JANJIKU

JANJIKU
Cinta pertama


__ADS_3

Amanda membawa anak-anak kesebuah pusat perbelanjaan membantu Alka mencari bukunya dan mmbawa Alika dulu ke caffe untuk makan Es krimnya tidak terasa sudah 3 jam dia berkeliling di mall bersama anak-anak nya


Amanda melihat butik milik nya dan berniat ingin masuk, karna sebelumnya dia belum sempat untuk survey dan dia rasa para pegawai pun belum tahu siapa dia karna selama ini hanya mama tasya yg mengelula usahanya di sana


''Sayang apa kalian mau ke toko sana? Amanda menunjuk toko baju yg tidak jauh darinya dan anak-anak


"Mau, mau beli baju? tanya Alika


"Eemmhh mungkin, ayu sayang kita masuk" Amanda menggandeng kedua buah hatinya memasuki butik dan tidak sengaja dia tertabrak seorang pria paruh baya


"Maaf tuan saya tidak sengaja'' Amanda membungkuk meminta maaf dan berlalu masuk kedalan butik tanpa melihat wajah pria paruh baya itu.


"Jadi?? dia sudah kembali? bahka dia memiliki dua anak? oohh kepunakan ku kau sangat pintar menyembunyikan istri dan anak-anak kamu? bahkan merika juga cucuku, cucu tersayang ku! kau berdalih mengatakan kalau aku menculik dan menyembunyikan merika tapi nyatanya kamu sendiri yg menyembunyikan istri mu, hahahahaha aku di tipu Oleh nya!!" Om Firman berjalan meninggalkan pusat perbelanjaan dengan senyum menyeramkan nya, entah apa yang ada dipikiran nya sekarang


Amanda asik memilih baju untuknya dan anak-anak dan saat itu ponselnya bergetar, saat Amanda melihat id ternyata itu adalah Revan


"hay ada apa?


"Sayang apa yg sedang kamu lakukan?


"aku di pusat perbelanjaan Revan, kami sedang jalan-jalan''


"Sendirian?


"tidak aku bersama anak-anak Revan, ada apa?


"Hanya bertiga?"


"iya ada ap?


"Sayang tunggu...!! sebentar lagi aku akan tiba di sana jangan kemana-mana"


Amanda belum sempat mengatakan apa-apa Revan sudah memutuskan sambungan telepon nya,,,

__ADS_1


"Huhhh dia ini" Amanda mendenguskan nafasnya lemah karna tingkah Revan yg sangat posesif terhadap nya


Di perusahaan MAHENDRA Revan yg berada didalam ruangan langsung berdiri dan berjalan meninggalkan ruangan dia panik dan takut terjadi sesuatu pada Amanda karna dia tahu ada kemungkinan Om Firman masih mengincar keluarga nya


"Kanya batalkan semua janji, aku ada keperluan mendesak"


'' Baek presdir"


"Oh ya kapan-kapan datang lah kerumah, temui Dinda kalian sudah lama tidak bertemu bukan?" Revan menoleh ke arah Kanya kembali


"Baek presdir Secepatnya akan saya lakukan" Air matanya mulai membasahi mata Kanya dia sangat merindukan Dinda Sahabatnya yg ternyata Adalah Amanda istrinya Revan


Revan tidak mengatakan apa-apa lagi dan pergi meninggalkan perusahaan, sesampainya di pusat perbelanjaan Revan langsung mencari keberadaan istri dan anak-anaknya.


"Anak-anak apa kalian suka model baju ini nak?


"ika suka mama"


"Eemmhh. Alka suka mama"


"eemmhh okey kita beli yg ini saja"


mama ini toku milik Mama kenapa mama harus bayar?


"Alka merika semua belum tahu siapa mama karna itu mama harus bayar dulu"Amanda tersenyum menjelaskan pada Alka


"Hay Dinda kan?


Sapa seseorang dari samping Amanda sambil memegang bahunya lembut,, Amanda pun menoleh ke arah Asal suara dia sedikit bingung dan samar-samar mengingat siapa orang itu


''Maaf kamu siapa?


"Aku Reza, teman SMA kamu dulu apa kamu lupa?

__ADS_1


"Astagaaaaa maaf aku benar-benar lupa Reza'' Amanda menepuk dahinya


''Oohh jadi kamu sudah melupan aku yah? kejam sekali kamu Dinda setelah kamu menulakku bahkan kamu juga melupakan aku, bukankah itu sangat jahat?


"Tidak, Reza bukan begitu aku tidak bermaksud melupakan kamu aku hanya lupa saja"


"eemmhh begitu, Aku hampir tidak mengenali kamu Dinda, kamu Sekarang semakin banyak berubah menjadi sangat Cantik dari sebelumnya aku tidak menyangka kalau kita akan bertemu lagi''


Wajah Alka berubah menjadi dingin saat mendengar penuturan Reza dia tidak suka jika selain papa nya yg memuji atau mendekati Amanda


"eemmhh ya aku juga tidak menyangka" Amanda tersenyum


Reza semakin terpesona saat melihat senyum manis Amanda, dia sudah lama mencari informasi tentang Amanda tapi tidak pernah bertemu, dan yg dia tahu Amanda menghilang setelah acara kelulusan sekolah


"Dinda kamu kemana saja selama ini? aku mencari keberadaan kamu, kamu tahu bukan bagaimana perasaan ku? Aku masih belum bisa melupakan semua kenangan kita dimasa itu, Kamu Cinta pertama ku, bahkan setelah aku menetap tinggal di luar negeri tetapi hatiku masih tetap disini"


"Oh, Aku tinggal di Kanada bersama orang tua ku melanjutkan pendidikan dan baru saja kembali kekota ini"


"bukankah orang tua kamu ada di desa? Reza bingung yang dia tahu Dinda adalah anak dari keluarga sederhana dan tidak berkecukupan banyak seperti keluarga pada umumnya bahkan orang tua nya harus menjadi buruh di kebun kepala desa


"Mereka orang tua angkat ku, setelah itu aku kembali tinggal bersama orangtua biolugis ku dan aku juga belum sempat menemui mereka karna aku baru saja kembali"


"oohh pantas waktu aku pergi ke desa aku tidak pernah bertemu sebelumnya apa kamu tinggal di kota ini?


"iya aku tinggal di kota ini Reza, kamu sendiri bagaimana?


"Aku juga tinggal di kota ini seperti kamu, aku tinggal di apartemen di sana" Reza menunjukkan pada bangunan tinggal di sebelah Pusat perbelanjaan dari kaca transparan di sekitar merika


"Wah itu, bukankah itu tempat tinggal para ilet?


Reza pun tersenyum mengangguk sambil memperlihatkan lesung pipinya yang manis


"Sayang apa kamu menunggu lama? Tiba-tiba Revan datang berjalan menuju Amanda yg sedang asik mengubrul dengan Reza sedangkan Alka Alika merika duduk di sofa butik sambil bermain

__ADS_1


__ADS_2