Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran

Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran
<29>


__ADS_3

Keesokan hari yang tidak terasa membuat Olivia sendiri tersadar kalau ia tidur diatas ranjang bersamaan dengan seseorang yang selama ini telah mewarnai hidupnya siapa lagi kalau bukan Sam, tetapi disini dia telah membuat pembatasan tau kalau takut dirinya marah jadilah Sam memberikan beberapa tumpukan bantalan sofa, dan tas milik Sonya maupun milik Oliv sendiri.


Dengan berhati - hati, Oliv pun memutuskan untuk bersiap diri saat ia telah membersihkannya. Melihat ada sisa susu yang kemarin Sam buat ia pun langsung menghangatkan nya, sebari menikmati pemandangan asri diluar.


Diselah beberapa jam, Sam pun dengan wajah polosnya dia mengarah kedapur dengan meminum secangkir air, lalu berjalan kedalam kamar mandi. Beberapa menit kemudian dirinya pun keluar hanya menggunakan handuk dengan atasan yang masih toples, alias tidak memakai apapun dengan tanpa sadar ia mencari tas koper nya.


"Kau mencari apa Sam!"


Sam baru ingat kalau dirinya bukanlah dikamar resort nya melainkan kamar milik Olivia, dengan tubuh tegak ia langsung mengancir masuk kedalam kamar mandi.


"Kenapa tuh anak" gumam Olivia


Tak lama Sam keluar kamar mandi "Mm.. Kak, aku akan pergi ganti baju dulu ya"


"Ouh okay, eh tapi ini bawa sekalian tuh tas Sonya bawain katanya tuh anak udah mandi, tapi belum ada baju"


"Baik kak"


Saat Sam sudah pergi, Olivia pun memutuskan untuk bersih - bersih juga, karna David memerintahkan untuk segera kumpul sarapan pagi bersama.


...----------------...


Ditempat lain Sonya, dan Jiro yang lagi enak - enaknya bersantai tetiba mendapatkan notif status chat Olivia dari akun grup mereka buat sendiri.



Caption : Kata orang gue kagak sexy, kagak peduli! Lihat nih bos kurang sexy apa? nih lihat nih apa masih kurang ha? Kalau masih kurang sexy mah itu perkara kekurangan duit aja hahaha...


Comment :


Jiro : Dah stress neng, mending cari sono sugar daddy masih banyak kok neng


Sonya : Jangan mending lu open BO aja, lumayan dari pada lu jadi perawan tua kagak laku - laku gimana tuh


Balasan : Anj** kalian berdua!


Jiro dan Sonya : 🤣🤣🤣🤣


Tetiba Jiro, dan Sonya dikejutkan ketukan pintu dikamar mereka, sebelum mereka membuka pintu Jiro menyempatkan mengintip dibalik cela pintu, benar saja itu Sam seketika ia mempunyai rencana, dan Sonya pun saat dibisikkan anak itupun langsung mengangguk setuju.


Lalu saat Sonya membuka pintu Sam langsung memberikan tasnya kedia, tetapi belum juga hendak masuk Jiropun langsung melemparkan tasnya kearah Sam.


"Sekarang kau akan tidur bersama dengan Olivia titik" seru Jiro


"Bagaimana bisa kak, gimana Bram nantinya?"


"Kau tenang saja dia menempati kamar single ku, sedangkan kau akan tidur bersama nya"


"Nggak mau, nanti kalau kak Olivia marah gimana?"


"Yah itumah urusan gampang, kita bakal atasi tuh anak. Sekarang kau cepat sana balik keburu tuh bang David marah kalau elu kagak tepat waktu datang nya, kita juga mau cepet - cepet ganti pula" ujar Jiro

__ADS_1


"Ya bener, yaudah kita masuk dulu yah Sam bye~" saut Sonya


Sam yang merasa kebinggungan langsung ia berjalan balik ke resort Olivia, ketika dirinya membuka pintu seketika tasnya pun langsung terjatuh kelantai dengan wajah memerah, seketika ia membalikkan tubuhnya kebelakang.


Olivia sendiri yang setelah membersihkan diri, ia dengan santainya berjalan kearah dapur hanya menggunakan balutan handuk, dirinya langsung membuat susu coklat dari sisa bahan Sam kemarin. Namun dirinya dikejutkan suara benda jatuh, awalannya ia mengira itu ulah Sonya.


"Anj** lo suruh baru dateng sekarang hah! Enak ya lo main tidur ama yang laen pula, sedangkan gue disini deg - deg an setengah mati kampret!!" saat ia menganggkat segelas coklat sambil ia aduk


PYARR..


pecahan kaca bersamaan dengan suara teriakan Olivia.


"AAHH..."


"Husstt.. jangan berteriak kak, takutnya nanti orang - orang menyangka aku melakukan kejahatan kepadamu kak~" sebari menenangkan Olivia walaupun tubuh menghadap kebelakang


"Kenapa bisa kau berada disini?"


"A - aku disuruh oleh kak Jiro, untuk tidur bersama mu kak"


"APA!! GILA TUH ANAK YA" teriakannya membuat telinga Sam seketika merasa pengang "Yasudah sementara gue akan bilang sama anak - anak gimana enaknya, sekarang elu keluar dulu, gue mau ganti pakaian"


"A - ah.. baik kak"


Beberapa menit kemudian, Olivia membuka pintu dengan memunculkan wajahnya saja.


"Sam, masuklah dan cepatlah kau berganti pakaian sana" ia langsung menganggukkan kepala, dan memilih masuk kedalam "Aku akan tunggu kau didepan"


"Baik kak"


...----------------...


"Lama sekali kalian, habis ngapain aja emangnya?" tanya kak Kimmy


"Nggak ngapa - ngapain kok, tuh gegara dua curut buat kita jadi sedikit lama"


"Hihi.." keduanya terkekeh geli


Olivia menatap tajam kearah keduanya sebari menujukkan jari tengahnya kemereka, apa jawaban mereka hanya tertawa memanglah teman laknat keduanya.


"Heh! Sepertinya aku sudah ketinggalan jauh nih memangnya kenapa sih"


"Udah sayang kita pesen makan aja dulu ya, kasihan nanti dedek diperutnya"


"Tapii~" rengeknya


"Iya nanti diceritain sama Oliv kok"


"Janji ya Liv"


"Iya kak, mending sekarang ayo kita pesen kak udah laper nih perut"

__ADS_1


Semuanya pun memesan makanan, lalu disela menunggu Olivia langsung menceritakan semuanya, sampai kedua pipi mereka memerah menahan malu.


"Hahaha... Nggak masalah kan nanti nya Sam bakal tau tuh dalemanmu, ya nggak Sam" goda bang Tomi


"Anj** lu bang!"


"Bwahaha... Gimana gede apa tepos Sam" goda Sonya "Pasti gede dong secara Olivia gitu nampak dari baju ya kecil luarnya tapi dalemannya behh aduhaii"


"Aishh.. bisa diem nggak lu!"


"Wlee.. Emang enak hahaha"


"Udah ngapain lu harus marah, lihat Sam aja tuh diem - diem aja tuh sampek muka nya memerah gitu" goda bang David


"Bang~ udah ah"


"Hehehe, eh tunggu tapi lu berduakan tinggal bareng tuh, kenapa kalian kok pada malu apa selama ini kalian kagak ada yang tau privasi daleman kalian" goda mbak Anna


(Maaf sebelumnya, author memberitahukan dalam ceritaku ini memang mereka bukanlah warga Indonesia maupun tinggal dinegara ini *yah, tetapi mereka tinggal dinegara bebas yah. Apalagi sudah sedari awal aku tidak pernah menyertakan tempat tinggal dicerit*aku hanya ada sebagian yang aku sertakan itu hanyalah sebagian dari pelengkap cerita. Karna diceritaku ini banyak sekali kebebasan, maka diharapkan untuk pembaca setiaku jangan pernah ditiru yah, ini hanyalah ide cerita yang spotan muncul dipikiranku saja. Makasih)


"Apaan sih mbak, namanya juga kita hanya rekan kerja doang kenapa harus begituan"


"Ck gaya lo, bilang aja kalau elo emang masih nggak bisa ngelakuin gituan ama Sam" goda Sonya


"Emang kalau udah official harus gitu nggak juga kali, emang situ yang udah bolong sana sini hii~"


"Wah nih anak, emang lu dinegara mana aturan macam gitu hah! Kita dah bebas bos" ujar Jiro


"Ckk.. terserahlah tapi gue nggak akan pernah mau sebelum gue nikah dulu"


"Dih gaya lo kal..."


"Permisi tuan, nona ini dia makanannya sudah matang"


"Terima kasih"


Semuapun langsung memilih untuk melanjutkan sarapan pagi mereka, karna bang David bersikap tegas buat mereka untuk segera makan kalau nggak gitu istrinya nggak akan makan - makan.


......................


Selesai sarapan mereka telah melakukan misi kemarin malam yang sudah dicatat oleh Anna, dan Kimmy, ternyata dibalik kemarin malam mereka diam - diam mencatatnya demi tiada kelupaan atau misi yang dibuat - buat tanpa ada didalam misi.


"Okay, disini aku sudah buat botol tulisan nama kalian. Jadi aku urut dari sini apabila yang keluar dari salah satu kalian maka bersiaplah untuk melakukannya" ucap Kimmy


Kimmy pun berjalan kearah Jiro dimana kertas dari botolpun jatuh ketelapaknya, dan mereka pun membuka nya dengan penuh hati - hati, lalu saat dilihat sontak dia menjerit heboh.


Tebak siapakah yang berada didalam kertas tersebut, tetap saksikan kisah cerita selanjutnya pai.. Pai...


...Bersambung...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2