amat sangat terkejut.


''Sini kamu...'' Niko menarik tangan Hana dengan kasar dan...


PLAK


Satu tamparan mendarat di pipi mulus Hana, menimbulkan suara yg begitu nyaring. Semua pengunjung Cafe melihat ke arah mereka. Bahkan ada yg merekam nya.

__ADS_1


''M-as, aku bisa jelaskan!" ucap Hana sambil memegangi pipi nya yg merah akibat tamparan Niko.


Niko memang ada di sana karena habis meeting bersama klien nya. Saat dia ingin pulang, dia melihat Hana sedang di rangkul oleh seorang pria bule. Awalnya Niko tak percaya, dia pikir dia salah lihat.


Tapi setelah dia mengucek mata nya, Niko yakin jika itu Hana. Seketika amarah nya memuncak, tangan nya mengepal dengan rahang mengeras. Dia tidak Terima jika Hana berani menduakan nya.


''Mau jelasin apa Hah! Aku tak menyangka ya. Wanita yg ku cintai, wanita yg ku perjuangkan. Wanita yg ku percaya! Ternyata tak lebih dari seorang sampah belaka? Bahkan sangat menjijikan." geram Niko dengan gigi gemelutuk menahan amarah.


Hana mencoba meraih tangan Niko namun Niko menghempaskan nya dengan kasar, hingga membuat Hana jatuh ke lantai dengan kasar.


Aaawwhhh


Hana meringis sakit saat tubuh nya terjatuh dengan keras. Sedangkan Niko memukul wajah Revan beberapa kali hingga babak belur.


''Berani kamu mengencani istriku hah? Bajing*n kau...'' geram Niko yg sudah di liputi amarah.


''Aaawwhh, Mass, perut aku sakit....'' ringis Hana sambil memegang perut nya.


Niko mencebik dan hanya menatap sekilas pada Hana yg sedang meringis menahan sakit di perut nya.


''Mas, kenapa diam saja? Perut aku sakit! Aaagghhh....'' Hana menjerit dengan wajah menahan sakit.


Tapi Niko tak bergeming, hatinya sudah mati rasa. Saat melihat Hana berselingkuh di belakang nya.


''Aku bahkan tak yakin, jika anak yg kau kandung itu adalah anaku?'' sinis Niko lalu berbalik pergi meninggalkan Hana yg sedang meringis kesakitan.


Saat Niko berbalik, dia kaget sebab Tania dan Lian ada di belakang nya. Dia sangat malu pada mantan istrinya tersebut, sebab Tania harus melihat hancur nya rumah tangga nya.


Niko melihat senyum mengejek di wajah Lian. Tapi dia enggan mengambil pusing. Wajah nya sudah malu pada Tania, dia pergi dengan langkah lebar meninggalkan Cafe tersebut.


'Hahaha...... Niko, Niko. Karma mu baru di mulai.' batin Lian menatap puas ke arah Niko yg semakin menjauh.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2