JANJIKU

JANJIKU
Zidan


__ADS_3

Saat kanya dan Riyan asik berbicara sambil berjalan mengelilingi Mall tiba-tiba kanya bertabrakan dengan seseorang.


Brruuukk


"Aaawww.. Kanya terjatuh terduduk di lantai Riyan langsung mengangkat tubuh Kanya dia menatap tajam marah pada laki-laki yang menabrak Kanya.


"Kalau jalan hati-hati! liat apa ada orang apa enggak!! kalau dia terluka bagaimana?!" bentak nya pada laki-laki yg ada disana


"Maafkan saya kak"


Riyan melihat pria itu dari atas sampai kaki, walaupun dia memakai topi dan jaket tapi masih terlihat jelas bahwa orang itu memiliki tubuh yang bagus dan tampan.


Pria itu menatap Kanya kaget dan membuka mulutnya lebar-lebar, Riyan geram melihat tingkahnya yg melihat kanya seperti itu dan ingin langsung memberi pukulan padanya.


"Apa kamu melihat nya seperti itu?! apa kamu tidak pernah melihat wanita Cantik?!! dengus Riyan kesal membuang nafas


"Tidak bukan begitu, aku seperti nya mengenalnya" ucap nya sedikit mundur karna dia melihat Riyan yg nampak mengepalkan genggaman tangannya


"jangan suk kenal kamu aku tahu itu mudus! setiap laki-laki yang ingin berkenalan dengan seseorang". Riyan menggenggam tangan dia semakin kencang dia sangat ingin melayangkan tinjunya karna berani menatap Kanya begitu banyak.


"Hay.. Riyan tenanglah, kamu tidak perlu marah-marah seperti itu" Kanya mengusap lembut pundak Riyan agar dia bisa lebih tenang.


"benar aku mengenalmu!!" ucap pemuda itu kanya pun menoleh menatap pria yg mengatakan mengenalnya itu.


pria itupun melepas topi yg menutup sebagian wajahnya dan tersenyum pada kanya "Kakak apa kamu tidak mengenaliku?


kanya membulatkan matanya karna kaget


"Astagaaaaa... Zidan itu kamu?" Kanya namapak sangat senang saat melihat siapa yang ada dihadapannya saat ini.


" Iya kak ini aku"


Zidan langsung memeluk Kanya dan Kanya juga membalas pelukan Zidan dengan erat hingga cukup lama merika berpelukan, Kanya mungkin sudah lupa kalu dirinya tidak sendiri kalau saat ini dia sedang bersama Riyan.


"Sudah cukup pelukannya!" Riyan menarik Kanya dari pelukan Zidan dia sangat kesal dengan Kanya yg membiarkan seorang laki-laki memeluk nya dengan lama.


"Iiihh Riyan apaan sih kamu?" kesal Kanya pada Riyan yg nampak menatap dingin pada Zidan.


"kamu yg apa-apaan! peluk-pelukan di depan umum nggak malu apa?!"


"idih kenapa kamu jadi marah-marah!"

__ADS_1


Riyan tersadar dan memalingkan wajahnya kesamping dia juga bingung kenapa dia jadi seperti ini marah-marah tidak jelas.


"Sudah-sudah kak jangan berantem, Kak siapa dia? apa dia pacar kakak?!" tanya Zidan dengan pulusnya hingga membuat Riyan dan Kanya yg mendengarkan penuturann Zidan langsung memalingkan wajah mereka dan langsung mengilak secara bersamaan.


"NGGAK!!


"Siapa juga yg mau sama cowok dingin kayak kulkas gini!" Celetuk Kanya kesal


Riyan yang mendengar penuturan kanya tidak terima dan langsung membalas perkataan Kanya "hahahaha.. Kamu pikir Aku mau gitu sama kamu? mimpi kamu, sampai dunia ini nggak ada lagi perempuan dan cuma tinggal kamu aku nggak bakalan tuh mau nikah sama kamu!"


Deegggh


Kanya terdiam mendengar penuturan Riyan dia tidak menyangka kalau perkataan Riyan mampu membuatnya merasa sesakit ini,


kanya memalingkan wajahnya kesamping dan menghapus air matanya sekilas dan mulai mengabaikan Riyan.


"Zidan.. kamu kuk bisa ada disini sih?


Kanya mengalihkan pembicaraan dengan Zidan dan memilih tak menghiraukan perkataan Riyan.


"Zidan dapat pekerjaan di kota ini kak, beberapa hari yg lalu aku dapat panggilan interviu dan aku diterima kak"


"Wah selamat ya Zidan"


"Zidan kita cari tempat dulu yuk sekalian kita cari makan" Ajak Kanya pada Zidan, Zidan mengangguk setuju dan merika berjalan bergandingan, dengan Riyan yg mengikuti di belakang merika dengan wajah yg di tekuk.


Tidak lama merika menemukan sebuah restoran dan masuk mencari tempat, sesampainya di meja Kanya langsung duduk Zidan ingin duduk di samping Kanya tiba-tiba Riyan langsung duduk di bangku yg ingin di duduki oleh Zidan


"Kamu ini!.. Kanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Riyan, dan Zidan hanya tersenyum dengan tingkah Riyan dan dia memilih untuk duduk di depan Kanya.


"Kamu mau makan apa Zidan?


" aku ikut kakak saja" ucapnya supan


"Aku juga! Ucap Riyan hanya memasang wajah cemberut pasalnya kanya hanya memperhatikan Zidan saja semenjak pertemuan mereka


"Baeklah tunggu di sini aku akan memesan sebentar"


Setelah Kanya memesan dia kembali duduk di samping Riyan, " oh.. ya aku lupa Zidan kenalkan dia Riyan temanku"


"Hay.. aku Zidan"

__ADS_1


"eemmh.. Riyan! merika saling bersalaman


"Riyan, Zidan ini dia adiknya Dinda"


" jadi.. dia adik sahabat kamu?! Riyan kaget Setelah mendengar penuturan Kanya yg ternyata Zidan adalah Adiknya Dinda.


""Ya.. dia adik sahabatku Dinda sekaligus orang yang di cintai sahabat kamu Revan"


.


.


.


Dilaen tempat, tepatnya kediaman Revan


saat itu Revan sedang makan dengan lahapnya


"uhhukk.. uhhukk..!!


"Revan kamu kenapa? Amanda langsung menepuk pundak Revan dan memberikannya air minum.


"Tidak apa-apa aku hanya tersedak"


"Oh.. yasudah kamu pelan-pelan makannya"


"eeemmmh"


"siapa yg membicarakan ku sampai aku tersedak seperti ini?!" gumamnya dalam hati


Setelah mendengar penuturan Zidan Riyan langsung mengusulkan "oohh.. Kenapa tidak melamar pekerjaan di MAHENDRA GROP saja kamu bisa Dengan mudah bekerja disana jika mendatangi Revan?!"


"Tidak kak terimakasih.. aku ingin mencoba dengan usahaku sendiri, aku tidak ingin meriputkannya"


"Kamu tidak akan meriputkan nya, Revan akan sangat senang dengan kamu meminta pekerjaan padanya"


"Tapi aku tidak enak kak! lagian jika kak Dinda ada dia juga tidak akan mengijinkan nya"


"Kamu benar Zidan, Dinda bukan orang yang suka meminta dengan mudah apa lagi menikmati milik orang lain" Sahut kanya membenarkan perkataan Zidan.


"eemmh.. kamu benar kak" ucap Zidan sedih mengingat kakak perempuannya

__ADS_1


Setelah lama berbicara makanan yang merika pesan pun datang dan merika pun makan dengan Kanya dan Riyan yg masih canggung dengan persualan tadi dan Zidan yg bercerita perjalannnya dari desa sampai dia berada di kota saat ini.


__ADS_2