Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran

Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran
57


__ADS_3

BRAKK..


"Nyonya - nyonya apa kau tidak apa - apa?" Seru orang - orang disana yang saat itu mengerumbuli mobil putih.


Olivia yang saat itu ia hanya menutup kedua telinganya, sebari menutup mata lalu dirinya disadarkan oleh seorang ibu - ibu.


"Apa nona tidak apa - apa"


"Amankan saja nona itu kasihan dia mungkin masih syok, lalu kita bawa saja dia kekantor polisi sedangkan nyonya didalam mobil itu segera bawa kerumah sakit" tegas seorang pria


Olivia yang masih syok dia hanya bisa terdiam, dirinya seketika penasaran dengan siapa ia ditolong oleh seseorang, waktu dirinya melihat yang telah melindunginya sontak membuat nya terkejut, dan langsung berantusias membawanya pergi kerumah sakit menggunakan mobil seseorang disana.


...----------------...


Rutinitas seperti biasa Sam akan selalu mengemasi beberapa barang yang harus ia letakkan di apartement barunya, dia juga meletakkan beberapa pigura yang sudah dia niatkan untuk dicetak bergambarkan dirinya maupun Olivia diwaktu wisuda.


"Sam kau cukup tampan disini hehe.., dan lihat calon masa depanmu juga begitu cantik sekali. Rasanya aku begitu merindukannya" ketika ia menghubungi Olivia berulang kali panggilan itu tak diangkat sama sekali oleh sang pemilik ternyata ponselnya tengah terjatuh ditanah "Ah mungkin dia sedang bekerja baiklah aku tak akan menganggunya"


Berbeda waktu tempat dimana David yang merasa aneh dengan tiada kedatangan Olivia sampai dimalam hari, karna tidak seperti biasanya wanita itu tak mengabari dirinya, walaupun tidak ada kabar dari Oliv langsung namun melalui Sam dengan adanya kabar kalau lelaki tersebut, akan tetapi dilampau hari pria itu telah putus kontrak, dan melanjutkan karir nya diluar negeri.


"Tumbenan Olivia tidak kasih kabar, apa kalian mendapatkan pesan darinya"


"Tidak" Saut Anna


"Lalu kemana dia tidak biasanya anak itu tanpa ada kabar untukku"


"Ya mungkin saja anak itu sedang bersedih apalagi lu tau sendiri bro, tuh anak suka banget kan ama Sam jadi maklumin aja diposisinya tuh anak sendirian terus ditinggal sendirian apa kagak aneh jadinya" jawab santainya dari Tomi


"Sok tau lu" sewot Anna


"Heii!! Gue kan cuma berfeling aja barang kali dia begitu"


"Ya juga, kemungkinan besok kali dia bekerja"


"Nah bisa aja begitu"


......................


Keesokan harinya, David yang tidak ada sama sekali pesan ataupun telefon dari Olivia, ia merasa khawatir akan kondisinya lalu dirinya pun bertekad menghampiri rumahnya. Saat dirinya beserta sang istri sampai disana ia tidak melihat sama sekali ada kehidupan karna dedaunan yang berjatuhan tanpa ada kehidupan sama sekali.


"Kemana itu anak, tidak mungkinkan dia ada didalam sayang" tanya Kimmy


"Tidak mungkin, didalam kelihatannya sepi sekali tidak ada tanda kehidupan deh" saut David

__ADS_1


"Lalu kemana dia?"


"Apa jangan - jangan dia ikut dengan Sam keluar negeri"


"Tidak, aku tau betul sekali itu anak tak akan berbuat nekad sebelum ada intruksi dari ayah sayang, apalagi sekarang anak itu dalam kondisi bahaya, aku khawatir dia"


"Kuharap dia akan baik - baik saja sayang lebih baik kau tanyakan saja ke teman - teman Sam barang kali saja dia tau dimana sekarang Olivia berada"


"Kau benar sayang"


Ketika David hendak menelfon Alex seketika terhenti oleh panggilan masuk dari Sam.


"Halo Sam, ada apa?"


"Bang kalau boleh tanya dimana kak Oliv, kenapa waktu ku telfon dia kenapa tidak ada sama sekali diangkat olehnya. Apa dia baik - baik saja disana bang, aku mengkhawatirkannya"


"Hmm.. Dia baik - baik saja kok Sam kau tenang saja, sekarang aku memerintahkan dia untuk kekota karna ada job pesanan"


"Ah begitu, sesibuk itukah sampai dia tak menganggkatnya" lemasnya


"Heii bro, kau jangan lemas gitu dong seharusnya lu harus buktiin kalau memang diri lo bisa, mungkin tuh anak emang buat elu kagak betah tapi tenang aja sekarang elu fokus aja dulu sana. Nanti kalau semisal tuh anak udah ket.. Ah pulang gue bilangin kalau Sam minta dikasih kabar anaknya"


"Hmm ya kau benar bang, yaudah dulu bang gue mau istirahat dulu ya bang bye..."


"Tidak apa sayang aku mengerti sekali apa yang kau rasakan, sekarang yang terpenting hubungi semua teman Sam suruh mereka berkumpul kelestoran sekarang, dan yah ayah Erick juga"


"Kau benar sayang"


...----------------...


Dilestoran yang saat itu semua berkumpul dengan sementara menutup jualan mereka, disitulah David menceritakan semuanya kepada yang lain, diruangan tersebut semua orang tengah menegangkan karna dihitung sudah 2 hari tak ada kabar sama sekali dari Olivia.


"Aku minta kau Kel, cari dimana Olivia sekarang berada, dan lacak ponsel miliknya apa kau bisa"


"Bisa, asalkan ada laptop yang dapat aku gunakan"


"Ada tunggu sebentar" seru Kimmy


Ketika Kimmy memberikan laptop miliknya, seketika Kelvin memulai melacak ponsel Olivia sekarang, tak lama kemudian akhirnya mereka semua terkejut melihat keberadaan Olivia berada.


"Ayo kita kesana" Ucap David


"Aku akan tetap disini, Anna, Kimmy kalian disini saja biar mereka yang pergi, dan akan kutunggu kabar selanjutnya dari kalian" kata paman Erick

__ADS_1


David beserta yang lain tengah menyusul tempat ponsel Olivia berada, ternyata waktu sampai ditempat ternyata betapa mereka terkejutnya jalan tersebut cukup sepi hanyalah ada banyak lalu lalang mobil saja, sedangkan ponsel milik Olivia ditemukan oleh Bram tepat berada dipertigaan jalan yang mana kalah ponselnya berada direrumputan tepian jalan.


"Lalu kemana Olivia kenapa ponsel miliknya berada disini tapi kemana dia" kebinggungan David


"Tidak mungkin kalau dia dicurikan" saut Lucky


"Liam, Alex apa kau bisa memastikan rumah Sam dan Olivia, pastikan ada orang apa tidak disana, ah ya serta cek cctv rumah mereka juga kapan dan kemana arah Olivia pergi"


"Baik bang" keduanya pun langsung cabut pergi menggunakan


"Sedangkan kau Lucky, Bram aku minta kalian cari informasi orang - orang penjual disekitar apa mereka melihat Olivia"


"Siap bang" keduanya pun sama - sama pergi kebeberapa penjual sekitar


"Lalu kita ngapain bang" celetuk Kelvin


"Kalian sekarang ikut aku" mereka sedikit menjauh dari arah jalan raya lebih tepatnya David berjalan kearah jalanan yang mengarah perumahan mewah "Apa kalian inget ini jalanan kearah mana"


"Aku tau, bukankah ini jalanan kearah istanakan lebih tepat nya rumah nenek abangkan" seru Harry


"Apa yang sekarang kau fikirkan setelah menginggatnya"


"Jangan bilang kalau kak Oliv diculik oleh nenekmu bang" ungkap Harry


"Itu yang sekarang aku fikirkan"


"Jangan asal menggasumsi kalau nenek abang yang mencurinya, karna kalau kita sampai salah menduga yang ada nyawa kitalah yang menjadi taruhannya" celetuk Rosliana


"Kau benar Ros, wanita tua itu tidak dapat kita remehin karna orang - orangnya begitu banyak yang dapat memata - matai mereka"


"Lah terus kita akan ngapain bang" tanya Harry


"Tunggu informasi dari yang lain setelah terkumpul nanti akan aku fikirkan"


"Apa kabar ini kita beritahukan juga keSam bang" celetuk Rosliana


"Jangan dulu, aku tak ingin dia putuskan pekerjaan nya disana karna bagaimana pun Sam tak mau bekerja atas bantuan dari orang tuanya ataupun meneruskan perusahaan kerajaan"


"Ya - yah lalu kalau semisal dia bertanya kemana Olivia" tanya Harry


"Kau alihkan yang lain kemana Olivia berada, karna sebelum dia kembali kita harus segera menemukan keberadaan Olivia sekarang"


...Bersambung...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2