ISTRI TAK DI INGINKAN

ISTRI TAK DI INGINKAN
penderitaan Hana


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Gw serahin dia sama Lo! Ingat, jangan biarin dia keluar." Ucap Lian pada Anton


"Siap! Lo kayak baru kenal gw aja." Jawab Anton.


Lian dan Jojo pun pergi meninggalkan tmpat terkutuk itu. Lian pergi dengan hati puas dan bahagia.


'Karma baru di mulai, wanita sampah.' batin Lian


" Kita pulang Jo." Ucap Lian pada Jojo saat sudah di dalam mobil


Jojo mengangguk, lalu menyalakan mobil nya meninggalkan club malam milik Anton.


"Tuan, apa dia akan mati?" Tanya Jojo dengan penasaran.


Jujur saja Jojo agak ngeri melihat 3 pria tadi. Bisa Jojo bayangkan singkong jumbo mereka memporak porandakan milik Hana.


Tapi dia malah mendengar Lian terkekeh.


"Kenapa? Apa kau mau ikut andil juga? Jika iya, maka sana kau kebagian bagian atas nya hahaha......" Ledek Lian


"Iiih, ogah saya Tuan! Masa iya saya makan yg udah lebar. Mana enak! Mendingan saya nyari yg masih bersegel." Tutur Jojo sambil bergidik geli.


🌹

__ADS_1


🌹


🌹


Hana mundur dengan badan yg sedikit bergetar. Dia terus mundur menghindar dari 3 orang di hadapan nya itu, sampai badan Hana terpentok sofa.


"To-tolong, jangan apa apakan saya." Pinta Hana


Dia merutuki kebodohan nya karena sudah masuk dalam perangkap Lian. Harusnya dari awal dia di bawa ke club itu Hana sudah tahu.


Tapi gara gara napsu nya ingin memiliki Lian dan menghancurkan Tania. Kini dia malah terjebak dalam permainan nya sendiri.


3 orang itu makin mendekat ke arah Hana. Lalu salah satu dari mereka memegang tangan Hana dan mencekal nya. Hana berontak namun tak cukup tenaga. Sebab ketiga pria itu 10 kali lipat badan nya di bandingkan dengan Hana.


"Jangan....." Lirih Hana saat satu pria menarik paksa drres yg Hana kenakan hingga robek dan membuang nya ke sembarang arah.


"Sebaiknya kamu menurut saja! Jika kamu melawan, maka kami tak segan menyakiti kamu!" Ancam satu pria botak


Hana semakin tergugu saat tangan pria itu menarik penyangga bagian dada nya, dan satu nya menarik lain segitiga di bawah sana.


Hana hanya bisa pasrah saat mereka menikmati tubuh Hana. Ada yg mencium bibir nya, ada yg menikmati kedua da.da nya, ada yg bermain dengan jari di bawah sana.


'Awas kau Lian, akan ku balas kau nanti.' batin Hana menjerit penuh dendam.


Hana memekik saat melihat ketiga pisang jumbo milik pria itu. Hana menelan ludah nya dengan kasar. Bahkan ketiga pria itu memiliki ukuran yg cukup besar ketimbang Revan.

__ADS_1


"Nikmatilah hentakan kami sayang! Kau akan sangat menikmati nya." Ucap salah satu pria di hadapan Hana, sambil mengarahkan singkong nya ke mulut Hana.


Sedangkan yg satu melakukan yg sama di bawah sana. Hana pasrah saat semua tubuh nya di hentak dari atas dan bawah. Mengeluh pun percuma saja, sebab ketiga pria itu tak akan melepaskan Hana begitu saja.


Hingga akhir nya Hana terkapar lemah tak berdaya dengan sekujur tubuh membiru akibat pukulan dari ketiga pria itu, jika Hana tak mau menurut.


Bahkan badan Hana penuh dengan cairan putih, dan tergeletak di atas sofa. Sungguh mengenaskan.


Biasanya dia akan menikmati setiap hentakan singkong di apem nya, tapi kali ini dia sangat terpukul.


"Awas kau Lian Arganendra. Akan ku balas kau!' gumam Hana dengan nada lirih


Setelah itu pandangan Hana menjadi buram dan gelap. Dia pingsan akibat kelelahan karena harus melayani ketiga pria itu selama 4 jam.


Hana merasakan jika bagian bawah nya robek. Dia juga sakit di bagian belakang nya. Hari ini adalah hari tersiksa dalam hidup Hana.


Kriiieett


Pintu Ruangan terbuka, Anton masuk bersama satu pengawal nya. Lalu Anton menyuruh pengawalnnya membawa Hana yg sudah pingsan ke kamar bordil yg ada di belakang club itu.


Disana khusus wanita wanita malam, yg siap di booking sama pria pria hidung belang. Dan Hana akan di tempatkan di sana.


Anton menyuruh salah satu pelayan nya untuk membersihkan tubuh Hana, dan mengganti baju nya.


"Cantik sih, tapi sayang jal*ng. Lian benar benar keren! Dia memberiku wanita sempurna. Aku yakin, banyak pria hidung belang mau mem booking dia?" Gumam Anton.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2