
Happy Reading😘😘
Budayakan like sebelum baca ya👍jangan lupa vote dan Mawar nya🌹😘
Hari yg di tunggu pun sudah tiba, dimana Lian akan melamar Tania pada seseorang.
Barang barang juga sudah di siapkan, untuk acara nanti. Tentu saja keluarga Lian dan keluarga nya tak datang dengan tangan kosong.
Walaupun Tania itu seorang janda, tapi Lian ingin memperlakukan Tania bagaikan seorang ratu. Karena Lian sangat mencintai Tania tulus, tanpa melihat status nya.
'' Wah, udah siap nih ye.... Yang mau lamaran?" ledek Juwi saat melihat Tania sudah rapih.
" Udah deh, Lo itu jangan rese! Ayo cepet." ujar Tania sambil memberikan gaun buat Juwi
Juwi mengangguk lalu mereka pun bersiap untuk menyambut kedatangan keluarga Lian.
" Mereka sudah sampai mana Nak?" tanya Papa Heri, saat Tania baru sampai ruang tamu.
" Katanya bentar lagi sampai Pa! Kita tunggu aja." jawab Tania.
Tania dan Juwi memang menginap dirumah Papa angkat nya Tania, yaitu pak Heri Daulay. Mereka gak mau repot jika nanti hari acara nya.
Setelah menunggu cukup lama, 2 buah mobil datang dan terparkir di depan rumah pak Heri.
Tania, Juwi dan Pak Heri menyambut mereka di depan rumah.
'' Selamat datang, di kediaman Daulay.'' ucap Pak Heri.
'' Iya, terimakasih.'' jawab Papa nya Lian.
Lalu mereka pun masuk, tapi seketika Lian mendekat dan berbisik di samping Tania. Yg membuat wajah Tania seketika merah merona.
'' Kamu cantik banget, sayang!'' bisik Lian
'' Eh, ni anak. Malah nempel nempel mulu sama Tania.'' ledek Mama Rena sambil menarik tangan Lian.
Lalu mereka pun duduk di sofa ruang tamu. tapi tatapan Lian tak pernah lepas dari Tania. Dia benar benar tersihir dengan kecantikan Tania, begitu cantik dan memukau dengan kebaya pink soft.
'' Pa, kenalin. Itu Lian, calon suami Tania! Dan itu Tante Rena mama nya Kak Lian. Dan itu, Papa nya. Namanya pak Wahyu.'' ucap Tania memperkenalkan keluarga Lian.
'' Selamat datang. Perkenalkan nama saya Heri Daulay, papa angkat Tania.'' ucap Pak Heri
'' Kami sangat bahagia, sebab di terima oleh anda!'' ucap Papa Wahyu
'' Tentu saja! Anda ini, calon mertua Tania. Dan justru, saya yg sangat beruntung. Sebab Tania ingin saya menjadi wali dalam lamaran dan juga pernikahan nya nanti?'' ucap Papa Heri sambil mengusap rambut Tani penuh sayang.
__ADS_1
Dan itu sangat terlihat oleh keluarga nya Lian.
'' Oh ya. Ma, Pa, Kak Lian. Silahkan di minum!'' ucap Tania
Lian dan kedua orang tuanya pun meminum teh yg sudah tersedia di atas meja.
'' Oh, ya sayang! Dia siapa?'' tanya papa Wahyu melirik ke arah Juwi.
'' Dia Juwita Maharani Pa. Sahabat nya Tania.'' ucap Tania
'' Hallo, Tante, Om. Saya Juwi!'' ucap Juwi sambil menunduk.
''Kalau Mama mah sudah tahu?" kekeh Mama Rena.
'' Baiklah, kalau gitu kita mulai saja acara nya ya!'' ucap Papa Wahyu.
Lian mengeluarkan sebuah cincin berlian, di saku jaz nya. Lalu duduk di sebelah Tania.
'' Pak Heri. Kami, selaku orang tua Lian, dan dari keluarga Arganendra. Ingin melamar Tania Putri untuk menjadi istri anak sulung kami, Lian Arganendra. Apa, anda berkenan menerima lamaran ini?'' tanya Papa Wahyu
'' Kalau saya terserah pada Tania saja!'' ucap Papa heri
Semua mata tertuju pada Tania, lalu Tania pun mengangguk dengan wajah merah malu. Tapi hati nya saat ini sedang berbunga bunga.
Lian tersenyum lebar, lalu menyematkan cincin seharga 500 juta itu ke jari manis Tania.
Semua bertepuk tangan saat Cincin mahal itu berhasil di pakai Tania.
'' Baiklah, lalu kapan pernikahan mereka di lakukan?'' tanya Papa Wahyu.
'' Sebaiknya lebih cepat, lebih baik. Karena saya lihat, jika Lian sepertiny sudah tidak sabar?'' goda Papa Heri, saat melihat Lian terus menatap Tania.
Lian menggaruk tengkuk leher nya, dia sedikit malu dengan godaan papa angkat Tania. Tapi, memang iya jika Lian sudah tak sabar ingin memiliki Tania.
'' Kalau begitu, bagaimana jika 3 minggu lagi?'' usul Mama Rena
Tania dan Lian menatap satu sama lain.
'' Apa gak terlalu cepat ya Ma?'' tanya Tania
'' Menurut Mama sih nggak! Soalnya, Mama takut jika nanti Lian lepas kendali?'' ledek Mama pada Lian
'' Apaan sih, Ma!'' ucap Lian
'' Kalau menurut Mama itu yg terbaik! Maka Tania ikut saja, apa kata Mama.'' jawab Tania.
__ADS_1
'' Berarti.... Kalian nanti menikah tanggal 22 bulan besok ya!'' ucap Papa Wahyu sambiĺ melihat kalender di meja kecil.
Setelah tanggal di bicarakan, mereka pun sepakat jika Tania dan Lian akan menikah 3 minggu lagi. Dan soal semua urusan gedung danlain lain, di urus sama Mama Rena.
Mama Rena mau yg terbaik buat anak nya, apalagi Lian adalah anak sulung. Jadi pesta akan di gelar mewah, di salah satu hotel ternama.
🌸
🌸
🌸
'' Mas, aku ngidam nih?'' ucap Hana pada Niko, saat mereka sedang makan siang di restoran.
'' Ngidam apa sayang?''
'' Aku mau mobil? Beliin ya?'' pinta Hana dengan manja.
Niko menghentikan makan nya, dan menatap Hana dengan tatapan aneh.
'' Kenapa? Kamu gak mau beliin?'' tanya Hana dengan wajah yg di buat sedih, sebab Niko tak menjawab nya dan malah menatap aneh Hana.
'' Bukan nya gitu! Hanya saja, kemarin kan kamu baru beli berlian seharga 200 juta? Sekarang kok minta mobil? Kamu ini ngidam, atau memang kamu yg mau?'' heran Niko
'' Kenapa? Kamu gak mau nurutin, iya? Kamu jahat banget sih! Hiikss, hiiiksss.. Kamu gak sayang sama aku dan anak kita.'' ucap Hana penuh drama
'' Duh, sa-sayang, bukan gitu? Hanya saja aku heran. Biasanya ibu hamil kan ngidam nya makanan? Bukan barang barang?'' ucap Niko
'' Ya, setiap orang itu ngidam nya beda beda mas? Aku juga gak tahu, kenapa mau nya gini?'' ucap Hana dengan isak tangis.
'' Ya sudah, nanti kita beli ya!'' ucap Niko pada akhirnya.
' Bisa bangkrut aku, kalau ngidam Hana barang barang mewah nan mahal semua?' batin Niko ngenes.
Niko selalu di buat pusing oleh tingkah Hana selama Hamil. Sebab Hana selalu minta belanja dan belanja terus.
Bukan nya Niko pelit, hanya saja dia juga bisa habis duitnya kalau terus menerus beli barang barang mewah.
Sementara itu, Hana tertawa bahagia dalam hatinya. Dia benar benar senang, karena Niko mau menuruti keinginan nya.
' Hahaha.... Dasar pria bodoh! Mau saja, aku kibulin dengan kehamilan aku? Mana ada wanita hamil minta barang barang mewah? Aku harus memanfaatkan kehamilanku, dan menguras harta Niko?' batin Licik Hana
Bersambung....
Emang enak Lo niko😂😂
__ADS_1