ISTRI YANG DI BUANG SUAMINYA

ISTRI YANG DI BUANG SUAMINYA
Sangat terkejut


__ADS_3

***


"Ah!" Pekik Elizha menatap pria tinggi ramping yang kala itu berada tepat di depannya.


"Lama tak jumpa. Kamu makin cantik saja" ucapnya.


"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Elizha menunjuk pria itu.


"Jangan kaget begitu... ekspresimu seperti orang yang sedang melihat hantu saja" balasnya tak nyaman.


"Derik, tolong jangan begini... Lagi pula aku sedang terburu buru" Balas Elizha. Tentu saja orang yang sok akrab itu adalah Derik alias Gery.


"Derik?" Gery terkekeh.


"Nona. Silahkan masukan nomor pinny" pinta kasir tersebut.


"Baiklah..." Elizha mengabaikan Derik dan mulai memasukan nomor pinnya.


"Silahkan belanjaan anda" Elizha lekas menyambar belanjaannya itu.


Namun, Derik lebih dulu menarinya "Aku saja yang bawa..."


"Hentikan tuan Derik. Saya sedang terburu buru dan tidak ada waktu untuk bicara dengan anda' Elizha kembali menyambar belanjaannya.

__ADS_1


Derik menatap bayi di pelukan Elizha dan menatapnya intrents "Apakah dia anakku?" tanyanya.


Elizha mulai terbelalak dengan tangan bergetar "..."


"Apakah... Dia anak biologisku?" Tanya nya lagi.


Elizha mulai menoleh ke arah Gabvin yang masih berdiri di luar, ia sedikir tertekan atas pertanyan Derik yang tiba tiba menusuk.


"Elizha. Jawab aku, apakah dia adalah anakku?" Tanya lagi.


"D-derik. Apakah kamu sudah sadar?" tanya Elizha.


"Sadar? Memang nya sejak kapan aku sakit? Apakah kamu mengetahui bahwa aku memang ke hilangan ingatanku?"


"...Elizha tunggu!" pekik Derik menarik tangan Elizha.


"Hentikan Gery, ku mohon... Aku sedang tak ingin bicara denganmu' Elizha menarik tangannya dan berusaha kabur dari Gery.


"Aku tak akan melepaskanmu sebelum kamu menjelaskan... Siapa ayah dari anak mu ini?" tanya Gery menekan Elizha.


Sadar bahwa istrinya sedang tertekan, Gebvin masuk dan menangkap tangan Gery "Lepaskan tangan istriku!" lantang Gabvin menggretak Gery.


Kini semua pengunjung toserba mulai menatap ke tiga orang aneh itu... Mereka menatap situasi tersebut seakan telah menonton sebuah drama di telepisi.

__ADS_1


Gery menoleh ke arah Gabvin dan ia terkejut bukan kepalang "Gabvin? Dia istrimu? Tunggu tunggu... Apa yang terjadi semenjak aku pergi?" tanya Gery tak paham pada situasinya saat ini.


"Ini bukan waktu yang tepat untuk menjelaskan. Kami harud pergi... Jadi tolong lepaskan tanganmu dari tangan istriku!" Pinta Gabvin sedikit marah.


"Gabvin. Kau adalah sahabatku? Beraninya kamu menghianatiku dan menikahi istriku!" Bentaknya membuat Elizha kian malu.


"Gabvin... Tolong bawa aku pergi" Pinta Elizha. Gabvin mulai menarik Elizha pergi dan Gery pun mengerutkan dahinya. Beberapa tetesan basah mulai terjun di pelipisnya...


"Tuhan. Kau sungguh tidak adil padaku... Aku hanya meminta waktu, aku ingin kembali kemasa lalu dan memperbaiki semuanya. Aku tak ingin hancur seperti ini. Elizha... Kau masih istriku, kenapa kau malah menikahi sahabat baik ku. Apa kurangnya aku!" pekik Gery. Ia mulai lemas dan terduduk di lantai...


Nampaknya Gery belum ingat dengan pasti akan masa lalunya yang begis itu. Ia sedikit lupa pada hal hal buruk yang telah ia lakukan pada Elizha. Dan kini hanyalah penyesalan yang tersisa di benaknya... Sungguh Gery yang malang.


***


"Hiks. Hiks..."


"Sayang hentikan kenapa kamu menangis begitu. Ini bukan salahmu... Lain kali aku yang akan menjelaskan pada Gery tentang hubungan kita. Lagi pula... Dia memang pantas mendapatkan itu" ujar Gabvin merasa marah. Gabvin tak pernah menyangka jika ingatan Gery akan kembali secepat itu.


"...Sayang. Aku takut Gery mengambil anak anakku. Dia hampir saja mengambil Anissa dariku... Aku nggak mau dia mendapatkan hak asuh atas anak anakku" Tangis Elizha.


"Tenanglah. Sayang... Aku yang akan maju ke meja hukum jika Gery bersikeras pada apa yang jadi kehendaknya"


"...Aku sangat takut" Elizha lekas merangkul Gabvin dan bersembunyi di pelukan suaminya seraya tangisan nya pecah tiada henti.

__ADS_1


Hari cerah bagi Elizha pun mulai berubah muram... Meski Algazali dan Anissa adalah anak biologis Gery. Tapi secara hukum, Elizha dan Gery hanyalah menikah sirih dan tak sah secara hukum... Itu sebabnya, Elizha tak memiliki status apapun selain istri Gabvin saat ini...


__ADS_2