Istri Tengil Ceo Dingin

Istri Tengil Ceo Dingin
Bab 26


__ADS_3

Devan mengerutkan dahinya mendengar ucapan mbok yati.


"Siska tidak pulang mbok? " tanya nya memastikan pendengaran nya. mbok yati mengangguk pasti "iya tuan, kemarin sempat ada nyonya besar dengan tuan besar datang kesini. mereka berangkat bersama sama ke luar dari rumah tapi setelah itu saya tidak tau apa apa lagi tuan" ucap mbok yati.


"tolong panggil kan indra juga deby mbok" mbok yati langsung pergi dan memanggil pengawal rumah untuk memanggilkan Deby dengan Indra.


"selamat pagi tuan, apa anda memanggil kami? " tanya nya dengan tangan gemetar. sungguh indra juga Deby takut dengan Devan takut jika nanti akan di beri hukuman karena di anggap telah lalai dalam menjaga istrinya. tapi Indra juga Deby tidak bisa bilang yang sesungguhnya karena kemarin momy Celine sudah memberikan kartu peringatan untuk mereka.


"kemana perginya Siska? " tanya Devan dengan raut wajah yang sudah berubah bengis. membuat Indra juga Deby tidak berani mengangkat kepala mereka "jawab" bentaknya.


"nyo-nyonya kabur tuan saat kami tengah makan siang. saat itu nyonya sedang ada pelajaran kami pikir masih lama karena kami lapar kami pergi ke kantin untuk membeli makanan tapi pas Deby kembali ke kelas nyonya Siska sudah tidak ada tuan kami sudah mencarinya sampai tengah malam tapi tidak ketemu " ucapnya sesuai dengan yang momy Celine perintahkan kemarin.


"dasar bodoh, tidak becus kalian berdua jaga satu perempuan saja tidak bisa. kenapa kalian tidak bilang kepadaku kalau Siska kabur hah" bentaknya. kepala Devan kembali berdenyut dia bingung kalau sampai berita kehilangan Siska ini sampai ke telinga momy juga dady nya pasti mereka akan mencincang habis Devan.


"dari kemarin kami sudah menelpon anda tuan tapi nomor anda tidak dapat di hubungi terus" ucapnya. Devan mencebikan bibirnya "gak usah banyak alasan. kalian harus Terima akibatnya karena sudah lalai dalam menjaga istriku, persiapkan diri kalian untuk mendapatkan hukuman setelah itu pergi dari sini jangan pernah menampakan wajah kalian di sini lagi paham! bentaknya dengan penuh amarah.


Devan memanggil marco untuk datang kerumah nya setelah marco datang mereka pun langsung masuk kedalam ruang kerja Devan.


"ada apa tuan? " tanya Marco pura pura tak mengerti padahal dia turut campur dalam misi memisahkan Devan dengan jesica dan menguji sebesar apa cinta Devan dengan istrinya.


"Marco kerahkan seluruh anak buah kita untuk mencari keberadaan Siska, dia sudah kabur dari kampus nya entah dia kabur atau di culik yang saya takutkan dia di culik oleh musuh musuh kita" ucapnya dengan raut wajahnya yang mulai cemas.

__ADS_1


"apa tuan nyonya kabur? " Marco pura pura terkejut mendengar ucapan Devan sungguh kalau Marco sampai di pecat karena sudah membohongi majikannya dia tidak akan kesusahan mencari pekerjaan karena dia sudah sangat pandai dalam memainkan peran nya.


"ya, pokonya saya mau kamu kerahkan seluruh anak buah kita untuk mencari kemana perginya Siska, periksa seluruh CCTV di kampus juga seluruh jalanan jangan sampai ada yang terlewat" ucapnya. Marco mengangguk mengerti dia pun pamit ke luar dari ruang kerja Devan untuk menemui Mike, Baron, juga Axel.


saat Marco sudah keluar Devan sempat melihat ke arah meja kerja nya ada map asing di atas meja nya dia pun mengambil dengan perlahan dan membuka nya. kedua bola mata Devan membulat sempurna setelah melihat isi dari dalam map tersebut.


"sialan" umpatnya dengan raut wajah merah padam karena amarah yang memuncak.


___


sementara di rumah momy Celine Siska tengah bersantai sambil berjemur di gajebo momy Celine dia tidak di izin kan untuk masuk kuliah untuk beberapa hari kedepan alasan nya karena momy Celine ingin puas bersama menantu nya sebelum dia pindah ke Amerika Siska pun dengan senang hati mengabulkan keinginan mertua nya.


"sayang, ayo kita sarapan dulu dady sudah menunggu di meja makan" momy Celine menghampiri Siska yang tengah duduk sambil menikmati teh hangat miliknya.


Siska langsung menghampiri momy Celine dan dady Mario yang tengah menunggunya di meja makan. mereka pun makan dengan tenang sambil berbincang ringan.


"mom, apa mas Devan tau kalau Siska ada di rumah momy? " tanya nya penasaran. "soalnya Siska belum sempat menelpon mas Devan "


"kamu tenang saja sayang, Devan sudah tau kalau kamu ada di sini, tapi dia lagi ada banyak kerjaan nanti setelah kerjaan nya selesai dia akan jemput kamu di sini" kata momy Celine terpaksa berbohong " maafkan momy sayang, bukan momy tidak mau jujur tapi momy takut kamu akan sakit hati dan meninggalkan Devan, biarlah anak itu menyelesaikan masalah nya sendiri, dan mengetahui yang sebenarnya tentang hatinya" batin nya.


"oh gitu ya mom" ucapnya. momy Celine saling lirik dengan dady Mario.

__ADS_1


setelah selesai sarapan Siska di suruh bersiap oleh momy Celine untuk ajaknya ke butik miliknya. "Siska sudah siap momy" ucapnya sambil menuruni anak tangga satu persatu.


"wah anak perempuan momy sudah sangat cantik, apalagi kalau kamu pakai dress pasti lebih anggun sayang" ucapnya. sambil menyisir penampilan siska dari atas sampai bawah. Siska hanya tersenyum mendengar ucapan momy nya untuk saat ini Siska hanya nyaman menggunakan kaos juga celana jeans bukan pakai dress entah kapan mungkin dia akan merubah penampilan nya supaya lebih feminim.


"ayok sayang nanti keburu siang" ajaknya.Siska langsung mengandeng tangan momy Celine dan berjalan ke arah mobil.


setelah masuk kedalam mobil, sopir momy Celine pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota . satu jam perjalanan mereka pun sampai di butik yang berdiri megah di hadapan nya di tengah tengah bangunan terukir dengan cantik nama CB (Celine butik).


"woww butik momy besar sekali" Siska mengedarkan pandangan nya melihat ke setiap penjuru toko.


"kamu mau lihat lihat koleksi baju hasil rancangan momy sayang? nanti kalau ada yang kamu suka cocok dan pas dengan selera kamu, kamu boleh ambil sepuasnya" ucap nya. Siska pun mengangukan kepalanya. "baik mom Siska lihat-lihat dulu ya mom" siska mulai melihat-lihat baju hasil rancangan mertuanya. "kapan lagi ya kan di traktir sama orang kaya" gumam nya.


momy Celine masuk kedalam ruangan miliknya dan duduk di kursi kebanggaan nya "Anita masuk kedalam ruangan saya sekarang" panggilnya melalui panggilan telpon tak lama kemudian pintu pun di ketuk dari luar


tok


tok


tok


setelah ada sahutan dari dalam yang menyuruh nya untuk masuk anita pun masuk kedalam ruangan momy Celine.

__ADS_1


"ada apa ya bu ibu panggil saya" ucapnya sopan.


__ADS_2