Jejak Pemburu Rupiah

Jejak Pemburu Rupiah
Bab. 58


__ADS_3

Setelah beberapa saat mobil yang mereka berhenti di sebuah rumah makan kecil di pinggir jalan.


" Maaf tuan, apakah anda yakin akan makan di sini ? bukankah Anda mengatakan akan makan di Rumah Makan yang paling populer di wilayah ini ? " tanya orang kepercayaan Alan.


" Kita memang akan makan disini ! ini adalah Rumah Makan paling populer di sini. Mari kita makan ! kau akan paham setelah makan di sini. " jawab Alan sambil membuka pintu mobil, kemudian berjalan masuk Rumah Makan tersebut.


Setelah berada di dalam, mereka akhirnya memesan makanan dan minuman. Setelah itu mereka duduk di bangku yang berada di pojok ruangan.


" Tuan apakah anda butuh seorang pelayan ? " tanya seorang pelayan yang datang sambil menyajikan makanan yang mereka pesan.


" Tentu ! pelayanan paling spesial di sini. " jawab Alan.


" Baik tuan ! akan segera datang. Tapi ... . " ucap pelayan tersebut.


" Tenang, Dia wanitaku dan pelayan tersebut milik tuanku. " ucap Alan sambil melihat orang kepercayaannya.


" Baiklah kalau begitu, silakan menikmati menu dari kami. " ucap pelayan tersebut. Kemudian berlalu meninggalkan mereka.


Selang beberapa lama, akhirnya datang seorang wanita yang cantik dengan pakaian yang sangat seksi menghampiri mereka. Ia berjalan dengan lemah gemulai.


" Tuan, aku datang akan melayani anda. " ucap wanita tersebut sambil duduk di sebelah orang kepercayaan Alan. Ia duduk dengan sangat anggun dan tersenyum manis.


" Berapa tarif mu ? " tanya Alan tanpa melihat wanita tercantik tersebut.


" Aku suka gayamu ! 50 juta permalam " jawab wanita tersebut dengan tersenyum.


" Apa kelebihan mu ? " tanya Alan kemudahan.


" Aku akan memberikan servis yang terbaik dan akan memberikan semua yang Anda butuhkan. " jawab wanita tersebut.


" Setelah kami selesai makan, bawa kami keruangan mu. 50 juta perjam asal servis mu memuaskan ! " ucap Alan dengan santainya.


" Waw, aku suka gayamu sayang. " jawab wanita tersebut sambil melihat penampilan Alan dan juga orang kepercayaan Alan dan juga Sela.


" Mari ikuti aku. " ucap wanita tersebut setelah melihat tamunya selesai makan.


Dan mereka mengikuti wanita tersebut menuju ke sebuah ruangan yang berada di balik Rumah makan tersebut. Sebuah ruangan yang mirip dengan kamar di hotel berbintang.

__ADS_1


" Maaf apakah dia juga akan ikut masuk ?" tanya wanita cantik tersebut.


" Apakah dia mengganggu kegiatan mu ? " tanya Alan.


" Tidak ! tidak sama sekali. " jawab wanita tersebut dengan tegas.


" Mereka berarti hanya membutuhkan sebuah informasi, bukan membutuhkan teman untuk bercinta. " batin wanita cantik tersebut.


" Silakan duduk tuan-tuan dan nyonya. " ucap wanita cantik tersebut setelah sampai di dalam ruangannya.


" Apakah kita langsung saja sambil menikmati sebuah minuman ? " tanya wanita tersebut dengan senyuman yang menggoda.


" Kami tidak minum ! dan silakan duduk ! uang yang akan kau dapatkan tergantung dari apa yang akan kau berikan. " ucap Alan.


Kemudian wanita tersebut duduk dihadapan Alan dengan santai.


" Kau mengenal Bram ? " tanya Alan.


" Sangat mengenalnya. " jawab wanita tersebut.


" Bram tinggal di jalan dd no. 3, namun ia sekarang sering berada di rumah yang ada di jalan CC no. 15. Ia tinggal di sana dengan wanita bayarannya yang bernama Dini. "


" Dini adalah pemain ranjang yang sangat handal, sehingga Bram jarang kemari. Dan saat ini Bram sedang menjalankan bisnis Narkoba. Dan juga menjadi Pembunuh bayaran. " jawab wanita cantik tersebut.


" Dimana biasanya Bram menyembunyikan buruannya ?" tanya Alan kembali.


" Jika buruannya seorang wanita yang masih layak untuk menemaninya di ranjang. Ia akan berada di jalan CC namun jika buruan tersebut bukan itu ia akan menyembunyikan di sebuah gudang di jalan ab no. 20. " jawab wanita tersebut.


" Jika masih anak-anak ? " tanya Alan.


" Anak-anak seharusnya berada dijalan ab. no 20 tetapi jika anak itu spesial ia pasti berada di jalan CC no. 15. Ia akan berada dekat dengan pengawasannya. " ucap wanita tersebut.


" Keamanan dan jalan tikus ? " tanya Alan.


" Tuan anda nafsu sekali ! " ucap wanita cantik itu.


" 50 juta atau tidak sama sekali ! " ucap Alan sambil memasukkan cek yang ia letakkan di atas meja.

__ADS_1


" Kau licik sekali tuan ! tapi baiklah, Di setiap tempat yang dimiliki oleh Bram ada banyak penjaga, mereka adalah orang-orang yang terlatih. "


" Mereka ahli dalam menggunakan senjata api dan juga ahli beladiri. Dan di setiap tempat tersebut ada sebuah ruang rahasia yang berada di bawah tanah. "


" Aksesnya biasanya di balik lemari atau dinding yang menggunakan tombol otomatis. Tempat tersebut biasanya juga memiliki jalan tikus tanpa harus melalui pintu utama. "


" Kelemahannya ? " tanya Alan kembali.


" Wanita cantik ! karena hanya wanita cantik yang bisa memberikan kenikmatan di atas ranjang dan akan membuatnya kurang fokus, sebelum hasratnya tersalurkan. " jawab wanita itu.


" Bukan itu. " ucap Akan.


" Bram memiliki trauma yang luar biasa terhadap wanita yang pernah menjadi istri sahnya. Dan ia memiliki cindera di kaki bagian kanan dan punggung belakang sebelah kanan. "


" Untuk wanita yang pernah menjadi istri sahnya, tidak ada yang mengetahui keberadaannya bahkan Bram sendiri. " ucap wanita cantik tersebut.


" Apa masalah yang terjadi antara Bram dan mantan istrinya ? " tanya Alan.


" Tidak ada yang mengetahui, hanya saja saat itu istrinya sedang mengandung anaknya. Dan jika anda ingin mengetahui lebih tenang mantan istrinya bahkan fotonya anda bisa datang ke Salon kecantikan milik Dona. "


" Alamat salon kecantikan tersebut bisa anda akses di google. Hanya Dona yang memiliki foto mantan istri Bram. Namun anda harus berusaha sendiri dengan cara anda agar Dona mau memberikan apa yang anda cari. " ucap wanita tersebut.


" Saat ini, Selain menjadi seorang Bandar Narkoba siapa partner kerja Bram ? " tanya Alan kemudian.


" Terakhir yang aku tau, ia bekerja untuk seorang Dokter muda. Namun apa pekerjanya aku tidak tau. ' jawab wanita cantik itu.


" Apakah dokter ini yang kamu maksud ? " tanya Alan sambil menunjukkan sebuah foto yang ada di galery ponselnya.


Wanita cantik itu tersenyum setelah mengamati foto yang Akan tunjukkan.


" Mengapa kau tersenyum ? " tanya Alan penuh penasaran.


" Dokter Edo adalah langganan VIP kami, dia adalah pelanggan setia ku di atas ranjang panas ku, lelaki itu adalah pemain ranjang yang handal, setiap wanita pasti akan terbuai dengan permainannya di atas ranjang. "


" Dan akan aku pastikan siapapun wanita yang sudah merasakan kenikmatan bercinta dengan Dokter Edo, pasti ia kan bertekuk lutut di hadapannya. Terlebih jika wanita itu bukan pemburu rupiah seperti aku. " jelas wanita itu.


" Kau mengenalnya ? dan apakah dia juga adalah orang yang saat ini bekerja sama dengan Bram ? " tanya Alan sambil mengepalkan tangannya.

__ADS_1


__ADS_2