Istri Tengil Ceo Dingin

Istri Tengil Ceo Dingin
Bab 27


__ADS_3

"Anita kamu tolong temani menantu saya di bawah, nanti setelah selesai antarkan dia kesini " ucapnya sambil menatap Anita sekretaris butik momy Celine.


"baik bu" Anita pamit keluar dari ruangan momy Celine dan langsung turun ke lantai bawah untuk menemani Siska melihat lihat baju hasil rancangan momy Celine di sana.


____


Di dalam ruangan nya Devan kembali mengamuk dia sangat murka setelah membuka map yang ada di atas meja nya. Devan melihat satu persatu foto foto itu dengan seksama meneliti apa itu editan tapi Devan tidak melihat ada rekayasa atau editan dalam foto foto itu. semua asli apalagi setelah Devan melihat rekaman vidio panas jesica dengan selingkuhan nya. di sana juga ada rekaman CCTV saat jesica tengah mengobrol dengan selingkuhan nya di club malam saat di bali. dan masih banyak bukti bukti lainnya tentang kebusukan jesica.


"dasar ****** kurang ajar, sialan berani berani nya dia main main dengan ku" Devan membawa semua foto foto jesica dan yang lainnnya setelah menyambar kunci mobilnya Devan menaiki mobilnya dengan kondisi di selimuti amarah. Devan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju tempat jesica.


setelah sampai di tempat parkir Devan turun dari mobil dan alangsung melangkah dengan cepat memasuki loby apartemen dan masuk kedalam lift. Devan menunggu lift berhenti dengan gelisah dan dahi sudah di penuhi dengan keringat.


setelah sampai di lantai yang di tuju Devan langsung melangkah menuju kamar yang di huni oleh jesica. Devan langsung memencet kata sandi apartemen miliknya dan pintu pun terbuka. ruangan tengah nampak sepi Devan berjalan ke dapur sama sepinya. tujuan terakhirnya sekarang adalah kamar jesica. saat Devan mendekat ke arah kamar jesica terdengar suara suara aneh dari kamar jesica.


di sana terdengar suara ******* dan rintihan Jesica dan juga ******* seorang pria. rahang Devan langsung mengeras terdengar suara gigi yang saling beradu, yang tangannya sudah terkepal dengan erat.


Brakkkkk


Dengan sekali tendangan pintu itupun langsung terlepas dan hancur. membuat dua orang yang sedang bergumul panas di atas kasur tanpa penutup itu pun terjingkat kaget sorot mata tajam nya melihat ke arah jesica yang tengah terbaring di ranjang nya dengan tubuh tanpa sehelai benang pun. dengan langkah santai Daniel turun dari ranjang dan memakai pakaian nya lalu duduk di ranjang dekat jesica. "baby, si pecundang bodoh itu sudah datang" ucapnya sambil tersenyum mengejek.


Devan langsung melangkah mendekat ke arah Daniel menariknya dengan kasar dan


Bug


Bug


Bug


tiga pukulan langsung Daniel Terima sampai dia tersungkur. jesica teriak dengan histeris melihat langsung Devan menghajar selingkuhan nya dengan membabi buta sampai membuat tubuh Daniel terkulai lemas.

__ADS_1


"Devan stop, tolong hentikan kamu bisa membunuh nya " ucap jesica sambil menangis terisak. mendengar suara jesica Devan langsung berbalik badan ke arah jesica sambil menatap tajam tajam penuh amarah.


plakk


plakk


Devan dengan ringan mengayunkan tangannya menampar pipi mulus jesica kanan dan kiri. jesica sampai tersungkur di kasur sambil memegang kedua pipi nya yang terasa kebas kemudian terasa nyeri.


"honey" ucapnya dengan pipi memar dan air mata yang terus mengalir.


"stop panggil saya honey, dasar ****** murahan. selama ini saya sudah sangat berdosa dengan orang tua saya karena tidak mendengarkan ucapan mereka . saya sekarang sadar ternyata memang saya sudah di buta kan oleh cinta seorang perempuan licik sepertimu." ucapnya sambil menatap tajam jesica. amarah nya masih memuncak ingin rasanya ia mencekik wanita di hadapan nya tapi akal sehat nya masih berjalan.


"saya sungguh menyesal jes, sudah sangat mencintai mu dulu. ini adalah sebuah kebodohan terbesar yang pernah saya perbuat" Jesica masih menunduk sambil terisak.


"Dev tolong maafkan aku, aku hilap Dev aku tidak berniat untuk menghianati mu, percaya pada ku Dev aku hanya mencintai mu tolong berikan aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya." ucap nya dengan serak.


"tidak ada kata maaf untuk sebuah penghianatan jesica, apalagi kamu sudah menghianati ku selama 2 tahun. apa itu yang di namakan hilap hah? " nada bicara nya kembali meninggi.


"Dev apa yang kamu lakukan? " tanya nya.


"haruskah saya jelaskan? apa kamu tidak mengerti? sekarang juga angkat kaki dari apartemen miliku bawa laki laki brengsek selingkuhan mu itu" bentaknya sambil menunjuk ke arah Daniel yang sedang mencoba membangunkan tubuhnya.


"ta-tapi Dev, izin kan aku untuk mengemasi barang barang ku dulu" ucapnya dengan terbata.


tanpa berpikir panjang Devan menghampiri jesica dan menarik tangannya dengan kasar jesica yang sedang telanjang bulat pun mempererat gemgaman tangannya supaya selimut nya tidak melorot.


"De-dev sakit " ringis nya. Devan tidak menghiraukan suara jesica yang meringis kesakitan karena tangannya ditarik secara kasar. sampai di depan pintu Devan setengah melempar tubuh jesica sampai terduduk di lantai.


"awhhh, " jesica meringis sambil meremas perutnya yang terasa keram. "Dev tolong, perutku sakit" ucapnya sambil terus meringis. Daniel berjalan dengan sempoyongan menghampiri kekasihnya yang tengah meremas perutnya.

__ADS_1


"baby apa sakit? tanya nya dengan panik.


" perutku sakit" Daniel melihat selimut putih yang sedang menyelimuti tubuh polos jesica sekarang berubah warna menjadi merah. Daniel mengeraskan rahang nya dia masuk kedalam apartemen untuk mencari Devan setelah menemukan nya Daniel mendekat dan melayangkan pukulan nya.


bug


bug


bug


"dasar bajingan, berani kau menyakiti jesica juga membunuh anak ku " ucapnya dengan sorot mata tajam. Devan tidak mengeluarkan sepatah kata pun langsung membalas pukulan Daniel. bug dengan sekali pukulan di perutnya Daniel langsung tersungkur di lantai.


"urus saja perempuan ****** itu, dan jangan pernah kalian menampakan wajah kalian di hadapan ku" ucapnya dengan tegas.


Devan keluar dari dalam apartemen nya dan berjalan keluar tanpa mempedulikan ringisan jesica yang terus memanggilnya.


____


"momy" siksa masuk kedalam ruangan momy Celine dengan senyum mengembang di wajah cantik nya.


"anak momy, bagaimana apa ada yang cocok bajunya? " Siska menunjukan beberapa baju yang di ambilnya dari butik momy Celine.


"selera mu memang luar biasa," kata momy Celine sambil tertawa. "ini barang limited semua sayang momy hanya buat beberapa picis saja per modelnya" Siska langsung tersenyum malu.


"habis ini kita pulang dan makan di rumah saja ya mom" usul Siska. momy Celine mengangguk " boleh sayang, sebentar yah momy selesaikan ini dulu"


siska duduk di sopa dekat kaca yang langsung bisa melihat pemandangan jakarta.


ting

__ADS_1


ponsel momy Celine berbunyi. dia pun menghentikan kerjaan nya dan mengecek chat yang masuk ke ponselnya.


"waah, drama sudah di mulai"


__ADS_2