JANJIKU

JANJIKU
Apa kamu sudah buta


__ADS_3

"Tante kenapa tidak ikut Amanda saja?


"Tidak sayang.. Tante masih ada urusan nanti biar sopir saja yg mengantarkan Tante"


"Kalau begitu Amanda pamit ya tante"


"Iya sayang hati-hati"


"eemmhh.. Amanda berjalan mendekati mobil nya dan masuk kedalan mobil..


dia terus menjalankan mobil dengan kecepatan sedang sampai di lampu merah Amanda lengah dan tek melihat kalau lampu sudah berubah warna menjadi merah.


Amanda melihat seorang perempuan yg berjalan ingin menyeberang, spontan Amanda langsung menginjak rem dan membanting stir nya ke trutuar jalanan, untung nya Amanda sigap dan tidak terjadi apa-apa pada perempuan itu.


Amanda turun dari mobilnya dan langsung menghampiri perempuan itu, ternyata perempuan itu adalah Kanya


"Apa kamu sudah buta!! Aku hampir saja mati ditabrak mobil mewah mu ini! apa mentang mentang kamu punya mobil mewah bisa seenaknya melajukan mobil mewah kamu.. huuhh?!!" Kanya marah-marah pada Amanda tanpa mempedulikan apapun lagi.


"Nona apa kamu baek baek saja? saya minta maaf saya tidak melihat lampunya sudah berubah warna"


"Apa!! Kamu bilang tidak sengaja, Setelah kamu hampir melenyapkan nyawa orang lain kamu bilang tidak sengaja!! dengus Kanya dengan sangat kesal dia tidak melihat wajah Amanda dengan jelas karna dia menunduk dan wajahnya sedikit tertutup oleh rambut panjangnya yang terurai.


"Saya benar-benar minta maaf nona"


tiba-tiba Amanda mencium bau darah segar memasuki indra penciuman nya yg membuat dia merasakan mual yg luar biasa dan tidak lama Amanda langsung lari kesisi jalanan


Uuwweek.. Uuwweek..!!


"Astaga juruk sekali dia! apa dia habis minum-minum?pantas saja dia menyetir tidak benar!"


Saat Amanda sudah meras baekan dia mengikat rambutnya dan memperlihatka leher jenjang dan kalung indahnya, Kanya yg dari tadi memperhatikan Amanda kaget bukan main.

__ADS_1


deegggh


"Ka'kamu..??Kanya tidak bisa mengucapkan kata yg ingin dia katakan dan tergagap Saat Melihat dengan jelas wajah Amanda


"Ada Apa Nona??!" lirihnya Tiba-tiba Amanda merasa pusing pandangannya mulai buram dan gelap


Bruuukkk


Amanda jatuh pingsan dijalan


"Hay.. kamu baek-baek saja? kanya langsung memangku kepala Amanda mencuba menyadarkannya dan dia melihat ada darah segar di dahi Amanda


"Ya ampun dia terluka gimana ini? mana nggak ada orang lewat lg!"


Kanya mencoba membupung Amanda


Susah payah membawa nya masuk kedalam mobil Amanda


"huh.. walaupun kamu kurus tetap saja kamu berat Aku hampir pingsan juga membupung badan kamu! Kanya terus saja mengumeli Amanda yg tidak sadarkan diri


Sesampainya di rumah sakit, Kanya meminta tolong pada beberapa perawat untuk menolong Amanda.


Setelah cukup lama Kanya menunggu seorang dokter muda keluar dan tersenyum pada kanya usianya mungkin awal 30 an


"Nona ikutlah keruangan saya ada beberapa hal yang perlu saya jelaskan"


"Eemmh.. kanya mengikuti dokter muda itu kedalam ruangannya


"Perkenalkan saya dokter Evan


"eemh ya.. dan saya Kanya dokter,

__ADS_1


Dokter bagaimana keadaannya?


"Amanda baek-baek saja, dia hanya sedikit syuk kandungannya juga baek-baek saja tidak perlu ada yg di khawatirkan"


"Amanda?.. kandungan?!"


"Ma'maksud dokter? Namanya Amanda dan sekarang dia hamil??!"


"Iya dia Amanda.. dia adalah adik teman saya dan saat ini dia hamil kamu harus memberi tahu dia kalau dia harus menjaga kesehatan dan menjaga pula makannya, seperti nya dia kekurangn asupan makanan dan kehilangan berat badan juga"


"i'iyaaa dokter terimakasih,


"Apa kamu teman Amanda?


"iya dokter, Kanya bingung harus menjawab seperti apa dan dia hanya bisa menjawab dengan meng iyakan saja


"Saya permisi dulu dokter saya mau lihat kondisi teman saya dulu"


dokter Evan menganggukan kepalanya dan tersenyum setelah Kanya sudah pergi


"Cantik" Ucapnya lembut


Kanya keluar ruangan dokter dengan linglung dan terus berjalan menuju ruang UGD


"Amada siapa dia kenapa dia sangat mirip dinda dan juga dia sedang hamil?hamil? hamil?


"Astagaaaaa kepalaku mau pecah saja" Kanya menepuk-nepuk jidadnya beberapa kali


Sesampainya di ruang UGD Kanya bingung, Amanda sudah tidak ada lagi diranjang perawatan nya, dia terus mencari kesetiap ranjang yg ada di ruangan itu tapi tidak ada.


"Kemana dia kenapa tiba-tiba menghilang?

__ADS_1


Kanya terus saja mencari di sekitar rumah sakit dia berpikir mungkin Amanda masih ada disekitar an rumah sakit.


"Huhhh lelahnya, kemana sih dia kenapa cepat sekali menghilang!! Mana kunci mobil nya masih sama aku lagi" Kanya mengusap wajahnya kasar dia benar-benar penasaran dengan Amanda dia yakin itu adalah dinda sahabatnya.


__ADS_2