Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran

Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran
<27>


__ADS_3

Sam yang sedang asyik main game bersama Bram tetiba mendapatkan notifikasi dari Olivia yang membalas koment an nya, seketika ia menggeluarkan permainannya.


"Anj** kenapa lo keluar goblok"


Sam melihat koment an milik Olivia seketika dirinya "AHHHH"


Bram sendiri merasa ketakutan saat melihat temannya yang tengah kasmaran, sedangkan didalam balas tersebut Olivia menjawab seperti ini :


Kutunggu janjimu ♥


......................


Ketika makan malam, semua anak - anak tengah berkumpul dimeja outdoor lestoran, semua pada menggoda Olivia, dan Sam.


"Ah.. Yang dulunya bilang tidak mau ehh tau - taunya balas dicomment an" sindir Sonya


"Hahaha... Itu mah namanya kemakan omongannya sendiri" saut Jiro


"Apaan sih kalian ini" sambil menggambil makanan dihadapannya


"Boy, kukasih tau ya kalau semisal kau udah sedekat itu sama tuh anak, maka kau harus banyak - banyak bersabar okay" bang David


"Emang kenapa bang?"


"Tuh anak, kalau lagi marah behhh serem dah sumpah. Ati - ati aja lu besoknya tuh kaki situ udah tinggal satu aja" kata bang Tomi


"Darimana nya coba bukannya Oliv nggak pernah marah - marah yah?" ucap kak Kimmy


"Benar sekali kamu kak, aku kan emang nggak pernah marah - marah, yah situ aja yang mudah emosian"


"Dih belagak lupa, ingat kalau lagi pms tuh emosi bisa tidak dikontrolin, nyeremin tau" saut mbak Anna


"Akhirnya Naa~ kau menyelamatkan kita dari amnesia tuh anak" ucap bang Tomi


"Itukan wajar dong, kalau cewek pms itu bawaannya emang gitu bukannya mbak, dan yang lain nggak gitu. Heh bang gue bisa aja mengontrol kalau situ keterlaluan apa nggak emosi coba nih yah kalau diwaktu abang sakit gigi terus gue gangguin abang, apa abang diem aja nggak kan pasti langsung marahkan"


"Ya itu sih beda"


"Beda - beda, samalah darimana nya coba yang beda" cemberut kesal


Seketika Sam terkekeh dari menarik lehernya, dan ia dekap lalu dirinya mencium puncak rambutnya penuh kasih sayang.


"KHEMMM... KITA CUMA ANGIN LEWAAT DAH" Teriak Jiro


"BETUL BANGETT" saut teriakan Sonya


"Kalau iri bilang situ, iya kan bwahaha.." jawab Olivia


"Dih sombong yang punya, ingat buk tuh anak orang masih lu gantungin" sindir Sonya


"Gue bukan ngegantungin anak orang akan tetapi ngasih tau aja sama dia gimana jadi seseorang yang memperjuangkan cintanya, tanpa ada rasa penyesalan kalau semisal emang sama gue, kalau semisal gue banyak minusnya, di diri gue jadi enak kan kalau semisal dia menerima gue nantinya. Ngerrtii.."


"Iya - ya, yang maunya di ngertiin"


"Ya emang"


"Bwahaha... Kena mental nggak tuh" ucap bang Tomi

__ADS_1


Seketika raut Sonya cemberut, membuat semuanya ketawa karna bang Tomi langsung meminta maaf kepada Sonya secara khas keimutannya yang dia punya.


...----------------...


Jiro yang awalannya meminum secangkir bir, seketika ia mengajukan diri.


"Eh gimana kalau kita buat permainan tapi kali ini bukan truth and dare dari diputarnya botol melainkan game kejujuran itu dari handycam gue yang nantinya kita puter setelah acara ini selesai, dan kita tonton secara bersama - sama. Dengan masing - masing akan membuat 10 pertanyaan yang nantinya kita masukkan kemangkuk ini, tenang airnya nanti gue buang kok. Gimana mau nggak kalian"


"Mmm oke juga" ucap Kimmy


Semua pun mensetujuinya dengan menganggukkan kepala kecuali Anna, dan Olivia saja mereka hanyalah terdiam.


"Nah hadycamnya sudah aku siapin, nah sekarang aku memberikan sebuah peraturan yaitu isi kertas ini dengan pertanyaan 4 pertanyaan 1 misi yang ingin kalian ambil nantinya, lalu disetelah semua nya selesai kita akan mulai yaitu masing - masing dari kalian harus menggambil 5 kertas dari yang kalian pilih lalu jawab semuanya, kalau dalam misi nanti saat kita nonton secara bersamaan. Nah sedangkan yang belum mendapatkan giliran nanti, kalian bakal ada disana sebari menunggu semuanya bergilir maju kesini okay"


Satu demi persatu mereka maju, lalu tak lama kemudian Olivia lah yang maju. Tak butuh waktu lama dirinya dengan muka cemberut.


"Kenapa kak" tanya Sam


"Jangan dijawab, kita tunggu setelah semua ini selesai okay" pinta Jiro


"Iya iyahh~"


"Yang sabar aja ya kak, pasti kakak mampu kok melakukan misi nanti"


...----------------...


Tak lama pun mereka telah maju semua, dan Jiro pun membawa semuanya kearah resortnya disana ia telah membawa laptop punyanya, dan disitu semua berkumpul sebari menunggu Jiro akan memutarkan video.


Semua telah duduk bergerumbul disana, sesaat video tersebut terputar. Dilayar laptop terputar bang David terlebih dulu.


"Apa hal yang paling terburuk dikehidupanmu, mm... Hal terburuk adalah disaat aku begitu bodoh dulu sempat mensia - siakan dia, dan beruntunglah aku mendapatkannya kembali. Ok kertas kedua, misi elo harus bergaya seperti monyet, dan bilang bekatan anj** ini pasti ulah elo kan Tom, gue hafal banget ama tulisan tolol mu bodoh" sontak semua orang tertawa


"Sapa yang nggak hafal coba gue tuh kenal banget sapa elo"


"Husstt berisik tuh lihat dilayar sana" omel Kimmy


Membuat semua kembali menyaksikan layar laptop, setelah melihat tayangan David kemudian mendapat giliran Bram.


"Ouh haii!"


"Njir pede kali kau ini dihadapan kamera pula hahaha" sindir Tomi


"Hahaha..." semuanya


"Hah? kenapa baru tayang gini dapet misi pula lah, dan siapa juga yang buat misi ginilah. Tantangan kali ini kamu harus memakai baju perempuan dengan berjalan catwalk argh~ nggak mau..."


Semua orang hanya tertawa melihatnya, lalu diselah beberapa menit bergantilah mbak Anna disana ia hanya menjawab semua pertanyaan tanpa mendapatkan misi.


"Eh curang kali nih bocah, nggak dapet tantangan misi pula lah" gerutu Tomi


"Ya dong secara gue nih orang baik, jadi alam pun mendukung gue dong"


"Dih sok suci lo"


"Bwahahaha"


Dilayar sendiri sekarang sudah berganti kak Kimmy yang menjawab beberapa pertanyaan.

__ADS_1


"Oh tantangan sekarang gais, eh tapi ini kenapa jadinya gini tantanganmu kali ini nanti saja kukasih tau diakhir yah, nanti minta saja ke Olivia aja. Heh apa maksudmu Liv"


"Iya apa maksud kamu Liv" tanya kak Kimmy


"Lihat aja nanti" saut Olivia


"Ihh bikin orang penasaran tauu~"


"Hehehe sayang udah ah sabar tuh udah Tomi tuh - tuh pasti seru"


"Hmm~ woh anj** pertanyaan apa nih, berapa hubungan loh dengan kekasihmu. Heh gue kagak punya goblok, dih sapa sih yang bikin pertanyaan dah" semua pun seketika pecah akan tertawa


"Terserah tertawalah sepuas kalian"


"Kasian amat dah yang jomblo" sindir Jiro


"Heh! Kayak situ kayak jomblo aja kampret"


"Udah deh akuin aja kalau situ dah tua, tapi masih aja apa - apa sendirian" saut sindiran dari Anna


"Ck, kayak situ kagak aja. Ayangg~ sonyaa bantuin atuhh"


"Bodo" jutek Sonya


"Bwahaha..."


"Lah kok udah Oliv sih, tuh anak tantangan nya apa?" tanya Kimmy


"Tantangan dia itu harus nyatain cinta sama orang yang kontak pertama diponselnya" jawab David


"Beneran yang"


"Iya, kalau nggak percaya puter balik tuh video, atau tanya aja sama orangnya"


"Aku percaya kok sama kamu"


"Dih, jijik gue liatnya" sindir Anna


"Ih dapet misi apaan sih ini, sapa sih yang bikin gue kagak mau, masa misi gue harus cium orang yang gue suka sih, okelah gue bakal cium Sonya aja"


"Ihh kagak mau!! noh ada Sam cium aja sana"


"Dih nggak mau"


"Kenapa kak bukannya kita udah sering ya" saut Sam


"WOOOHH ANJ** MAKIN LIAR AJA" jawab Sonya


"WUUHHH" seruan anak - anak sebari tepuk tangan


"APAAN SIH KAPAN KITA SERING BODOH"


"Apa perlu aku ingatkan kak, saat ciuman dikamar mandi waktu itu ataukah dikamar tidur dulu" bisiknya


Seketika raut Olivia memerah, sontak membuat anak - anak semakin tertawa melihatnya.


...Bersambung...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2