ISTRI UNTUK PAMAN ADRAS

ISTRI UNTUK PAMAN ADRAS
Pilot VS Mafia


__ADS_3

Adras menjelaskan kepada kedua temannya tentang situasi yang mereka alami.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Kapten Ben. Ia terlihat tegang.


"Kita nggak boleh gugup, Kep. Aku akan panggil pramugari Mutia dulu." Adras menghubungi Mutia. Tak lama kemudian terdengar bunyi ketukan di pintu kokpit dan Ben membukanya. Setelah pintu di tutup kembali, Mutia pun langsung dikejutkan dengan apa yang disampaikan oleh Adras.


"Sebentar lagi, mereka akan mengirim foto kelima mafia itu. Saya juga tidak tahu apakah mereka bisa menyeludupkan senjata ke dalam pesawat atau tidak. Tugas Mutia adalah memberitahukan anggota kepolisian Korea yang ada di dalam pesawat ini. Usahakan dengan sangat hati-hati. Karena kita tak tahu dimana para penjahat itu duduk."


Mutia mengangguk. Sebagai pramugari senior, ia harus tenang demi keselamatan semua penumpang. Ia pun segera keluar. Ruang kokpit memang ada di lantai dua pesawat air bus ini. Begitu keluar, Mutia langsung menarik napas panjang. Ia mengambil air dan meminumnya sampai 2 gelas. Ia kemudian menuliskan catatan kecil lalu mendekati 2 orang polisi yang sebenarnya memakai baju biasa namun sudah diberitahukan sebelumnya bahwa mereka adalah polisi khusus dari pihak pemerintah Korea.


Mutia awalnya menawarkan minuman.Salah satu polisi sedang tertidur dan yang satu sedang membaca. Sang polisi hanya meminta air putih. Mutia kemudian kembali dengan air putih lalu menyelipkan kertas yang sudah ditulisnya tadi. Sang polisi yang dapat membaca arti tatapan Mutia pun segera ke toilet untuk melihat catatan itu. Setelah ia keluar, ia langsung menemui Mutia di pantry dan meminta ijin ketemu dengan kapten.


*********


Jelena merasa tak nyaman dengan pria yang duduk di sebelahnya. Pria itu sejak tadi selalu menatap Jelena dengan tatapan penuh hasrat bahkan beberapa kali mengedipkan sebelah matanya. Pria itu sepertinya orang Korea.


Saat Jelena mencoba untuk tidur karena ia memang mengantuk, ia merasakan kalau ada sebuah tangan yang hinggap di pahanya.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Jelena sedikit jengkel sambil menampar tangan pria itu. Ia menggunakan bahasa Korea.


Teriakan Jelena membuat orang-orang yang tadinya sudah mulai tertidur langsung bangun.


"Hei..., memangnya saya melakukan apa? Kamu sok cantik saja." pria itu justru mencengkram tangan Jelena dengan keras.


"Hei .. lepaskan!" teriak Jelena dan seorang pramugara langsung mendekat. Pramugara itu bernama Satria.


"Lelaki ini mau melecehkan aku!" teriak Jelena kesal.


Suasana kabin mulai memanas karena seorang lelaki yang duduk di depan Jelena segera berdiri. Sepertinya itu adalah temannya. Mereka berdua terlibat adu mulut sehingga Mutia langsung datang untuk melerai.


Tiba-tiba, dideretan kursi bagian belakang seorang pria berdiri sambil mengeluarkan sebuah senjata dari tangannya.


"Pesawat ini sudah kami bajak!" teriaknya dalam bahasa Inggris. Semua orang langsung histeris.

__ADS_1


"Mana kapten? Saya ingin bertemu dengan kapten!" teriak pria itu.


Mutia langsung maju. "Kapten tidak bisa diganggu, sekarang cuaca tidak baik, kita akan memasuki turbulensi." ujar Mutia. Sebenarnya, dibaju Mutia sudah ada michropone kecil yang diselipkan dibalik bajunya. Michropone ini terhubung dengan ruang kokpit dan juga pada salah satu polisi yang ada.


"Aku tidak peduli! Kalau tidak.....!" Lelaki yang memegang senjata itu menarik seorang wanita yang duduk di dekatnya. "Aku akan membunuh wanita ini sebagai peringatan awal jika kapten tidak keluar!"


Pesawat tiba-tiba oleng ke kiri. Semua penumpang langsung berteriak dengan panik. Para pramugari berusaha untuk menenangkan semua penumpang dan meminta para penumpang untuk duduk sambil menggunakan seatbelt.


Jelena pun nampak tegang.


"Aku mau kapten.....!" teriak pria yang memegang senjata itu lalu ia menembak kaki perempuan yang dipegangnya.


Perempuan itu meringis kesakitan.


"Cari tahu keluarga kapten dan segera kirim anak buah kita untuk menangkap mereka." kata pria itu pada pria yang tadi menganggu Jelena.


Jelena menelan salivanya. Bagaimana jika mereka tahu kalau aku adalah istri Adras?


Percakapan mereka sudah di dengar oleh para pilot di kokpit. Mereka pun langsung menghubungi pihak kepolisian untuk mengevakuasi keluarga mereka di rumah.


"Aku yang akan keluar. Aku yang akan bernegosiasi dengan mereka. Adras, selamatkan penumpang ini. Penerbangan ini adalah milikmu dan Gerald!" kapten Ben menepuk bahu Adras kemudian Gerald. Lelaki berusia 50 tahun itu keluar ruang kokpit. Ia langsung berpandangan dengan 2 polisi itu. Kedua polisi menganggukan kepala. Mereka sudah mendapatkan data kelima mafia itu.


Kapten Ben turun ke bawa dan menemui kelima mafia itu.


"Hubungi pemerintah Singapura, jika tak membebaskan ayah saya, maka saya akan mati bersama semua penumpang yang ada di sini."


Di ruang kokpit......


"Kep, apakah kita tak sebaiknya berbelok ke arah kanan? Di depan ada awan hitam yang cukup tebal. Kita akan mengalami turbulensi yang hebat."


"Kita justru harus masuk ke situ untuk mengacaukan semuanya." ujar Adras. Ia mematikan auto pilot sambil memejamkan matanya dan berdoa.


"Penumpang yang terhormat, diharapakan untuk segera duduk dan mengencangkan sabuk pengaman anda karena sebentar lagi kita akan memasuki cuaca yang buruk." Adras memberikan pengumuman. "Nana sayang, tenang ya ....." kalimat yang terakhir itu Adras ucapkan dalam bahasa Indonesia.

__ADS_1


Pesawat mulai berguncang. Kapten Ben yang baru selesai berbicara dengan pihak kepolisian Singapura langsung terjatuh saat pesawat berguncang dengan hebat.


Teriakan ketakutan penumpang mulai terdengar. Lampu kabin pun mati dan kedua polisi itu langsung turun untuk mencoba menguasai keadaan.


Selama 20 menit pesawat mengalami goncangan yang hebat. Barang-barang di kabin penumpang mulai berjatuhan.


Akhirnya setelah melalui drama perkelahian di tengah goncangan yang hebat itu, kedua polisi itu bisa meringkus kelima Mafia itu.


Mereka kemudian di bawa ke kabin atas dan diikat, dibantu oleh para pramugara.


Seorang penumpang yang ternyata adalah seorang dokter segera menolong wanita yang ditembak di kaki itu.


Adras dan Gerald bernapas lega saat mendengar kelima mafia itu sudah diringkus.


Namun masalah lain muncul saat para pramugari yang sedang membereskan barang-barang yang jatuh melihat salah satu kaca yang retak karena terkena tembakan peluru. Ia segera menghubungi ruang kokpit untuk memberitahukan pada kapten. Para kru penerbangan langsung mencari sesuatu agar bisa menyumpal kaca itu agar tak sampai pecah.


"Kep, kita sudah melakukan perjalanan selama 3 jam 20 menit. Masih sekitar 5 jam lagi baru tiba di Singapura. Apakah tidak sebaiknya kita mendarat dulu di bandara terdekat untuk menurunkan kelima mafia itu?" tanya Gerald.


"Bandara terdekat adalah di Taiwan. Tolong pegang kendali penerbangan, aku akan menemui kedua polisi itu." Adras pun keluar dari ruang kokpit. Ia langsung berbincang dengan kedua polisi itu. Untungnya mereka bisa berbahasa Inggris dengan baik.


Salah satu mafia memperhatikan Adras. Ia kenal dengan Adras karena pernah melihat Chanel YouTube Adras. Tiba-tiba ia ingat sesuatu. Ia kemudian berbisik pada pemimpin mereka. Mereka kemudian mengirimkan kode melalui alat canggih yang ada di gelang mereka.


Ternyata masih ada anggota mereka di kabin bawa. Lelaki itu pura-pura permisi untuk pergi ke toilet, tetapi saat melewati Jelena, ia tiba-tiba menarik Jelena dan langsung mengeluarkan pisau yang ada di sakunya.


"Panggilkan kapten Adras!" teriaknya lantang.


Suasana kembali menjadi tegang. Adras diminta turun ke bawa. Ia terkejut melihat istrinya sedang disandera dengan pisau yang menempel di lehernya.


"Kapten Adras, sungguh malang jika istri cantikmu ini harus ku bunuh. Jangan pernah singgah dibandara manapun sebelum ayah kami dibebaskan. Bebaskan teman-temanku yang lain." teriaknya sambil menekan pisau itu ke leher Jelena membuat Jelena sedikit meringis ketika ada darah yang menetes dari sana.


**********


Selamat sore semuanya.....

__ADS_1


Bagaimana cara Adras membebaskan Jelena dan menyelamatkan seluruh penumpang yang ada?


Dukung emak terus ya guys


__ADS_2