Istri Tengil Ceo Dingin

Istri Tengil Ceo Dingin
Bab 06


__ADS_3

"Honey" Sapa nya. seorang wanita cantik dengan rambut panjang tergerai indah. senyumnya terus ia kembangkan di wajah cantiknya menyambut kedatangan Devan, dia pun langsung merentangkan tangannya.


"Baby, sudah lama menunggu hemm? " Devandra merangkul mesra wanita pujaannya, mereka sudah menjalin hubungan selama 3 tahun, bukan mereka tak ingin untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius tapi hubungan mereka di tentang oleh kedua orang tua devandra.


Padahal kalau di lihat lihat, wanita pilihan devandra sangat cantik, memiliki tubuh yang tinggi, berkulit putih mulus, juga memiliki wajah yang baby face, tapi entah kenapa keluarga devandra selalu menentang hubungan mereka. bukan tanpa alasan keluarga Devan menentang hubungan mereka tapi karena keluarga Devan ingin yang terbaik untuk anak sulung mereka itu. dan mereka tau kalau kekasih Devan bukan wanita terbaik untuk anak mereka.


"Honey, sampai kapan kita akan menyembunyikan hubungan kita ini, sudah 3 tahun lamanya kita pacaran secara diam diam, aku ingin segera menikah dengan mu honey" Ucapnya sambil bergelayut manja di tangan devandra.


"Bersabar lah baby, setelah pernikahan yang sekarang berakhir aku pastikan hubungan kita akan di restui sesuai dengan perjanjian ku dengan momy dan daddy" Devan berusaha meyakinkan kekasihnya yang mulai merajuk. Devan juga sangat ingin dia bisa menikah dengan orang yang dia cintai menua bersama tapi selalu terhalang oleh restu kedua orang tuanya.


"honey, bagaimana kalau kita kawin lari saja. aku sudah cape kita main petak umpet terus mungkin kalau kita nekad nanti lambat laun momy dan papy bisa menerima ku honey, akan ku buktikan kalau hanya aku yang pantas bersanding denganmu" ucapnya. sambil menatap Devan dengan serius.


"jangan gegabah baby, meskipun aku menghianati orangtua dengan melanggar ucapan nya untuk tidak berpacaran dengan mu, tapi bukan berarti aku akan melakukan hal bodoh, restu orang tua yang utama buat ku" Devan menyentuh lembut punggung tangan kekasih nya.


" Tapi awas nanti Jangan sampai kamu jatuh cinta dengan bocil itu honey, ku lihat istrimu yang sekarang cantik, beda dengan istri istrimu yang dulu " Ucapnya merasa cemburu.


"Itu tidak akan mungkin honey, dan sejak kapan kekasihku yang cantik ini jadi minder begini hemm, kemana jesica yang selalu percaya diri " Devandra mencubit gemas hidung mancung jesica. Sunggu jika sedang cemburu gini jesica terlihat lebih menggemaskan di mata devandra.


"Jelas aku gak percaya diri honey, istri mu yang dulu itu sepantaran dengan ku, sedangkan yang sekarang dia daun muda, siapa yang gak tertarik dengan yang masih fresh apalagi wajah istri mu yang sekarang beda dari ke 4 mantan istrimu itu dia sangat cantik meskipun tanpa make up" Ucapnya manja sambil memajukan bibir sexynya.


"Percayalah padaku baby, hanya ada kamu di hati devan, gak akan ada yang lain" Jesica langsung tersenyum sumbringah mendengar penuturan devandra memang ini yang dia inginkan devandra selalu tunduk dengan nya.

__ADS_1


"kapan kamu balik ke Jakarta honey? " tanya nya sambil meminum jus mangga favorit nya.


"besok honey, momy meminta ku untuk segera membawa si rubah kecil itu untuk menghadap nya" ucap nya.


"yah, aku di tinggal deh, padahal aku masih ingin bersama mu di sini" ucap nya manja.


"kamu masih berapa lama tinggal di bali? belum mau balik ke Jakarta juga?" tanya nya.


"sebenarnya ingin, tapi aku masih terikat kontrak kerja di sini selama 1 bulan, kamu jangan nakal yah kita bakal jarang bertemu lagi aku sekarang semakin sibuk, kamu juga sama. jaga hati kamu honey jangan sampai kamu berpaling dariku" ucapnya sambil menatap mesra devandra.


Setelah berbincang dan makan bersama kekasihnya devandra langsung berangkat menuju kantor cabang yang ada di bali, karena mulai besok ia harus sudah ada di kantor pusat kembali di jakarta.


___


"Akhirnya selesai ya yu" Ucapnya senang. "Ini pertama kali nya aku membuatkan makan malam untuk suamiku, smoga tuan devandra suka ya yu"


"Iya nyonya, seperti nya akan suka selain itu semua makanan favorit tuan devandra, masakan nyonya juga sangat lezat " Puji ayu, yang langsung membuat Siska menjadi senang dan salah tingkah.


"Aku mau mandi dulu yu, ini udah jam setengah tujuh malam, biasanya jam berapa tuan devandra akan pulang yu?" Tanya nya sambil menaiki tangga.


"Biasanya antara jam 8 malam nyonya, paling cepat setengah 8 pulangnya" Siska manggut manggut mengerti. setelah memasuki kamarnya Siska langsung melepas semua pakaian nya hanya memakai handuk yang menutupi dada juga sedikit pahanya. Siska memasuki kamar mandi mengisi air di bathtub dan menuangkan sabun dengan sedikit aromaterapi.

__ADS_1


Jam 8 malam suara deru mesin mobil sudah terdengar, Siska yang sudah selesai mandi dan memoles wajahnya dalam rangka menarik hati suaminya. Sekarang Siska sudah siap di depan pintu utama untuk menyambut suaminya.


Ceklek


Saat pintu terbuka siska melebarkan senyumnya, "selamat malam tuan" ucap nya sambil tersenyum genit. Devandra juga marco di buat melongo oleh penampilan Siska bagaimana tidak melongo melihat penampilan nya yang terbilang sangat sexy. Saat Siska hendak mendekat tuan devandra langsung teriak.


"Jangan mendekat Siska! diam di situ.!


Marco tutup mata mu apa yang kamu lihat hah" Bentak nya. Devandra langsung melepaskan jas nya dan berjalan kearah Siska untuk menutupi paha mulus siska


Dari para mata pengawal juga Marco asisten pribadinya yang menatap Siska tanpa berkedip.


Setelah mengikatkan kedua tangan jas nya di pinggang Siska, devandra langsung menarik Siska masuk kedalam kamar Siska." Apa yang kamu lakukan Siska, kamu mau buat semua pengawal di sini ngiler lihat paha mulus kamu begitu " Bentak devandra. Siska bukan nya takut malah tersenyum penuh arti menatap manik mata coklat milik suaminya.


"Kamu gak suka aku berpakaian seperti ini? " Tanyanya sambil mengusap dada bidang devandra dengan jari jari lentiknya.


"Enggak, saya gak suka kamu berpakaian seperti ini, untuk apa mau coba cari perhatian saya? Gak ngaruh!" Ucapannya sambil melenggang pergi tanpa kembali ke belakang.


"Cihh, sok jual mahal, malu malu meong " Gumam nya sambil tersenyum nakal menatap punggung suaminya yang sudah menghilang di balik pintu.


Setelah berganti baju dengan stelan piyama tidur warna pink, Siska berjalan ke meja makan untuk makan malam di lihat nya devanda tengah makan dengan lahap.

__ADS_1


"Enak tuan makanan nya? " Tanya Siska.


__ADS_2