
Sesampai didarat semua pun terdiam tetapi Olivia langsung berkata kepada semuanya.
"Bukan, ini hanyalah sebuah kebetulan saja. Mending sekarang kita nikmati saja liburan kita ini, ya kan sebelum kita besok kembali" sebari mengandeng tangan Sam dengan kehangatan
"Kau benar juga sih ayo kita happy fun" seru Sonya
Ditengah makan - makan bersama ditengah pantai, tetiba Jiro mendapatkan telfon video call dari sang kekasihnya, yang tidak lain yah tau lah sesuka sesama (jangan ditiru yah ini hanyalah sebuah cerita okay).
"Halo sayang"
"Hai.. honey, gimana liburannya"
"Seru dong pastinya, lihat ini teman - temanku lagi makan - makan bareng"
"Hai ko Qin, apa kabar" sapa Sonya
"Hai Son, makin seksi aja kamu disana hahaha"
"Oh pastinya dong"
"Oh yah Son itu yang dibelakangmu?"
"Oh ini ko teman gebetanmu kok, namanya Olivia itu loh"
"Yah aku tau tapi..."
"Yang ini ko, dia ini gebetan baru Olivia ko namanya Sam"
"Apa? Astaga maaf kan aku pangeran, salam hormat ku kepadamu pangeran"
Seketika suasana disana langsung terdiam, sedangkan Olivia hanya memandangi Sam.
"Ah~ kau mungkin salah orang bang, saya ini bukan pangeran untuk apa kau hormati seperti itu hehehe..."
"Sam benar, mungkin kau salah orang kali mana mungkin pangeran berpenampilan seperti ini" ungkap Tomi
"Begitukah, yasudah maafkan aku yah bro"
"Santai saja"
"Sudah - sudah, sayang nanti kita lanjut vicall ya bye... Bye... Muachh" ucap Jiro kepada kekasihnya
"Dih jijik gue" sindir Sonya
"Diem lo, tuh Olivia aja cuek aja kenapa malah elu nya yang sewot dah"
Sam yang melihat Olivia banyak diamnya, membuat dirinya sedikit khawatir apa yang difikirkan wanita itu sampai membuat rautnya begitu amat sedih.
"Kak, are you okay"
"Huh! Hmm i am fine" senyum kecil
Disaat semua fokus berbincang - bincang Sam langsung menarik tangan Bram entah diajak kemana tuh anak.
Tak lama kemudian disaat Olivia masih memandangi Sonya yang bercerita tentang kehidupannya tetiba ia dikejutkan oleh ice cream dihadapannya ternyata orang yang membawa itu tidak lain adalah Sam.
"Jangan bersedih lagi ya cantik, nih makan ice creamnya"
"Hihi.. Makasih"
"Ih~ nih anak cuma beliin buat pacar nya aja kemana ice cream buat kita" celetuk Sonya
"Tuh masih dibawah sama Bram"
__ADS_1
Semua pun berantusias menggambil ice cream yang dibawa Bram, sedangkan Olivia masih tengah memakan ice cream tetiba ia dikejutkan 'BRAKK' dimana Tomi beserta Jiro sama - sama terjatuh dipasir sebelum benar - benar menggambil ice cream ditangan Bram.
"BWAHAHAHA" tawa lantang semuanya
"IH BADAN LU TUH YAH BISA NGGAK SIH NGGAK USAH TENGGOL BADAN ORANG"
"HEH BADAN LU AJA YANG KEKECILAN"
"WAH - WAH LU CARI GARA - GARA SAMA GUE, OKE AYO!"
"ADUHH UDAH - UDAH NIH ICE CREAM KALIAN" saut Bram
"Okay, kita tunda makan ice cream dulu, sayangkan kalau sampai leleh" seru Tomi
"Asem lo bang!"
"Bwahahaha..."
Setelah tadi nya semua terhibur, akhirnya mereka pun memutuskan untuk kembali ke resort terlebih dulu untuk tidur siang, nantinya kegiatan malam akan dilanjutkan malam hari nanti.
...----------------...
Tak begitu terasa malam pun tiba dimana semua orang tengah berkumpul, disana juga disediakan oleh David api unggun yang sudah meminta ijin dari pihak resort itu sendiri.
"Wihh bakal asik nih" seru Sonya
"Ya pastinya dong" jawab Jiro
Olivia beserta Bram langsung berantusias saat melihat marsmello, coklat, dan crekers. Keduanya langsung membuat secara bersamaan yang lainnya hanya dapat menggelengkan kepala melihat tingkah keduanya yang begitu suka sekali cemilan.
Disaat Olivia memakannya, Sam langsung duduk disampingnya sebari tersenyum melihat kelahapan dia.
"Apa itu enak kak?"
"Tidak, kakak makan saja"
"Sam, nih nyanyikan lagu untuk kekasihmu" ucap David sebari memberikan sebuah gitar kepadanya
"Apa Sam bisa bernyanyi" tanya Jiro
"Dia mah tukang banyak bakat, jadi tenang aja suara tuh anak enak kok"
"Yaudah ayo Sam" pinta Sonya
^^^
Petikkan gitar pun mulai dimainkan, semua nya mengarahkan pandangan mereka keSam yang begitu menikmati irama gitarnya. Berlahan dia bernyanyi lagu dari :^^^
...🎼Unbreakable Love🎼...
...Erick Chou...
Semua orang menikmati lagu tersebut, denganpun Olivia yang tidak mengerti arti dari lagunya tetapi entah kenapa ia begitu tersentuh saat Sam menyanyikan lagu tersebut, dan selain itu keduanya pun juga saling bertatapan satu sama lain seperti ingin menyampaikan sesuatu untuknya.
"WOAHHH..." sorak semuanya bertepuk tangan "LAGI.. LAGI..."
"Eh tapi masa aku saja sih yang bernyanyi"
"Okay, Anna yang akan menyanyi selanjutnya"
"Kau benar bang Tomi" saut Olivia
"Hmm okay, Sam apa kau bisa lagu ini" menujukkan ponselnya kearah nya
__ADS_1
"Bisa ini cuma..."
Mereka berdua terlihat begitu sangat serius, sedangkan Sonya langsung berbisik kearah Olivia yang membuat dia hanya cuek, dan melanjutkan makan bakar - bakarannya.
"Minta dong kak"
Sam yang meminta disuapkan, dia dengan berlahan menyuapkan makanan tersebut. Lalu dia melanjutkan memainkan musik beserta duet bersama Anna, dengan menyanyikan lagu
...🎼Talking To The Moon🎼...
...Bruno Mars...
Disaat kedua nya menyanyi bersama, Olivia mensandarkan kepalanya kepundak Sam, ternyata dibalik itu ada seseorang yang secara diam - diam menfoto keduanya, dengan mengikirimkannya ke nenek Sam.
"Huh! semakin lancang juga wanita lancang itu, awas saja akan semakin kubuat kamu menderita wanita miskin"
...----------------...
Setelah acara malam terakhir mereka, Olivia yang memang dasarnya sudah tertidur sedari awal akhirnya Sam pun langsung membawanya kembali keresort sebari menggendong bridal style.
"Good night princess"
Saat Sam telah menidurkan Olivia, tetiba ia mendapatkan kabar dari sang pengirim pesan untuk selalu tetap waspada.
"Aku tau dia tidak akan diam saja!" gumamnya
Ia hanya membalas pesan singkat 'Thanks. Bro' ,setelah itu dirinya menyusul tidur juga.
......................
Pagi nya semua memutuskan untuk checkout dari resort, dan memutuskan untuk kembali pulang. Tetapi mereka lebih dulu mengantarkan Jiro beserta Sonya kebandara karna ini adalah hari kepulangan mereka. Di bandara semuanya pun saling berpeluk, serta menambah kesedihan karna bakal ada rasa kerinduan yang teramat dalam terutama Olivia.
"Pertahankan hubunganmu dengan dia, karna dialah cowok yang memang benar - benar kau cari yaitu pria yang selalu mencintaimu" bisik Sonya
"Hah?"
"Udah ah ingat pesanku itu tadi saja okay" sebari melepas pelukannya
"Ahh~ queenn gue bakal kangen banget ama elu"
"Sama hiks.."
"Don't cry baby, heh! Ingat elu udah punya pacar ah jangan malu - maluin lu"
"Apaan sih sapa juga yang pacaran"
"Yayah~ yang ciuman kayak gitu bukan namanya pacaran okelah, tapi inget tuh cowok baik lo, apa lagi anak crazy rich tau"
"Bodo, udah ah elu kok makin ngeselin sih King. Dah lah sana pergi lo"
"Ih jahat bener lo"
"Biarin wleee"
Semua nya hanya dapat menggelengkan kepala, terutama saat keduanya berpamitan dengan Tomi pasti ada saja drama mereka.
Saat semua sudah pergi, sebagian anak - anak pun langsung memutuskan untuk kembali kerumah masing - masing.
"Kak, gimana kalau kita pergi - pergi dulu"
"Hmm ide bagus juga, ayo!"
Sam pun langsung tersenyum dan mengandeng tangan dia berlahan menaiki taksi yang mereka pesan, tetapi tanpa mereka sadari taksi mereka sedang di ikuti oleh beberapa mobil hitam.
"Kenapa perasaan ku tidak enak" ucap hati Olivia
...Bersambung...
__ADS_1
...****************...