
Ditengah mereka menikmati minuman buatan Sam, disana mereka juga bersamaan memikirkan cara untuk meramaikan cafe juga, ditengah diskusi.
"Aku punya ide, gimana kalau kita buat acara diskon akhir tahun ini. Karna pastinya mereka bakal suka, dan tertarik untuk membelinya" ide Bram yang membuat si wanita cantik ini langsung merasa gemas terhadapnya.
"Ah~ kiwoyo sekali kamu ini boy" menujukkan ekspresi kiwoyo nya
"Aishh... Jijik gue lihatnya bodoh" menoyor wanita tersebut "Ayo bantuin gue" bang Tomi langsung menggeret bajunya
"Ihh apaan sih lo bang, gue ini cewek bodoh"
"Gue kagak peduli lu cewek apalah yang penting lu tuh udah kodrat nya cowok goblok, jadi cepet bantuin gue angkat nih meja kedepan"
"Huh.. Dasar kagak ngotak lu bang"
(Sedikit informasi saya mengambil foto itu memang adalah seorang actris thailand yang memang benar - benar seorang transgender, disini aku hanya menampilkan apa yang sesuai dengan ceritaku)
Kedua cowok ini binggung lalu Olivia menepuk pundak keduanya.
"Kalian tak perlu kebingunggan seperti itu, mereka berdua tuh sebenarnya mantan adalah dicafe ini, nah kalau yang dimaksud oleh bang tomi emang ada benernya, kalau tuh cewek seksi emang dasarnya seorang cowok, nama dia tuh Jiro tetapi setelah dia berubah jadi cewek tulen sekarang, jadi mengganti namanya menjadi Jinny"
"Hah? Masa sih kak, kok nggak sebegitu ketara ya kalau dia itu transgender"
"Hahaha... Kalian binggung yah, udah berapa kali tuh cowok ketipu ama tuh mukanya, mangkanya gaya sampai tingkah ceweknya pun udah dia lakuin sedari kecil, yah jadi nya gitu sekarang apalagi semenjak dirinya berubah jadi cewek, semakin jadilah tuh anak. Tetapi berbeda halnya bagi kita, karna kita sudah mengenalnya dari jauh, dia masih tetaplah sama seorang pria yang imut bagi kita hehe..."
Keduanya masih tercenggang dengan penjelasan Olivia yang sudah lebih dulu meninggalkan mereka.
"Lu percaya nggak sih kalau tuh cewek itu transgender?" tanya Bram
"Entahlah kita lihat aja nanti apa dia sama ataukah tidak" saut Sam
Setelah semua dipersiapkan, Sonya, Jiro, Sam, dan Bram mereka melakukan interaksi diluar sedangkan sisanya mereka didalam sendiri menyiapkan beberapa cake, dan minuman yang ternyata laku terjual didapur.
"Oh ya kak, boleh tidak kita foto dengan mereka, kan kakak tau sendiri kita pada membeli beberapa barang jualan kalian. Masa kita tidak kau perbolehkan" pembeli 1
"Ah kalian mau menfoto mereka ya" ujar Jiro
"Iya bolehkan kak"
"Boleh - boleh" sontak kedua anak ini langsung menatap kearah Jiro "Akan tetapi kalian harus membeli 2 menu yang berbeda plus satu minuman dengan begitu kalian dapat berfoto dengan mereka dengan 2 kali pose saja, gimana apa kalian setuju"
"SETUJUU..." serempak anak muda
"Okay silahkan tulis apa pesanan kalian yah disini" ucap Jiro sebari memberikan buku menu.
__ADS_1
Sedangkan orang yang didalam hanya menggelengkan kepala dengan ide Jiro sendiri, ia menginggat diwaktu awal Sam, dan Bram bekerja dicafe ialah yang mempromisikan keduanya untuk dijadikan model, sampai akhirnya semuanya berlahan menormal kembali.
Ditengah kesibukan semuanya, sampai tak terasa pesanan terakhirpun telah selesai mereka lakukan, sedangkan Olivia yang duduk didalam hanya terkekeh melihat para gerombolan cewek pada meminta foto bersama dengan mereka berdua tidak kalangan muda saja, kalangan tua pun ikutan.
"Kita foto nya gaya nya begini saja nyonya gimana" saran Sam dengan berfoto berpose ala binaraga, lalu berpose ala titanic "Pakai ponselku saja kak"
"Okay satu, dua, tiga"
CUUPP... Sontak semua nya terkejut melihat tindakan sang wanita paruh baya tersebut yang berani mencium pipi Sam.
"Nyonya, jangan begitu nanti gadisku marah lo dibelakang sana" bisiknya
"Benarkah ah maaf - maafkan aku"
"Tidak masalah, tapi dengan begitu kau nanti dapat membuatnya cemburu"
"Ahh.. Bisa saja kamu ini nak, dasar anak muda" memukul lengannya
Lalu setelah melihat hasil jepretannya, sontak membuat Sam beserta wanita paruh baya tersebut hanya tertawa lepas.
"Wah potret an yang sangat luar biasa"
"Benarkah nak"
"Nih lihat, kemistri kita begitu sangat romantis sekali bukan, semacam romeo and juliet tau"
Setelah berfoto dengan wanita paru baya, ada seorang pembeli lagi yang hendak berfoto bersamaanya, dengannya Sam sempat mendengar obrolan Jiro yang menyuruhnya memotret disekitaran cafe untuk sebuah promosi di akun media sosial dengan menggunakan camera LSR.
Setelah berfoto, Sam menyempatkan menoleh kearah sampingnya yang mana Olivia sedang memotret kearahnya, seketika dirinya langsung tersenyum kearahnya.
"Bagus juga hasil jepretanku"
"Benarkah, boleh aku lihat kak"
"Nih lihat" ia begitu antusias berlari kearah Sam sambil menujukkan hasil jepretan
Sam yang melihat dari belakang seperti orang yang sedang memeluk Olivia, membuat Sonya yang sedari tadi memperhatikan mereka dengan gemas, seketika ia mempunyai ide dengan langsung memotret keduanya yang begitu terlihat romantis terlihat jelas mereka seperti orang yang sedang menjalin hubungan.
................
Tepat seminggu kemudian, hari yang cukup melelahkan bagi semuanya, apalagi hari ini adalah hari terakhir penjualan di outdoor. Karna waktu Jiro sendiri liburannya akan habis, dan dia sendiri harus kembali ke Swedia untuk melanjutkan karirnya yang sebagai desainer, apalagi Sonya sendiri juga termasuk anak bawahannya Jiro yang bertugas menjadi kepala pengurus desainnya dinegara nya sendiri.
"Oh ya ampun, nggak kerasa yah udah cepet aja aku disini padahal aku mah masih mau tinggal disini bersama kalian"
__ADS_1
"Inget bos! Tugas lu masih banyak disana" sindir Sonya
"Diem lu, arghh kesel deh Oliv~ bantuin gue dong Liv biar gue bisa lebih lama lagi disini"
"Ya mana bisa dong terus gimana tugas lu disana dodol"
"Ah berisik" bukan sautan dari Jiro melainkan bang Tomi "Mending lu berdua pergi deh, berisik tau nggak" sindir Tomi yang masih santainya memakan ayam chiken yang telah mereka semua pesan
"Oh ya Jir, kapan kamu balik ke Swedia?" tanya kak Kimmy
"Ini yang gue suka, pertanyaan yang bermanfaat dibanding elu bang"
"Dih bacot lu"
"Ihh~ okay kak Kim, sebenarnya aku baliknya mulai besok tapi berhubung aku masih belum menikmati liburanku disini jadi aku memutuskan buat rabu depan ini aku balik"
"WHAT!!"
"Yah lah, kau kalau masih mau kerja yah silahkan gue mau ngajak Olivia, dan kak Kimmy liburan dulu, bolehkan bang Dav"
"Boleh aja asal mereka mau"
"MAUU DONG..." serempak keduanya sampai membuat semua ikutan tertawa
"Eh aku ikutan juga~"
"Ihh katanya yang mau kerja kenapa mau ikut" goda Jiro
Sontak semuanya tertawa melihat Sonya merenggek sedih.
"Iya - iya jangan ngambek ah jelek amat muka lo, oh yah berarti besok kita akan berangkat"
"HAH!!" semua terkejut
"Kenapa?, udah deh gue nggak mau buat - buat perjanjian lagi, nanti yang ada kalian pada kagak ada yang ikut ujung - ujung nya nggak jadi. Oggah gue"
"Lah masalah nya kita belum konfirmasi para pembeli di cafe King~"
"Ihh cantikku ini, gitu aja binggung kan mereka bakal ngerti kan kalau kalian pada ini udah terlalu letih sih melayani pembeli sebejum itu dalam waktu seminggu ini"
"Yah juga, tapi..."
"Tapi kenapa sih ah Olivia nih"
"Mmm... Gue belum nyiapin baju nya sekarang dodol, udah deh yuk pada pulang sekarang lets goo..."
Sontak semuanya langsung terkejut melihat reaksinya, membuat mereka secara bersamaan tertawa pecah.
__ADS_1
...Bersambung...
...****************...