ISTRI YANG DI BUANG SUAMINYA

ISTRI YANG DI BUANG SUAMINYA
Elizha dalam bahaya?


__ADS_3

***


"Baiklah Rio. Hari ini sudah selesai..." Ujar Gabvin menutup Laptopnya dan mulai meregangkan tubuhnya.


"Kau boleh pulang duluan, karna aku harus membereskan beberapa berkas lainnya" Jelas Gabvin mulai berkutat kembali dengan beberapa map di tangannya.


"Aku tidak akan pergi. Aku akan menunggu hingga anda selesai dengan tugas anda" Jawab Rio masih berdiri di samping daun pintu.


"Baiklah jika begitu. Aku akan memasuknya ke jam lemburan di gajimu nanti" Ucap Gabvin masih sangat sibuk.


"Terimakasih..." Jawab Rio. Gabvin menatap di kejauhan "Untuk apa kata terimakasih itu..." Tanya Gabvin.


"Karna anda telah memberikan ku pekerjaan, jadi saya ucapkan banyak terimakasih..." jelas Rio.


"Kau ini memang pria baik hati. Apapun yang membuatmu berhutang budi, kau pasti mengucapkan kalimat itu... Jangan sungkan. Karna kau adalah calon kakak iparku sekarang" Jelas Gabvin terkekeh.


Tak lama setelah mereka saling berbincang, Bunyi telpon pun mulai terdengar "Tuan, ponsel anda berdering..." Imbuh Rio memperingatkan.


"Oh. Kau benar... Aku sungguh tak menyadarinya..." Gumam Gabvin.


Gabvin lekas membuka ponselnya dan mengangkat ponsel tersebut "Angel? Kenapa dia menelponku, tidak biasanya..." Bisik Gabvin seraya menekan ponselnya di telinganya.


"Hallo. Angel, ada apa? Kenapa tidak biasanya kamu menelponku..." tanya Gabvin tak menaruh curiga sama sekali.

__ADS_1


"Hiks... Huhuuu hu Gabvin tolong datanglah ke rumah sakit..." Jelas Angel terseguk-seguk.


"Apa yang terjadi padamu Angel? Kenapa kamu menangis?" tanya Gabvin sedikit bingung.


"Tolong datanglah ke rumah sakit sekarang" Pinta Angel masih bicara dengan tidak jelas.


"Aku tak bisa, pekerjaanku sangat menumpuk jadi mungkin akan sangat sulit. Maaf ya..." ucap Gabvin masih tak tahu kondisi apa yang terjadi di rumah sakit.


"Ini tentang Elizha..." Jelas Angel.


"Elizha? Apakah dia datang berkunjung ke sana?" Gabvin masih saja bertele-tele.


"Elizha di culik seseorang..." Jelas Angel dengan suara paraunya.


"Apa!! Elizha di culik!!" Pekik Gabvin tak percaya. Ia membelalakan matanya tampak sangat kaget.


"Baiklah aku akan segera ke sana!" Jelas Gabvin tergesa-gesa.


"Tuan apa yang telah terjadi?!" tanya Rio mengulang pertanyaannya karna terlalu khawatir


"Rio! Ayo bersiaplah, karna kita akan pergi ke rumah sakit sekarang" Jelas Gabvin mulai bersiap-siap.


Rio lekas berlari dan menekan tombol Lift secepatnya, Gabvin mulai masuk dan lekas menekan tombol lantai satu.

__ADS_1


"Astaga... Sekarang apa lagi..." Guman Gabvin terlihat sangat cemas.


"Kenapa hal tersebut bisa terjadi pada adikku?" Tanya Rio mengumpat sepanjang jalan.


"Aku yakin. Ada seseorang yang berusaha menjabak Elizha dalam masalah ini" Rasa curiga Gabvin mulai tertuju ke arah Gery dan beberapa orang lainnya seperti Sarah atau Yasmin mereka adalah wanita-wanita yang tak suka pada kehadiran Elizha.


"Tuan, kita bisa melacaknya... Karna aku selalu menyematkan cips gps di liontin adikku" Jelas Rio memberi sebuah jalan keluar.


"Benarkah itu?" Tanya Gabvin.


"Ya. Aku selalu melakukan hal tersebut jika memang itu di perlukan. Biasanya aku menaruh alat pernyadap di telpon seseorang. Tapi nampaknya Elizha tak memiliki ponsel. Jadi, hanya cips itulah yang bisa aku gunakan" jelas Rio.


"Kau pintar. Mari kita ke rumah sakit dahulu untuk menenangkan Angel lalu kita segera tancap Gas ke arah di mana Elizha diskap!" Jelas Gabvin. Rio hanya bisa mengangguk meski ia sangat khawatir saat ini.


"Oh ia. Bukankah kau memiliki banyak anak buah handal?" tanya Gabvin.


"Ya. Aku punya beberapa anak buah dan teman sepropesi lainnya..." jawab Rio.


"Bagus. Kerahkan semua anak buahmu untuk menyerbu tempat di mana Elizha di sekap saat ini" Imbuh Gabvin.


"Baik aku akan segera menghubungi mereka semua" Jawab Rio mulai merogoh ponselnya dan lekas menelpon beberapa orang kepercayaannya.


"Tuan mobil sudah siap!" Ujar Rio.

__ADS_1


Gabvin lekas masuk dan Rio tancap gas hingga membelah jalanan yang cukup sepi itu menuju ke rumah sakit.


Bersambung...


__ADS_2