
"Revan aku ingin membuka studio ku sendiri disini apa kamu bisa membantuku mencari gedung untukku? Amanda saat ini sedang makan bersama Revan dan Alka Alika di rumah merika
"Bisa Sayang, aku akan mencarikan kamu tempat lalu bagaimana dengan Mall? Apa kamu juga mau membuka butik disana?
"Aku sudah membuka beberapa toko untuk butikku di beberapa mall satu tahun yg lalu, aku hanya perlu membuka perusaahan disini dan memindahkan perusaahan pusat disini agar aku lebih mudah memantau pekerjaan ku" Semenjak Amanda hidup sendiri dia memulai usaha dengan membuka butik dan Laen-laen bahkan saat ini dia juga sudah terkenal sebagai Desainer handal di luar negeri.
"Kamu sudah memilikinya di kota ini? Revan nampak bingung mendengar penuturan Amanda
"Iya.. mama yg mengelula nya disini, aku hanya memantau dari jauh"
"eemmh..yasudah, kamu tidak perlu khawatir sayang secepatnya aku akan mendapatkan nya untuk kamu"
"eemm.. terimakasih" ucap Amanda dan melanjutkan makannya
"Sayang kamu tidak perlu berterima kasih, aku suami kamu, itu sudah menjadi tugasku untuk membantu kamu" Revan merasa ini terlalu canggung baginya dia tidak suka jika Amanda harus berterimakasih kepada nya
"eemmhh" Amanda hanya mengangguk dan tersenyum
"Sayang aku akan selalu sabar menunggu kamu sampai kamu bisa menerima ku seperti dulu lagi" ucap Revan dalam hati hanya itulah yg selalu Revan katakan
"Papa apa boleh Alka ikut papa? Alka memasang wajah lucunya agar Revan mau membawanya sangat sulit untuk bisa melihat ekspresi wajah Alka yg begitu sangat menggemaskan seperti itu.
"Hahahaha.. nak kamu sangat lucu jika kamu selalu seperti adik kamu memasang wajah lucu seperti ini'' Revan tertawa mlihat tingkah Alka
"Alka kamu tidak bisa ikut papa, kamu hanya akan mengganggu papa saja nanti di perusahaan" ucap Amanda melarang nya
"Tidak apa-apa Sayang aku bisa mengajak anak-anak ke perusahaan sekalian perkenalkan pada lingkungan disana"
"Baeklah kalau begitu, aku akan menyusul kalian nanti setelah urusan ku selesai''
__ADS_1
"Benarkah? kamu mau datang ke perusahaan?!" Revan tersenyum lebar saat mendengar Amanda akan mendatangi nya ke perusahaan
"iya, sebelum makan siang nanti aku akan sudah ada di perusahaan"
"Okey.. aku tunggu Sayang" Revan membelai pipi Amanda yg duduk di kursi meja makan sebelah kanannya
Setelah Revan selesai makan bersama anak-anak nya dia membawa Alka dan Alika ke perusahaan, sedangkan Amanda mengendarai mobil nya sendiri ketempat tujuannya
Sesampainya Revan di perusahaan MAHENDRA dia memasang wajah datar dan dingin nya lagi, tetapi tak sedikitpun ketampanan nya berkurang.
"Ayu anak-anak kita masuk kedalam perusahaan papa?
''Okey.. papa" jawab Alka dan Alika tersenyum dan setelah nya memasang wajah datar juga seperti Revan hanya Alika yg selalu tersenyum melihat kesetiap apa yg dia lihat.
Revan memasuki pintu depan perusahaan MAHENDRA dengan menggandeng kedua anaknya dia berjalan tanpa peduli dengan tatapan mata semua pegawai
"Selamat pagi Presdir" serampak pegawai perusahaan menyapa Revan yg baru datang
setelah Revan sudah menghilang menaiki liftnya para pegawai mulai bergusip merika bertanya tanya anak siapa yg dibawa Revan anak-anak itu sangat mirip dengan atasan merika.
Sedangkan Amanda terus mengendarai Mobilnya cukup jauh, dan dia tiba di sebuah rumah mewah yg sangat dia kenal yaitu tempat tinggal orang tua nya
"mama.. papa?? Amanda memasuki Rumahnya yg terlihat sepi hanya ada penjaga saja yg dia temukan
"Kemana mama papa? Amanda duduk di sofa dan merebahkan tubuh nya
"Amandaaa?? Kamu kembali nak? mama tasya datang dari dapur dia kaget melihat Amanda, karna sebelumnya Amanda tidak memberi tahunkalau dia sudah kembali
"Hay.. maaa Aku kembali" Amanda berdiri dan tersenyum sambil berjalan ingin memeluk mama tasya
__ADS_1
"Eemmhh.. akhirnya putrinya mama pulang juga sini ayu mama peluk" merika pun saling berpelukan melepas rindu
"Sayang dimana anak-anak?
"Mereka ikut Revan ke perusahaan mah''
"ikut Revan? Apa kamu kembali bersama Revan'' mama Tasya nampak terkejut dan bingung karna Amanda tidak mengatakan apapun sebelumnya
"iya mah, Revan mengajak kami kembali ke rumah setelah bertemu beberapa hari yg lalu dan anak-anak langsung setuju begitu saja'' ucap Amanda dan menceritakan segalanya
"Syukurlah kalau begitu, kamu telah mengambil keputusan yang benar dengan kembali bersama sayang mama mendukung kamu"
"Yasudah mah aku harus keperusahaan dan menjemput anak-anak kasihan papanya pasti merika berbuat hal-hal aneh dan mengganggu perkerjaan Revan"
"Iya kamu hati-hati ya sayang''
"iya ma"
Setelah berpamitan dan pergi meninggalkan rumah orangtuanya, Amada tiba di perusahaan dan langsung memasuki perusahaan dan ingin menaiki lift.
"Maaf nona Anda tidak di ijinkan memasuki perusahaan kami tanpa ijin atau persetujuan dari atasan dengan seenaknya'' ucap salah satu keamanan yg bertugas menjaga keamanan
"Saya ingin menemui suami dan anak-anak saya, apa harus minta ijin anda dulu!''
ucap Amanda dingin pada penjaga keamanan
"Tidak begitu juga Nona, tapi ini tanggung jawab saya untuk menjaga ketertiban Perusahaan MAHENDRA dan Anda bukan pegawai disini jadi anda tidak bisa masuk sembarang disini''
"Oohh baeklah, kalau begitu katakan pada Atasanmu aku menunggu di luby!! Amanda merasa jengkel sebelum nya dia juga pernah mengalami masalah saat pertama kali memasuki perusahaan MAHENDRA
__ADS_1
''Maaf Nona tapi atasan kami tidak bisa bertemu tanpa janji terlebih dahu, apa anda sudah membuat janji?
"tidak, aku tidak perlu membuat janji untuk bertemu dia!! dia suamiku aku bisa bertemu dengan nya kapan saja!! tatapan Amanda semakin dingin pada penjaga keamanan itu