
Di ruangan kantor Dirut PT Star Group.
Terlihat Angga mondar-mandir tampak berusaha menghubungi seseorang yang tidak kunjung mengangkat telephonnya.
"Cepat angkat !!! Dasar karyawan tak dapat diandalkan!" Geram Angga. Ia menghempaskan pantatnya di sofa ruang kerjanya.
Hati nya benar-benar galau. Sejak pagi tadi ia merasakan firasat buruk. Sepertinya terjadi sesuatu pada Ana istrinya. Itulah sebabnya ia mati-matian berusaha menghubungi Pak Toni. Salah satu orang kepercayaannya yang ditugasinya sebagai penjaga istrinya, sekaligus informan baginya.
Hampir setengah jam Angga berusaha menghubungi pak Toni. Namun tidak juga mendapat jawaban. Membuat Angga sangat marah.
Kalau saja ia bukan Angga lesmana, ia akan lebih bebas menghubungi Toni lewat nomer kantor. Namun, ia tidak ingin membuat orang sekantor menaruh curiga pada Toni. Karena sangat tidak masuk akal seorang Dirut peruahaan besar berhubungan dengan seorang pegawai rendahan. Saat Angga memikirkan hal itu, seketika muncul ide di kepalanya.
Melalui intercom ia memanggil sekretarisnya.
"Nella... segera ke ruangan saya!" Perintah Angga singkat. Seketika Nella bergegas masuk ke dalam ruangan Angga dengan takut-takut.
"Maaf tuan... Anda memanggil saya?" Tanya Nella takut-takut.
"Pinjam hp mu sekarang, aku perlu menelephon penting!" Perintah Angga mendesak.
Nella segera menyerahkan handphone nya pada Angga. Setelah membukakan penguncian hp dengan sandi pola.
Angga menerima hp Nella dan dengan kode gerakan tangan ia mengusir Nella keluar dari ruangannya.
Belum juga ia selesai mengetikkan nomer tujuan. Tiba-tiba ada notifasi pesan masuk. Dari My darling. Entah keisengan apa yang merasuki pikiran Angga, ia membaca pesan masuk itu. Kemampuannya mengutak-atik smartphone membuatnya lihai mengubah setelan notif. Sehingga baik pengirim ataupun penerima tidak akan tahu kalau ia telah membaca pesan.
Inilah salah satu rahasia Angga yang tidak diketahui orang lain ia seorang hecker. Angga sangat mahir dalam segi IT (Information Technology). Jadi bukanlah hal yang sulit menjadi seorang peretas.
Semula ia melakukannya hanya untuk iseng dan senang-senang semata. Hingga sekali waktu saat ia diangkat menjadi dirut PT Star Group. Ia menggunakan keahliannya untuk meretas seluruh informasi perusahaan. Dari situlah ia bisa mempelajari segala sesuatu tentang seluk beluk perusahaannya. Baik yang terbuka dipermukaan ataupun rahasia tersembunyi.
__ADS_1
Kemampuan Angga sangat membantunya dalam mempelajari perusahaan warisan papanya. Sebuah perusahaan memproduksi berbagai peralatan elektronik.
Setelah satu tahun ia menjabat sebagai direktur utama, Angga bisa membuktikan bahwa ia sangat menguasai seluk beluk perusahaan. Hal ini menyelamatkan dirinya dari serangan orang-orang yang membencinya.
Hal yang paling diingat Angga adalah saat rapat evaluasi dijajaran Dewan direksi. Tahun pertama kepemimpinannya. Saat itu hampir tujuh puluh persen anggota Dewan sepakat untuk mencopotnya dari posisi sebagai Dirut. Mereka beralasan selama masa jabatannya setahun itu tidak ada peningkatan income perusahaan.
Mereka menuduh Anggalah yang menjadi penyebab stagnasi perusahaan. Mereka menganggap Angga masih terlalu muda dan seharusnya belum bisa ditunjuk sebagai Direktur utama.
Tuduhan dan tudingan dewan direksi bisa dengan mudah dipatahkannya. Ia sudah memegang data-data pemegang saham. Juga terlebih ia sangat paham bagaimana diantara dewan direksi ada aktifitas bawah tanah yang sebenarnya menjadi penyebab kerugian perusahaan.
Dengan gamblang Angga membuka semua kebobrokan dalam lingkup dewan direksi. Angga berjanji akan menyerahkan bukti-bukti itu ke tangan polisi kalau dewan direksi tidak mendukung kepemimpinannya.
Seperti membalik telapak tangan, akhirnya Angga mendapat dukungan dari semua dewan direksi.
***
Angga kembali fokus membaca pesan di ponsel Nella sekretarisnya.
Mengapa kekasih Nella menyebut-nyebut namanya? Apakah memang dirinya yang dimaksud?
Angga membuka history pesan masuk dari kontak dengan nama My darling. Alangkah terkejutnya Angga. Isi semua pesan antara Nella dan Angga sebagian besar berisi tentangnya.
Nella memberikan semua informasi pribadinya. Scedule acaranya hingga perjalanannya ke Kalimantan tak terluput.
Angga semakin penasaran, siapa sebenarnya pacar Nella ini? Karena sangat jelas. Pacar Nella begitu pandai merayu hanya untuk mendapatkan informasi tentang bosnya yang tak lain adalah dirinya.
Angga mengunci pintu, ia memastikan tak ada seorangpun yang akan menginterupsi apa yang akan segera dilakukan nya.
Ia berjalan menuju kearah mejanya. Angga mengambil sebuah benda mirip USB (Universal Serial Bus). Angga memasang alat itu pada ponsel. Ditunggunya beberapa saat sampai lampu indikator dialat itu menyala hijau. Ia berhasil mengambil semua data dari hp Nella. Angga bermaksud menyelidiki nya nanti lebih lanjut.
__ADS_1
Setelah menyimpan alat peretas pada saku jasnya, Angga menghubungi kantor tempat Toni bekerja.
Terdengar panggilan tersambung.
"thut.... thut.... thut..."
"Hallo selamat pagi, Anda telah menghubungi PT Jaya Makmur Abadi. Apakah ada yang bisa saya bantu." Sahut resepsionis dengan suara renyahnya.
"Selamat pagi. Maaf saya keluarga Toni Irawan. Anak gadisnya mengalami kecelakaan. Minta tolong agar pak Toni segera menghubungi saudaranya, pak Wijaya. Saya menghubungi handphone nya tapi tidak aktif?" Tanya Angga berpura-pura sebagai saudara pak Toni.
"Oh... mungkin handphone nya tertinggal di kantor. Pak Toni tadi buru-buru membawa ke rumah sakit, salah satu karyawati yang mengalami pendarahan." Kata resepsionis memberi penjelasan.
Angga semakin cemas. Apakah wanita yang mengalami pendarahan adalah Ana, istrinya?
"Di rumah sakit mana? Karena saya juga sedang di rumah sakit." Kata Angga mendesak.
"RSUD Tanah Bumbu" kata sang resepsionis memberi info.
"Trimakasih banyak mbak." Kata Angga menutup panggilannya. Ia langsung menghapus data histori panggilan keluar yang barusan dihubunginya. Tak lupa ia menanamkan sebuah aplikasi Shadow ciptaannya di ponsel Nella.
Sebuah aplikasi bayangan. Dirancang khusus untuk meretas informasi dan data-data yang tersimpan dalam handphone. Jadi setiap aktifitas apapun yang dilakukan melalui ponsel akan dengan sangat mudah dimonitor Angga dari jarak jauh sekalipun.
Juga spesifikasi aplikasi shadow ini sudah mulai dikembangkan Angga. Yaitu fungsi control jarak jauh yang bisa dilakukan dari mother shadow. Jadi Angga bisa melakukan segala macam aktifitas di ponsel Receiver. Termasuk di dalamnya mengakses bank mobile. Namun masih ada kelemahan di aplikasi ini. Aplikasi shadow hanya bisa berfungsi dalam kondisi on line. Sementara dalam keadaan off line aplikasi ini menjadi lumpuh.
Setiap ada waktu luang Angga terus berusaha menyempurnakan karya besarnya ini. Targetnya ingin menjadikan aplikasi Shadow ciptaannya bisa berfungsi sekalipun ponsel receiver dalam kondisi mati.
Aplikasi Shadow ciptaan Angga belum di rilisnya untuk umum. Sebenarnya kalau Angga mau, ia bisa mendapat keuntungan yang sangat besar bila aplikasi Shadow ciptaannya ini dirilis. Namun ia mempertimbangkan tidak mau ambil resiko. Karena kalau sampai aplikasi ini disalah gunakan maka bisa jadi kehancuran dunia di depan mata.
Angga membuka pintu ruangan, ia berjalan menuju meja sekretarisnya.
__ADS_1
"Nella, trimakasih!" Kata Angga menyodorkan Handphone kepada pemiliknya.
"Oh iya, dimana Deni? Aku ada tugas untuknya. Panggilkan dia!" Kata Angga sembari masuk ke dalam ruangannya.