JANJIKU

JANJIKU
Ketangkap basah


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam, didalam kamar Amanda sedang merias wajahnya dia mengenakan gaun yg sedikit terbuka dan hils cukup tinggi, setelah dia sudah siap Amanda keluar kamarnya dengan pelan-pelan dia tidak ingin Revan tahu kalau dia saat ini akan pergi, dan Amanda sendiri belum tahu kalau saat ini Revan belum pulang dari kantornya.


Walaupun dia sudah menikah dengan Revan merika tetap tidur dikamar merika masing-masing jadi Amanda berani mencuba keluar tanpa sepengetahuan Revan malam ini, dia sedikit ingin bersenang-senang tanpa sepengetahuan Revan.


Saat Amanda sudah sampai di depan pintu depan dia kaget bukan maen, pasalnya Revan berdiri tepat di depan rumah nya


"Kamu mau kemana? tanyanya lembut dia baru turun dari mobil nya, Revan melihat Amanda dari atas sampai kebawah dia takjub dengan penampilan Amanda saat ini biasanya dia hanya mengenakan pakaian sederhana dan tidak menculuk tapi berbida dengan malam ini dia sangat cantik dan mengguda.


"_____"


Amanda mundur, mulutnya kaku tidak bisa berkata apa-apa "Aduh bagaimana ini, aku hanya ingin pergi sebentar malah ketangkap basah" gumamnya dalam hati


"a'aku... eeemmmh... Amanda nampak bingung harus bagaimana dan mengatakan apa


Revan tersenyum dan mempercepat langkahnya mendekati Amanda


"kamu mau kemana...heemmm?!"


Amanda tersandung saat mundur dan mengenai sofa tanpa sengaja dia menarik tangan Revan dan mereka terjatuh bersamaan diatas sofa.


Cuupp


Revan mencium Amanda tanpa sengaja tepat di bibir mungilnya, Amanda membelalakkan matanya kaget dia ingin melepaskan dirinya dari pekukan Revan tapi Revan dengan cepat memeluknya erat.


"Jangan pergi.. Revan terbawa suasana dan ******* bibir Amanda kembali Amanda masih diam mematung denganboerlakuan Revan yg terus menciumi Amanda.


"Apa kamu tidak merindukanku aku sngat merindukan mu manda" ucapnya dengan sangat lembut

__ADS_1


"Revan apa yg cuba kamu lakukan? aku tidak nyaman! Revan tidak mendengar kata katanya dan dia langsung mengangkat tubuh Amanda ke kamarnya


dan terjadilah **** hubungan suami istri diantara merika, Amanda tidak bisa menulak apapun yang dilakukan Revan terhadapnya karna dia sadar bahwa kewajibannya sebagai seorang istri tidak bisa dia lalaikan walau dia masih merasa ragu dengan perasaan nya sendiri.


Ke esokan harinya Amanda terbangun dari tidurnya pipinya memerah saat melihat Revan masih memeluknya dalam tidurnya tanpa memakai apa-apa hanya selimut yg menutupi tubuh merika.


Amanda melihat mata, hidung, bibir, alis tebal dan bulu mata panjang Revan yg begitu cantik, pipi Amanda memirah melihat ketampanan suaminya dan hendak bangun tiba-tiba saja Amanda merasakan sesuatu yg tidak biasa diarea intimnya.


"Aaawwww.. Sakit..!!!"


Amanda merintih kesakitan dia hendak beranjak dari tempat tidur tapi saat dia hendak bangun seluruh tubuhnya terasa remuk semuanya.


"Sayang kamu mau kemana? Revan terbangun mendengar suara Amanda yg nampak kesakitan


"Aku mau mandi!"


Revan kembali menarik Amanda kedalam pelukannya dan menutup kembali matanya


"Revan aku harus mandi dan menyiapkan keperluan kamu kekantor dan sarapan"


"Kamu tidak perlu melakukannya aku tidak masuk hari ini" Revan masih menutup matanya


"Kenapa? kamu itu bosnya harusnya kamu memberikan contoh yang baik untuk para bawahannya"


Revan membuka matanya lagi dan menatap Amanda geli, "Karna aku bosnya, aku bisa kapan saja datang kekantor dan merika tidak bisa komplain padaku, dan jugaaa....


"dan juga apa? Amanda menatap Revan bingung

__ADS_1


"Aku masih ingin memakanmu"


"_____"


"iihhh.. apaan sih kamu


"hahahaha... Revan tertawa lepas melihat wajah Amanda yg begitu merah saat di guda Revan


"Aaahhhhhh.. Revan turunkan aku, aku bisa jalan sendiri!"


Revan mengangkat tubuh Amanda dan membawanya kekamar mandi dia melihat sekilas ke arah ranjang, disana terdapat darah keperawanan Amanda yg telah Revan ambil dimalam pertama merika resmi tidur diranjang yg sama.


"Terimakasih sayang" Revan menurunkan Amanda di bethup dan menyalakan pengisian air.


"Untuk apa?!"


''Untuk segalanya, kamu mau menerimaku apa adanya dan memberikan hatimu untukku dan aku sangat lah bersyukur untuk itu"


"Kau tidak perlu berterimakasih, kamu layak mendapatkan nya"


"Aku mencintaimu"


Amanda tersenyum lebar pasalnya ini adalah pengakuan Revan untuk pertama kalinya untuk dirinya


"eemmm.. aku juga mencintaimu" sahut Amanda, merasa cintanya benar-benar terbalas Revan merasa sangat bahagia dia mulai masuk juga didalam bath up dan menyandarkan punggung Amanda didadanya sambil menikmati berendam air hangat.


Acara merika berlanjut sampai tidak ada yg tahu kapan merika akan berhenti dari pase malam pertama merika yg berlanjut ke pagi harinya hingga membuat Mereka lupa dengan sarapan pagi merika karna terlalu asik bersama hingga haripun sudah siang....

__ADS_1


__ADS_2