ISTRI YANG DI BUANG SUAMINYA

ISTRI YANG DI BUANG SUAMINYA
Dia dalam bahaya


__ADS_3

***


Sarah menemukan Elizha ketika ia pulang dari kantor Gery, saat itu Elizha sedang berjalan ke suatu tempat. Sepertinya Elizha ingin bertemu dengan Margaret. Tapi, Sarah menyahutnya dan lekas membawa Elizha ke rumah sakit. Sesuai apa yang di minta Angel.


"Tapi, kenapa aku harus pergi ke sana?" Tanya Elizha menolak ajakan Sarah.


"Ini karna, Angel sedang sekarat sekarang. Ia baru saja kehilangan papahnya dan di tambah lagi. Tuan Gery seakan membuangnya di rumah sakit. Ia sangat berharap kamu bisa datang ke kamarnya dan menghiburnya" Jelas Sarah.


"Tapi aku dan Angel tak seakrab itu. Mana mungkin dia membutuhkanku?" Tanya Elizha sedikit mengelak lagi.


"Tolonglah.. Dia sangat berharap jika hari ini kamu datang menemuinya" Sarah sampai berbohong seperti itu demi mengajak Elizha datang ke rumah sakit dan bertatap sapa dengan Angel. Akhirnya mau tak mau Elizha pun menerima ajakan Sarah yang menurutnya seperti sebuah jebakan.


Elizha pun mengangguk dan mulai naik mobil bersama dengan Sarah menuju ke rumah sakit. Hati Sarah sangat puas kala Angel murka dan mencecehanya. Sebab Angel pasti akan membuat Elizha menderita.


Sesampainya di rumah sakit...


"Ayo masuk..." Pinta Sarah.


"Baiklah..." Elizha mulai masuk. Tapi nampaknya Sarah menghindar dari Angel dan memilih meninggalkan kamar tersebut. Ia malah pergi ke suatu tempat...


Elizha masuk "Permisi..."Sapa Elizha. Angel terlihat meringkuk di ranjangnya dengan rambut yang cukup acak-acakaan. Keadaan Angel tampak sangat berbeda.

__ADS_1


"Angel. Kamu kah itu?" tanya Elizha sedikit tercengang. Angel pun mulai bangun "Oh. Elizha. Kamu datang..." Sahut Angel mulai menarik tangan Elizha dan lekas memeluknya.


Angel tampak buruk di mata Elizha. Angel yang beberapa minggu lalu di lihatnya di masion Gery sangatlah cantik dan menawan. Namun, jika di bandingkan dengan Angel yang saat ini. Tentunya jauh sangat berbeda "Angel. Apa yang terjadi?"Tanya Elizha meraih tubuh Angel yang kurus kering bahkan wajahnya seperti hantu.


"Kamu baik-baik saja kan Angel?" Tanya Elizha sedikit tak percaya.


"Aku.. Sebanarnya... ada hal yang membuatku ingin bertemu denganmu. Maaf jika aku sangat memaksamu" Angel tampak canggung. Ia menundukan wajahnya "Elizha. Apakah kamu menyukai suamiku?" tanya Angel tiba-tiba membuat Elizha tercengang.


"Kenapa kamu malah bertanya hal tersebut. Itu sungguh tak mungkin..." Jelas Elizha canggung.


"Tapi, kenapa aku merasa bahwa kamu adalah wanita spesial di mata Gery...":Cemas Angel mulai mengarah ke sana.


"Mana mungkin itu terjadi..." Jelas nya.


"Tapi, dokter telah memponisku.." Jelas Angel.


Elizja cukup bingung "Apa maksudmu?" tanya Elizha tampak bingung.


"Dokter telah memponisku bahwa aku mengidap penyakit servik setadium akhir... Dokter hanya memperkirakan umurku tinggal beberapa hari lagi..." Jelasnya membuat Elizha terbelalak tak percaya.


"Jadi... Sebelum aku tiada, bisakah kamu menjelaskan seperti apa hubunganmu dengan suamiku?" Tanya Angel. Elizha terdiam, ia sungguh tak ingin bicarakan hal ini pada Angel dan membuatnya merasa sangat kecewa.

__ADS_1


"Di antara kami tak ada hubungan apapun, jadi kamu jangan khawatir. Tetaplah pokus pada kesehatanmu saja ya?" Ujar Elizha mencoba meyakinkan Angel. Angel pun mulai mengangguk "Terimakasih Elizha. Aku berharap... Kita bisa menjalin persahabatan yang baik..."Jelas Angel. Elizha mengangguk Oh tuhan... dosa apa yang telah Angel dan aku lakukan? Hingga kami harus sama-sam hancur oleh ulah seorang pria yang tak tahu bagai mana caranya bersyukur. Bathin Elizha.


Elizha dan Angelpun mulai saling merangkul...


Namun, tak berselang lama... Gery datang membawa pasukan tuan Arga. Tujuan Gery datang ke tempat tersebut adalah untuk menggadaikan Angel ke tuan hidung belang itu. Namun, Elizha malah ada di sana dan membuat Gery sangat bingung "Apakah ini wanita yang akan di gadaikan itu?" tanya anak buah Tuan Arga. Angel dan Elizha sangat bingung "Apa maksudmu?" tanya Angel menatap Gery.


Sementara anak buah Tuan Arga malah menarik tangan Elizha dan menyeretnya "Aku akan mengambil wanita ini" jelas anak buah tuan arga.


"Bukan dia yang akan aku Gadaikan. Tapi wanita yang terbaring di ranjang itu!" jelas Gery. Angel sangat terkejut ketika Gery menunjukanya sebagai wanita yang akan ia gadaikan.


"A-apa?" tanya Angel tak percaya.


"Lepaskan apa yang akan kamu lakukan padaku?" Teriak Elizha meronta. Gery lekas mendekat dan mulai menarik Elizha "Lepaskan dia!!" Pkik Gery menahan Elizha.


"Diam! Kau pikir tuanku adalah seorang pencari wanita sakit apa!!! Lagi pula... Wanita ini sangat segar dan cantik. Bosku pasti sangat menyukainya... Bertanggung jawablah. Uang satu trilun itu bukanlah uang sedikt!" jelas Anak buah tuan Arga.


Gery pun di hajar habis-habisan saat berusaha menahan Elizha yang di seret para anak buah tuan Arga. Gery tak sadarkan diri, ia tergeletak begitu saja di lantai kamar pasien.


"Bagai mana ini?" bathin Angel kalang kabut.


Akhirnya tak punya cara lain, angel pun mulai menghubungi Gabvin dan menceritakan hal apa yang telah menimpa Elizha.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2